Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
23 April 2026
A A
5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup (dinkominfo.demakkab.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak orang sering salah sangka dan menganggap Demak itu cuma Semarang coret. Faktanya, pusat kerajaan Islam pertama di Jawa ini punya kedaulatan administratif sendiri. Bukan sekadar wilayah pinggiran yang numpang lewat di jalur Pantura.

Memang, Demak kerap terjebak dalam bayang-bayang ibu kota Jawa Tengah. Padahal kalau mau sedikit melipir, Kota Wali ini menyimpan kekayaan kuliner yang menggugah selera. Di sini, kuliner lokal bukan sekadar pengganjal perut di tengah debu jalanan. Tapi, sebuah pernyataan mutlak tentang arti kelezatan.

#1 Nasi Kropokhan, warisan kuliner di era kesultanan yang sempat menghilang di Demak

Nasi Kropokhan itu ibarat pusaka kuliner Demak yang levelnya sudah setingkat legenda. Pasalnya, panganan ini dulu adalah sajian favorit para raja di Kesultanan Demak. Isinya terdiri dari potongan daging kerbau yang dimasak bersama labu siam. Lalu, disiram dengan kuah santan yang tipis, tapi kaya kandungan rempah.

Konon, penggunaan daging kerbau di Demak adalah bentuk toleransi terhadap kepercayaan umat Hindu yang tak mengonsumsi daging sapi. Plusnya lagi, daging kerbau punya tekstur lebih padat dan cita rasa lebih tebal ketimbang sapi. Apalagi, kalau sudah bertemu dengan santan dalam satu kuali.

#2 Sop Balungan, makanan berkuah dengan primadona tulang-belulang

Di Demak, sop bukan lagi soal ramuan sayur-mayur. Namun, menikmati sop di Demak tak ubahnya menantang daya juang gigi untuk teguh menggerogoti tumpukan tulang. Jangan pernah berharap tersaji irisan daging yang rapi dalam semangkuk sop balungan.

Sebab, esensi utama kuliner ini adalah berburu sumsum di balik sela tulang-belulangnya. Meski menuntut usaha lebih buat menikmati, gurihnya Sop Balungan sanggup bikin lidah bergoyang tanpa henti. Intinya, kalau sudah niat mencicipi hidangan ini, tanggalkan gengsi untuk makan langsung dengan tangan dan mengisap sumsum tulang.

#3 Sego Ndoreng, sajian Demak kembaran pecel yang bertaburan serundeng

Melihat sajian sayuran rebus yang disiram bumbu kacang ini, pikiran orang-orang mungkin akan langsung melayang ke pecel. Namun, anggapan ini akan langsung punah ketika melihat taburan serundeng kelapa di atasnya. Uniknya lagi, ada tambahan pucuk daun dan buah lamtoro muda yang berfungsi meningkatkan dimensi rasa.

Biasanya, nasi ndoreng ramai dicari saat diadakan tradisi megengan yang digelar di Alun-alun Demak. Yang pasti, cita rasa yang disuguhkan seporsi Nasi Ndoreng sungguh intens. Dalam satu suapan, lidah bisa merasakan gurih, asin, manis, dan pedas sekaligus tanpa sensasi saling sikut.

Baca Juga:

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

5 Kuliner Ambarawa yang Belum Masuk Radar Wisatawan, padahal Enak dan Khas

#4 Botok telur asin, definisi harta karun berselubung daun pisang

Lupakan sejenak botok tahu atau tempe yang sudah biasa. Di Demak, ada botok telur asin yang membuat telur asin naik kasta. Hidangan ini terlihat sederhana, tapi banyak diidamkan orang untuk dijadikan pendamping sepiring nasi hangat.

Yang ikonik, ada kesan masir dari kuning telur saat mengunyahnya. Kompleksitas bumbu yang sudah meresap paripurna, masih pula disempurnakan oleh wangi segar kemangi. Tanpa sadar, satu centong nasi tak akan cukup untuk menemani meresapi nikmatnya lauk ini.

#5 Kuah segar asem-asem daging bikin gigi enggan berhenti menggiling

Jika panasnya jalur Pantura mulai merusak suasana hati, asem-asem daging sapi khas Demak adalah jawaban yang paling presisi. Kuahnya bening dan segar, cocok untuk mengguyur kerongkongan yang kering. Apalagi, tersembul sensasi asam dari belimbing wuluh yang digunakan.

Yang menarik, tipe asamnya bukan yang bikin dahi mengernyit karena bisa diimbangi dengan manisnya kecap. Beberapa resep lain menyarankan untuk menambah tauco agar rasanya makin sedap. Umumnya, hidangan ini disajikan bersamaan dengan nasi putih yang masih mengepul.

Demak memang jadi jujukan orang untuk berziarah. Namun, sedikit meluangkan waktu untuk menelusuri kulinernya bukanlah sebuah dosa. Sebab, kedamaian rohani sudah sepatutnya diselaraskan dengan kesejahteraan jasmani.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 April 2026 oleh

Tags: demakKulinerkuliner demakmakanan demakmakanan khas demakwisata DemakWisata Kuliner
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

Jujur Saja, Konsep Makan Bayar Seikhlasnya Itu Bikin Nggak Nyaman terminal mojok.co

Panduan Makan All You Can Eat di Restoran ala Korea agar Tetap Qanaah

26 Agustus 2020
Derita Tanpa Akhir Penumpang Bus Pantura Surabaya Semarang (Unsplash)

Derita Tanpa Akhir yang Dirasakan Penumpang Bus Pantura Surabaya Semarang

22 Februari 2025
propaganda malaysia nasi kandar FAM Malaysia PSSI sepak bola Mojok

Nasi Kandar, Hidden Gem Kuliner Malaysia

26 Februari 2021
8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
Memangnya Salah kalau Warga Kabupaten Tuban Kaya Mendadak dan Beli Mobil? terminal mojok.co

Level Sombong Ultimate: Nggak Mau Turun Mobil Pas Beli Roti Bakar

26 Oktober 2020
Jatinangor

Berkenalan dengan Jatinangor, Kota Kecil dengan Lautan Mahasiswa

10 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Bekerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak Mojok.co

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Kerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak

20 April 2026
Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup (Unsplash)

Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup

19 April 2026
Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

25 April 2026
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026
LCGC Bukan Lagi Mobil Murah, Mending Beli Motor Baru (Unsplash)

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

25 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tak Install Mobile Legend untuk Mabar di Tongkrongan: Dicap “Tak Gaul” dan Kosong Hiburan, Padahal Hiburan Orang Berbeda
  • Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya
  • Menikmati Kenyamanan di Candi Plaosan, Hidden Gem Klaten dengan Nuansa Magis nan Elok untuk Healing
  • Dilema Hadiri Nikahan Rekan Kerja di Jakarta, Gaji Tak Seberapa tapi Gengsi kalau Isi Amplop Sekadarnya
  • Ironi Jembatan Cangar Mojokerto: Berubah Jadi Titik Bunuh Diri Gara-gara Salah Kaprah Diromantisasi hingga Menginspirasi
  • Sulitnya Menjadi “Avoidant” Menjelang Usia 25, Takut Terlalu Dekat dengan Orang Lain hingga Pesimis Menikah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.