Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Universitas Terbuka, kampus negeri yang UKT-nya tidak kenal sistem golongan, banyak beasiswa pula!

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
9 Juli 2026
A A
Universitas Terbuka, Kampus Negeri yang UKT-nya Tidak Kenal Sistem Golongan, Banyak Beasiswa Pula! Mojok.co

Universitas Terbuka, Kampus Negeri yang UKT-nya Tidak Kenal Sistem Golongan, Banyak Beasiswa Pula! (Dok: UT)

Share on FacebookShare on Twitter

Universitas Terbuka UKT-nya ramah kantong, banyak beasiswa lagi.

Belakangan ini, timeline media sosial dipenuhi dengan curhatan seputar biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT). Banyak orangtua dan mahasiswa yang gelisah karena mendapat UKT tinggi. Mereka bingung bagaimana cara membayarnya. Sebab, kalaupun semester ini bisa bayar, belum tentu semester-semester selanjutnya punya nafas yang sama.

ADVERTISEMENT

Memang, UKT sebagai komponen biaya wajib seringkali jadi momok yang menakutkan. Proses penentuannya itu, lho. Calon mahasiswa tidak pernah tahu mereka akan terlempar ke UKT golongan berapa. 

Kalau nasib lagi mujur dan masuk ke Golongan 1 yang UKT-nya cuma ratusan ribu rupiah sih, aman. Lha, kalau hasil verifikasi keluar dan UKT-nya langsung “rata kanan”, alias mentok di golongan tertinggi, bagaimana? Gambling beneran pokoknya.

Beruntung, tidak semua kampus negeri memberlakukan UKT sistem golongan yang bikin deg-degan. Ada satu kampus negeri (bahkan satu-satunya kampus negeri), yang UKT mahasiswanya diperlakukan sama, berdasarkan paket atau jumlah SKS yang diambil. Kampus itu bernama Universitas Terbuka (UT). Sudahlah UKT-nya tidak kenal sistem golongan, banyak beasiswanya pula!

Biaya kuliah terjangkau dan fleksibel

Sebelum saya cerita soal beasiswa di UT. Saya beri gambaran sedikit dulu soal biaya UKT di UT.

Jadi, UT punya dua skema biaya kuliah yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan isi dompet mahasiswa. Yaitu, sistem Paket Semester (SIPAS) dan Non-SIPAS. Untuk sistem SIPAS, biayanya sudah dipaketkan per semester. Nominalnya mulai dari Rp1,3 jutaan saja.

Kalau pengen biaya yang lebih fleksibel lagi, bisa pilih skema Non-SIPAS. Di skema ini, mahasiswa hanya bayar biaya kuliah sesuai dengan SKS yang diambil. Biaya per-SKS-nya juga sangat terjangkau mulai dari Rp35.000 hingga Rp120.000. Jadi, kalau semester ini keuangan lagi agak ketat, mahasiswa tinggal kurangi saja SKS yang mau diambil. Supaya, bayarnya nggak terlalu banyak. Begitu.

Baca Juga:

Perkuliahan Universitas Terbuka yang Fleksibel Tak Hanya Disukai Mahasiswa Pekerja, tapi Juga Perusahaan Pemberi Kerja

Menulis Nama Pacar di Lembar Persembahan Skripsi Adalah Blunder Abadi dan (Pasti) Jadi Bencana di Masa Depan

Fleksibel banget, kan? Memang.

Lantas bagaimana dengan beasiswa di Universitas Terbuka?

Sekarang soal beasiswa. Banyak yang belum tahu kalau di UT juga ada beasiswa. Padahal, beasiswa di UT itu banyak jenisnya. Pertama, ada Beasiswa Program KIP Kuliah. Beasiswa ini hadir sebagai bantuan bagi mahasiswa yang terkendala ekonomi. Benefit dari beasiswa ini adalah pembebasan biaya kuliah hingga uang saku.

Untuk mendapatkan beasiswa KIP Kuliah, syarat ekonominya mencakup kepemilikan KIP, terdaftar di Kementerian Sosial, serta pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dalam satu bulan di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) domisili asal mahasiswa, yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Akan tetapi, langkah pertama untuk mendapatkan beasiswa ini bukan dengan langsung mendaftar ke UT. Alurnya nggak gitu. Yang benar adalah, calon mahasiswa terlebih harus mendaftar secara mandiri ke website resmi KIP Kuliah. Kalau proses validasi ini sukses, calon mahasiswa akan dikirimi Nomor Pendaftaran dan Kode Akses resmi melalui email.

Nah, setelah nomor pendaftaran dari pemerintah sudah di tangan, langkah berikutnya adalah berkoordinasi dengan UT Daerah setempat. Soalnya, kuota beasiswa untuk tiap program studi di masing-masing UT Daerah itu beda-beda. Itu sebabnya, calon mahasiswa wajib komunikasi dengan UT Daerah.

Beasiswa Disabilitas sampai Beasiswa Prestasi juga ada di UT

Kalau kalian pikir beasiswa di UT hanya beasiswa KIP Kuliah saja, kalian salah. UT juga punya banyak jenis beasiswa lain seperti beasiswa bagi mahasiswa disabilitas, beasiswa dari Ikatan Alumni UT, Beasiswa CSR –hasil kemitraan antara UT dengan Perusahaan atau Pemerintah Daerah, hingga beasiswa prestasi bagi mahasiswa yang punya prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. 

