Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

Restu Agil Purnomo Adi oleh Restu Agil Purnomo Adi
25 Februari 2026
A A
Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, saya ada urusan keluarga yang mengharuskan saya lewat Jalan Lebak Bulus Raya (pasti banyak yang tau jalan ini). Sebagai orang yang nggak tiap hari lewat rute tersebut, ekspektasi saya ya standar jalanan Jakarta Selatan pada umumnya. Macet, padat, banyak kendaraan yang berebut celah, dan tentu saja butuh ekstra kesabaran.

Ternyata, di balik kemacetan biasa itu, ada satu rutinitas harian di sana yang lumayan bikin saya nggak bisa berkata-kata.

ADVERTISEMENT

Memori tentang jalan itu balik lagi gara-gara belakangan ini nama Lebak Bulus Raya lumayan sering lewat di berita. Topiknya menyoroti kelakuan sebagian pengendara motor yang hobi banget lawan arah. Di awal 2026 ini, polisi sampai harus rajin turun ke jalan buat menggelar razia dan menertibkan mereka. Lucunya, kebiasaan nekat ini kayak susah banget hilangnya.

Bahkan kadang ada saja pelanggar yang pas ditegur malah lebih galak dari petugasnya. Ujung-ujungnya ketebak, bikin video minta maaf pakai wajah melas di kantor polisi.

Bahkan angkot aja ngelawan arus di Lebak Bulus Raya

Kalau dihubungkan dengan pengalaman pribadi saya lewat sana tempo hari, rasanya masuk akal kenapa polisi sampai harus sering turun tangan. Waktu itu, saya berkendara antre di lajur yang benar dengan kecepatan santai karena memang mau ke acara keluarga. Tapi, dari arah berlawanan di pinggir jalan, ada saja motor bahkan angkot pun ada yang nyelonong melawan arus.

Perasaan saya waktu itu campur aduk antara kaget, bingung, dan lumayan emosi. Kita yang udah benar dan antre pelan-pelan, malah kadang harus ngalah. Yang bikin lucu itu kalau pas kita nggak sengaja tatap-tatapan sama yang lawan arah, kadang muka mereka malah lebih judes, seolah-olah kita yang salah karena nutupin jalan mereka. Logikanya benar-benar kebalik.

Fenomena lawan arah di Lebak Bulus Raya ini sebetulnya ngasih lihat sisi lain dari rutinitas masyarakat kita, entah itu mahasiswa, pekerja harian, atau warga pada umumnya. Alasannya biasanya simpel dan itu-itu aja, “biar cepet sampai”, “cuman ke situ doang”, “bla-bla-bla”. Ini yang bikin saya geleng-geleng. Ada semacam pembenaran kolektif yang terjadi setiap hari. Awalnya mungkin cuma satu orang yang iseng lawan arah karena lihat jalanan agak kosong dan kebetulan nggak ada petugas. Lalu, pengendara di belakangnya ngelihat dan mikir, “Oh, bisa nih lewat situ.” Akhirnya pada ikut-ikutan ngekor.

Sadar nggak sadar, gerombolan ini malah ngebentuk jalur baru yang bikin jalanan makin sempit. Kemacetan yang tadinya cuma karena volume kendaraan pas jam sibuk, jadi makin ruwet karena lajurnya dimakan dari arah depan.

Baca Juga:

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

BACA JUGA: Menguak Penyebab Orang Melawan Arus Lalu Lintas

Betapa menyedihkannya nasib orang taat aturan

Buat orang-orang yang taat aturan, entah yang cuma sesekali lewat atau yang tiap hari mengaspal di Lebak Bulus Raya, kondisi ini jelas nggak nyaman. Keselamatan di jalan raya itu kan sebenarnya kerja sama. Sehati-hati apa pun kita bawa kendaraan, kalau orang lain di sekitar kita cuek sama aturan, ya risikonya tetap ada.

Harapannya sih, berita soal razia tilang yang ramai kemarin itu bisa jadi pengingat aja buat kita semua. Kita nggak perlu nunggu ada petugas jaga tiap hari buat sadar kalau lawan arah itu ngerepotin orang lain. Hitung-hitung latihan sabar. Nggak usah maksain potong kompas yang ujung-ujungnya malah membahayakan diri sendiri dan bikin macet makin panjang.

Yuk, sama-sama belajar jadi pengguna jalan yang wajar-wajar aja. Jangan lupa otaknya dibawa saat berkendara ya, karena itu yang membuat kita berpikir dan waras.

Penulis: Restu Agil Purnomo Adi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Dear Tukang Lawan Arah, Jangan Bikin Orang Lain Repot karena Kegoblokanmu!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Februari 2026 oleh

Tags: jakarta selatanjalan lebak buluslebak buluslebak bulus raya
Restu Agil Purnomo Adi

Restu Agil Purnomo Adi

Mahasiswa matematika di salah satu universitas yang sedang berjuang menyelesaikan skripsi sambil freelance. Punya minat tersendiri dalam mengamati fenomena sosial komuter dan gaya hidup masyarakat urban yang serba buru-buru.

ArtikelTerkait

Perlintasan Kereta Pasar Minggu-Condet Jadi Jalur Neraka Akibat Pengendara Lawan Arah

Perlintasan Kereta Pasar Minggu-Condet Jadi Jalur Neraka Akibat Pengendara Lawan Arah

24 Desember 2025
Terogong, Daerah Kecil di Jakarta Selatan yang Dihuni para Bule. Jalan-jalan di Terogong bak Berada di Luar Negeri!

Terogong, Daerah Kecil di Jakarta Selatan yang Dihuni para Bule. Jalan-jalan di Terogong bak Berada di Luar Negeri!

9 Juli 2024
Perlintasan KRL Pasar Minggu Problematik dan Menguji Kesabaran

Perlintasan KRL Pasar Minggu Problematik dan Menguji Kesabaran

10 November 2023
Ada yang Hijau tapi Bukan di Bogor, Ini Taman Langsat di Jaksel

Ada yang Hijau tapi Bukan di Bogor, Ini Taman Langsat di Jaksel

10 Mei 2023
Jembatan Gantung Pasar Minggu, Jalan Pintas Penghubung Jakarta Timur dan Jakarta Selatan yang Menyimpan Bahaya

Jembatan Gantung Pasar Minggu, Jalan Pintas Penghubung Jakarta Timur dan Jakarta Selatan yang Menyimpan Bahaya

8 September 2023
Tebet, Sebaik-baiknya Daerah di Jakarta untuk Merantau Mojok.co

Tebet, Sebaik-baiknya Daerah di Jakarta untuk Merantau

14 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah miskin, saya begitu benci dengan keadaan itu, dan tak pernah ingin jadi miskin lagi

23 Agustus 2026
Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya Mojok.co

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya

21 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026
Gara-gara industri, matcha kini jadi overrated (Unsplash)

Matcha layak dicintai, hanya saja industri membuatnya jadi overrated

23 Agustus 2026
7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.