Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Saya Mengaku Iri kepada Mereka yang Tinggal di Dekat Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja

Cindy Gunawan oleh Cindy Gunawan
16 April 2026
A A
Warga Bantul Iri, Pengin Tinggal Dekat Mandala Krida Jogja (Wikimedia Commons)

Warga Bantul Iri, Pengin Tinggal Dekat Mandala Krida Jogja (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebelumnya, sebagai warga Bantul, saya sudah pernah mengaku iri kepada warga Sleman. Mereka bisa sewaktu-waktu bertemu Duta Modjo, vokalis Sheila On 7 itu. Lalu, kini, saya juga mau mengaku iri kepada mereka yang punya tempat tinggal di sekitar Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja.

Bukan, bukan karena saya suka olahraga. Saya juga nggak berpikir bahwa tinggal di sekitar Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja akan memakmurkan hidup saya. Alasan iri saya sebenarnya perihal pelaksanaan acara konser musik.

Mungkin ini adalah hal yang tidak banyak disadari orang-orang. Tapi bagi mereka yang sedang keranjingan konser dan gigs musisi favorit di Jogja, mereka akan paham mengapa tinggal di sekitar Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja adalah anugerah terindah yang pernah dimiliki.

BACA JUGA: Bantul Nggak Aneh! Sebagai Orang Kota Jogja, Saya Justru Iri pada Bantul

Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja (seolah) menjadi venue wajib konser

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, masih ada Jogja Expo Center (JEC), Stadion Maguwoharjo, GOR UNY, atau Auditorium Sanata Dharma. Namun, kita harus jujur mengakui kalau Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja seolah-olah adalah dua lokasi favorit pelaksanaan konser.

Tempatnya luas dan strategis dekat pusat kota. Itu dua alasan yang sudah cukup menjadikan lokasi ini hampir selalu muncul di poster konser-konser musik.

Kalau di Bantul bagaimana? Nggak mungkin Hindia dan .Feast company manggung di Alun-Alun Paseban, kan? Terdengar aneh! Paling pol, nih konser di Bantul itu lokasinya di Stadion Sultan Agung atau The Ratan saja.

Berangkat dari Bantul itu penuh effort

Saya perlu menegaskan bahwa berangkat menonton konser dari Bantul itu memerlukan energi dan effort yang besar. Sebab, sudah dipastikan acara musik itu berlangsung dari sore ke malam hari.

Baca Juga:

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

Bantul Itu Maju ya, Gaes, Bukan Desa Tertinggal dan Tak Tersentuh Peradaban seperti yang Ada di Pikiran Kalian!

Kami berangkat sudah pasti terkena macet. Sementara itu, pulangnya dari kami harus berkawan dengan penerangan minim dan jalan yang sepi. Nah, buat mereka yang tinggal di sekitar Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja bagaimana? Ya, jelas! Tinggal jalan kaki! Sudah bahagia nonton konser, sehat pula.

Berangkat mepet close gate tidak masalah. Bahkan dari rumah mungkin dentuman musik juga masih terdengar. Ah, kali ini saya harus akui Wong Bantul kalah telak.

BACA JUGA: Orang Bantul Kalau ke Sleman Rasanya Dekat, tapi Orang Sleman ke Bantul Rasanya Jauh Banget: Penderitaan Mahasiswa Nglaju PP

Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja memang venue favorit, tapi nggak lepas dari kekurangan

Meskipun menjadi dua lokasi favorit pelaksanaan konser musik, nyatanya, jika melihat secara objektif, Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja tetap memiliki kekurangan.

Di Stadion Kridosono, misalnya. Lokasinya tepat berada di tengah-tengah persimpangan yang ramai, menjadikan jalanan di sekitar venue ini saat konser jadi macet parah.

Terlebih saat ini pemerintah mengatur persimpangan dengan road barrier yang mengular panjang. Ini menjadikan pengemudi yang hendak berbelok mau-tidak-mau harus terbawa arus kemacetan terlebih dahulu.

Kemudian, kekurangan Stadion Mandala Krida Jogja yang tampak mata adalah tumpukan sampah. Aroma yang menyengat, terlebih saat musim hujan, menjadikannya berkali-kali lipat lebih parah.

Itulah alasan mengapa akhirnya daftar rasa iri saya sebagai warga Bantul bertambah satu. Ya, meskipun harus mengeluarkan effort lebih dan melawan rasa takut untuk minta izin kepada orang tua, saya tetap akan berangkat konser, menonton musisi kesukaan saya di atas panggung yang gemerlap itu.

Atau, barangkali nanti kami membuat serikat kalcer sesama warga Bantul yang suka datang ke konser? Jadi, setiap berangkat kami akan menyewa mobil Elf demi kenyamanan dan keamanan bersama. Hmmm, opsi yang layak dipertimbangkan, sih.

