Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Masuk UIN Saizu Purwokerto yang Saya Benci setelah Ditolak Kampus Impian Bukanlah Akhir dari Segalanya

Karina Faryda Setia Ayu oleh Karina Faryda Setia Ayu
22 Juni 2026
A A
Masuk UIN Saizu Purwokerto yang Saya Benci setelah Ditolak Kampus Impian Bukanlah Akhir dari Segalanya Mojok.co

Masuk UIN Saizu Purwokerto yang Saya Benci setelah Ditolak Kampus Impian Bukanlah Akhir dari Segalanya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

UIN Saizu Purwokerto nggak buruk-buruk amat. 

Momen pengumuman mahasiswa baru memberikan dua kabar yang bertolak belakang. Kabar bahagia bagi yang lolos dan kabar menyedihkan bagi yang tidak lolos.

Sayangnya, saya masuk kelompok yang menerima kabar tidak menyenangkan itu. Nama saya dinyatakan tidak lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru di kampus impian. Nama saya lolos di kampus lain, Universitas Islam Negeri Saifuddin Zuhri Purwokerto (UIN SAIZU Purwokerto). 

Bagi mereka yang bercita-cita masuk UIN SAIZU Purwokerto, ini jelas jadi kabar gembira. Namun, bagi saya, itu kabar sedih. Kampus hijau yang berdiri megah mewarnai Purwokerto itu selama ini saya pandang sebelah mata. Kuliah di UIN terkesan remeh di kalangan anak-anak SMA. Saya benar-benar tidak suka dengan kesempatan ini.

UIN SAIZU Purwokerto bukan akhir dari segalanya 

Kala itu, saat menerima kabar saya lolos seleksi PTKIN di UIN SAIZU Purwokerto, saya mengabaikannya begitu saja karena memang bukan keinginan saya. Di kemudian hari, saat pengumuman SNBT, lagi dan lagi saya ditolak oleh kampus impian. Kesedihan saya semakin memuncak.

Saat duniaku sedang tidak baik-baik saja, orang tua saya membujuk untuk mengambil kesempatan kuliah di UIN SAIZU Purwokerto yang sebelumnya dinyatakan telah lolos. Dengan langkah ragu-ragu saya mengiyakan. 

Saya mulai menyiapkan semua keperluan untuk ospek di kampus yang tidak saya harapkan. Hari-hari menjelang ospek menjadi hari yang meresahkan. 

Rasa iri dan kecewa terus menghantui saya karena melihat postingan teman-teman ospek di kampus impian mereka. Namun, tekad saya bulat untuk terus melangkah. 

Baca Juga:

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu

Intinya saya harus menyala ketika ospek dan saya akan buktikan kuliah di UIN SAIZU tidak seburuk itu. Dari tekad inilah tumbuh benih-benih semangat yang mulai mewarnai hari-hari saya.

Rasa kecewa memudar setelah menjalani perkuliahan

Setelah beberapa waktu kuliah di UIN SAIZU Purwokerto, kampus ini ternyata tak seburuk bayangan saya dan banyak orang. Ternyata pola mengajar di kampus ini sama saja dengan kampus-kampus lainnya. Bahkan, beberapa mata kuliah terasa lebih menyenangkan dari segi penugasan, cara belajar, hingga projek akhir yang benar-benar mengasah skill mahasiswa.

ADVERTISEMENT

UIN SAIZU juga sudah terakreditasi unggul dan telah bekerja sama dengan negara-negara lain. Mungkin itu mengapa kampus ini kerap disebut-sebut sebagai kampus desa yang mendunia. 

Asal tahu saja, UIN SAIZU memang berlokasi di desa dekat perkotaan. Namun, koneksinya sudah internasional. Jika ditilik lebih dalam, banyak mahasiswa berprestasi yang dapat dijadikan teladan. Dari segi biaya juga terjangkau, beasiswa pun banyak asalkan mau mencari dan berusaha mendaftarnya.

Jika kalian pernah mendengar tentang desas desus tidak mengenakkan dari kampus UIN SAIZU itu sudah pasti oknum tidak bertanggung jawab yang mencoreng nama baik kampus. Menilik dari segi fasilitas memang terbatas, tapi untuk kelas, Wi-fi, AC, proyektor, dan kebutuhan kuliah lainnya UIN SAIZU telah memadai kok. 

Menurut saya, hal yang disayangkan adalah dari segi lingkungan akademik di UIN SAIZU belum kompetitif seperti di kampus-kampus favorit. Mungkin dikarenakan sering dijadikan last option, mahasiswa yang kurang sungguh-sungguh dalam berkuliah masih sering dijumpai. 