Nah, buat mahasiswa yang punya capaian membanggakan, sertifikat juara jangan cuma disimpan di lemari atau dipajang di media sosial. UT membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mendaftarkan prestasi akademik dan nonakademiknya melalui laman SIMPONI UT di simponi.ut.ac.id. Data tersebut nantinya menjadi bagian dari pencatatan prestasi mahasiswa sekaligus membuka peluang untuk memperoleh apresiasi dari kampus melalui jalur beasiswa. 

Nah, bagi yang calon mahasiswa baru yang punya modal nilai rapor oke dan portofolio yang mumpuni, bisa memanfaatkan beasiswa jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). 

Lewat beasiswa ini, mahasiswa bakal mendapatkan gratis biaya kuliahnya selama 8 semester, alias sampai lulus. Asik banget, kan? Yang penting, pastikan dulu kalau kamu masuk dalam kuota siswa eligible di sekolah. Setelah itu, langsung gas pol tuntaskan pengisian berkasnya secara online sebelum tenggat waktu seleksi nasional berakhir.

Tidak hanya untuk mahasiswa baru

Kalau sampai di titik ini kalian masih nggak percaya bahwa di Universitas Terbuka benar-benar ada beasiswa, coba deh intip laman resmi Instagram-nya UT. Maka, kalian akan melihat bahwa sepanjang 2025, UT sudah memberikan beasiswa kepada 10.813 mahasiswa dengan nilai beasiswa sebesar Rp21,453 miliar! Ini jelas bukan angka yang sedikit.

Menariknya lagi, UT tidak hanya memberikan beasiswa kepada calon mahasiswa baru, tapi juga kepada mereka yang masih aktif sebagai mahasiswa UT. Contohnya, di UT Bandung. Bulan April lalu, UT Bandung bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung membuka kesempatan bagi mahasiswa UT semester 1-5 yang mengalami kesulitan ekonomi, lewat program beasiswa RMP (Rawan Melanjutkan Pendidikan).

See? Banyak bener kan beasiswa di UT. Bagaimana? Masih belum percaya juga? Cara paling gampang memang membuktikannya sendiri, sih.

Jadi, kapan daftar ke UT? Sekarang, selagi pendaftaran masih dibuka hingga 22 Juli 2026. Pilih program studi, siapkan berkas, lalu daftar melalui https://admisi-sia.ut.ac.id. Niat kuliah jangan berhenti jadi rencana, saatnya mulai langkah pertamanya. 

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Perkuliahan Universitas Terbuka yang Fleksibel Tak Hanya Disukai Mahasiswa Pekerja, tapi Juga Perusahaan Pemberi Kerja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Juli 2026 oleh

Tags: beasiswaBeasiswa Universitas Terbukakampus negeriUKTUKT Universitas Terbukauniversitas terbukaut
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

19 Januari 2026
Rahasia Alumni UT Paling Banyak Diterima CPNS terminal mojok.co

Rahasia Alumni UT Paling Banyak Diterima CPNS

11 November 2020
Mahasiswa UT Lulus Bukan untuk Pamer, tapi untuk Bertahan Hidup

Mahasiswa UT Lulus Bukan untuk Pamer, tapi untuk Bertahan Hidup

20 Januari 2026
6 Pelatihan untuk Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial Mojok.co

6 Pelatihan bagi Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial 

11 Mei 2026
Derita Mahasiswa Jogja Kelas Menengah: UKT Mahal, Sulit Minta Keringanan, Hak-Hak Terabaikan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jogja Kelas Menengah: UKT Mahal, Sulit Minta Keringanan, Hak-Hak Terabaikan

16 Februari 2024
6 Kebohongan tentang Universitas Terbuka (UT) yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

Seni Kuliah di Universitas Terbuka: Bukan tentang Siapa yang Lulus Paling Cepat, Melainkan Siapa yang Mampu Bertahan hingga Akhir

11 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sekolah Negeri yang Seharusnya Gratis Ternyata Menyimpan Biaya Tersembunyi yang Perlu Ditanggung Ortu Mojok.co

Sekolah Negeri yang Seharusnya Gratis Ternyata Menyimpan Biaya Tersembunyi yang Perlu Ditanggung Ortu

3 Juli 2026
Obsesi Beli iPhone Bukan karena Gengsi, tapi Ingin Setara (Unsplash)

Obsesi Saya untuk Membeli iPhone Bukan Soal Gengsi, tapi Ingin Merasa Setara karena Tidak Ada Manusia yang Terlihat Kecil di Depan Orang Lain

4 Juli 2026
Tasikmalaya, Kota dengan UMK Imut yang Penuh Coffee Shop Baru

Tasikmalaya, Kota dengan UMK Imut yang Penuh Coffee Shop Baru

9 Juli 2026
Pengakuan jujur saya sebagai orang Semarang menghadapi kuliner kambing Tegal yang garang Mojok.co

Pengakuan orang Semarang yang kalah mental menghadapi garangnya kuliner kambing Tegal

7 Juli 2026
Leuwigajah, Kelurahan Paling Mentereng Se-Kota Cimahi

Cimahi Selatan, Sebuah Anomali di “Kota Tentara”: Menjaga Kedaulatan Ekonomi dan Keberlangsungan Hidup Warga Cimahi

7 Juli 2026
Ketika Americano Dianggap Maskulin Lebih dari Es Kopi Susu (Unsplash)

Ketika Americano Dianggap Lebih Maskulin ketimbang Es Kopi Susu

6 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.