Penulis: Cindy Gunawan

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Kulineran di Sekitar Stadion Mandala Krida Jogja Harus Tahan Napas karena Bau Sampah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 April 2026 oleh

Tags: Bantuljadwal konser di Jogjajadwal konser di Mandala KridaJogjamandala kridaSheila on 7SlemanStadion KridosonoStadion Mandala KridaStadion Mandala Krida Jogja
Cindy Gunawan

Cindy Gunawan

Mbak-mbak medioker Bantul. Gemar menulis keresahan personal, ketimpangan unik dan hal serba nyentrik yang hadir di Jogja Selatan.

ArtikelTerkait

Warga Klaten Lebih Memilih Kuliah di Jogja Atau Solo Bukan karena Nggak Ada Kampus, tapi karena Alasan Ini

Warga Klaten Lebih Memilih Kuliah di Jogja Atau Solo Bukan karena Nggak Ada Kampus, tapi karena Alasan Ini

7 Desember 2025
Stiker UII di Trans Jogja Bikin Kaget dan Prihatin Sekaligus (Wikimedia Commons)

Stiker UII di Trans Jogja Bikin Kaget dan Prihatin Sekaligus

26 Mei 2025
Sudah Saatnya Jogja Meninggalkan Kata “Istimewa” dan Kembali ke “Berhati Nyaman” Mojok.co

Jogja Tidak Lagi Pantas Menyandang Status Istimewa. Saatnya Kembali ke Jogja Berhati Nyaman

13 Februari 2024
5 Dosa Penjual Mangut Lele Jogja yang Bikin Nyesel dan Kecewa Orang Luar Kota

5 Dosa Penjual Mangut Lele Jogja yang Bikin Nyesel dan Kecewa Orang Luar Kota

21 Oktober 2025
Kereta Api Taksaka New Generation: Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian, Kursinya Nggak Nyaman Mojok.co

Kereta Api Taksaka New Generation: Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian, Kursinya Nggak Nyaman

18 Maret 2024
Solo di Mata Orang Jogja: Solo Dipandang Rendah, tapi Lebih Menjanjikan

Solo (Layak) Mulai Melesat, Jogja Perlahan (dan Pasti) Ditinggal Wisatawan

26 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Pesut Adalah Simbol Kota Samarinda, tapi Orang Samarinda Sendiri Belum Pernah Lihat Pesut Secara Langsung

12 April 2026
Jadi Petani Itu Blas Nggak Ada Slow Living-nya, Jangan Ketipu Konten Sosmed!

Jadi Petani Itu Blas Nggak Ada Slow Living-nya, Jangan Ketipu Konten Sosmed!

14 April 2026
7 Mobil Bekas Harga Rp100 Juta-an yang Paling Masuk Akal Dimiliki sebagai Kendaraan Keluarga Mojok.co

7 Mobil Bekas Harga Rp100 Juta-an yang Paling Masuk Akal Dimiliki sebagai Kendaraan Keluarga

16 April 2026
5 Varian Es Teh Paling Aneh, Baunya Aneh dan Bikin Sakit Perut (Unsplash)

5 Varian Es Teh Paling Aneh, Eksperimen Rasa yang Mending Tak Pernah Ada karena Baunya Jadi Aneh dan Bikin Sakit Perut

12 April 2026
Dari Sekian Banyak Jurusan Pendidikan, Pendidikan Sejarah Adalah Jurusan yang Tidak Terlalu Berguna ppg

Hanya karena Sudah Ada PPG, Tidak Berarti Jurusan Pendidikan Lantas Dihapus, Logika Macam Apa Itu?

13 April 2026
Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal Mojok.co

Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal

12 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Purwokerto Tempat Pensiun Terbaik, tapi Bukan untuk Semua Orang: Kamu Butuh 4 Skill Ini Buat “Survive”
  • Umur 25 Tahun Nggak “Level” dengan Quarter-Life Crisis, Alumnus UGM Kuliah S2 di Australia dan Ekspedisi Ilmiah di Antartika
  • iPhone XR, Bikin Menderita Orang Kota tapi Jadi Standard “Keren” Pemuda di Desa: Rela Gadaikan Barang demi Penuhi Gengsi
  • PNS Tinggalkan Suasana Slow Living di Desa karena Muak dengan Teman Kantor yang Suka Menjilat Atasan, Ujungnya Malah Bernasib Lebih Buruk
  • Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri
  • Penyesalan Pasang WiFi di Rumah: Lepas Kendali “Merusak” Hidup dan Mental karena Terkungkung Layar HP

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.