Pesan dari mahasiswa yang pernah kecewa masuk UIN SAIZU Purwokerto kepada para maba

Mungkin saya masuk di kampus dengan penuh rasa kecewa. Namun dengan berani bertekad dan membangkitkan semangat dalam menjalainya semua akan terasa lebih menyenangkan bahkan banyak keberhasilan yang akan menghampiri kita. 

Saya belajar bahwa tempat yang awalnya tidak pernah kita pilih dengan sepenuh hati pun bisa menjadi tempat terbaik untuk bertumbuh. Dengan catatan, jika kita mau membuka diri terhadap setiap kesempatan dan semangat untuk terus bereksplorasi.

Dear siswa yang otw jadi maba, terkadang pilihan pertama yang amat sangat kamu idam -idamkan itu bukanlah yang terbaik menurut Tuhan, melainkan masih banyak jalan menuju impianmu yang jauh lebih baik dari yang terbaik menurutmu dan itu semua akan hadir saat waktunya tiba. Tuhan mengerti apa yang paling baik untukmu. Pesan saya selalu tanamkan prinsip “bukan tentang di mana kamu berproses tapi tentang bagaimana kamu berproses”. Ini akan membantu menciptakan mindset yang jauh lebih baik daripada terus menangisi hal-hal yang bukan milikmu.

Penulis: Karina Faryda Setia Ayu
Editor: Kenia Intan 

ADVERTISEMENT

BACA JUGA 6 Alasan Saya Nggak Puas Kuliah di Fakultas Ekonomi UIN Saizu Purwokerto yang Dijuluki Fakultas Mahal.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Juni 2026 oleh

Tags: kampus PurwokertopurwokertoUIN SAIZUUIN Saizu Purwokerto
Karina Faryda Setia Ayu

Karina Faryda Setia Ayu

Karina Fryda Setia Ayu, atau akrab disapa Karina, merupakan mahasiswi Program Studi Ekonomi Syariah di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Gadis kelahiran Banyumas, 12 Mei 2007 ini adalah peraih penghargaan Genzu Terbaik 2025 serta Duta FEBI Intelegensia 2025. Di sela kesibukannya, ia gemar mengeksplorasi hobi menulis dan memasak.

ArtikelTerkait

Jalur Cilongok-Pakuncen, Jalur Alternatif Purwokerto-Bumiayu yang Tidak Lagi Solutif

Jalur Cilongok-Pakuncen, Jalur Alternatif Purwokerto-Bumiayu yang Tidak Lagi Solutif

4 Desember 2023
Saya Bangga Setengah Mati Lahir dan Besar di Kebumen (Unsplash)

Dulu Malu Bilang Orang Kebumen, Sekarang Malah Bangga: Transformasi Kota yang Bikin Kaget

10 Desember 2025
4 Hal yang Bikin Purwokerto Nggak Beda Jauh dengan Jogja Terminal Mojok

4 Hal yang Bikin Purwokerto Nggak Beda Jauh dengan Jogja

29 Mei 2022
Purwokerto dalam Ingatan Seorang Perempuan Hopeless Romantic (Unsplash.com)

Purwokerto dalam Ingatan Seorang Perempuan Hopeless Romantic

7 Oktober 2022
Baturraden, Patikraja, Kedungbanteng: Kecamatan di Banyumas yang Lebih Nyaman Dibanding Purwokerto yang Kian Sesak Mojok.co

Baturraden, Patikraja, Kedungbanteng: Kecamatan di Banyumas yang Lebih Nyaman Dibanding Purwokerto yang Makin Sesak

22 Juni 2024
Hidup di Patikraja Banyumas: Jauh dari Keramaian, Restoran yang Ada Cuma Rocket Chicken, tapi Suasananya Bikin Damai di Jiwa

Hidup di Patikraja Banyumas: Jauh dari Keramaian, Restoran yang Ada Cuma Rocket Chicken, tapi Suasananya Bikin Damai di Jiwa

22 Mei 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Bali bisa kehabisan air, tapi tenang, kolam vila masih penuh (Unsplash)

Bali bisa kehabisan air, tapi tenang, kolam vila masih penuh

16 Agustus 2026
Tinggal di desa itu sulit, salah pakai baju langsung dicap nakal (Unsplash)

Tinggal di desa itu sulit, salah pakai baju sedikit saja langsung dicap nakal

15 Agustus 2026
Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima Mojok.co

Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima

18 Agustus 2026
Nostalgia Stasiun Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya Mojok.co

Nostalgia Stasiun di Kecamatan Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya

19 Agustus 2026
iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026
Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1 Mojok.co

Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1

18 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.