Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Ciri-ciri Gorengan Combro yang Sudah Pasti Enak Dimakan

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
20 Januari 2026
A A
Ciri-ciri Gorengan Combro yang Sudah Pasti Enak Dimakan

Ciri-ciri Gorengan Combro yang Sudah Pasti Enak Dimakan (Yuriandrian85 via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Gorengan bukan sekadar camilan. Ia adalah warisan kuliner yang menyatukan lidah masyarakat Indonesia. Istilah ini mencakup aneka bahan yang dibalut adonan, lalu digoreng hingga berwarna keemasan. Menariknya, setiap daerah di Nusantara memiliki karakteristik gorengan dengan nama, resep, dan kearifan lokal yang berbeda-beda. Dari tanah Pasundan, lahirlah salah satu gorengan yang tak lekang oleh zaman, yaitu combro.

Arti dari namanya sendiri merupakan akronim dari bahasa Sunda, “oncom di jero” yang berarti “oncom di dalam”. Sesuai namanya, camilan ini berbahan dasar parutan singkong yang diberi isian sambal oncom, lalu digoreng hingga garing.

Akan tetapi untuk menemukan combro yang benar-benar enak memanjakan lidah bisa dibilang gampang-gampang susah. Combro yang lezat bukan sekadar singkong goreng berisi oncom. Ada seni dalam pemilihan bahan dan teknik mengolahnya. Berdasarkan kacamata saya sebagai penikmat kuliner, inilah ciri combro yang enak.

Baca juga: Kasta Gorengan Manis dari yang Tertinggi hingga Penuh Kontroversi.

Menggunakan singkong muda yang segar atau baru dicabut dari kebun

Kunci utama kelezatan combro ada pada bahan dasarnya. Pilihlah singkong yang masih muda atau baru saja dicabut dari tanah.

Singkong muda memiliki kadar pati yang pas sehingga menghasilkan combro dengan tekstur yang empuk, pulen, dan gurih alami. Hindari singkong tua, sebab singkong yang sudah terlalu lama atau tua cenderung berserat dan akan terasa keras setelah digoreng.

Sambal isian oncom wajib menggunakan daun kemangi

Jiwa dari sepotong combro terletak pada sambal oncomnya. Menambahkan daun kemangi adalah game changer yang membedakan combro yang biasa aja dengan yang istimewa dalam hal rasa.

Aroma kemangi pada makanan satu ini berfungsi menetralkan bau langu dari oncom, sekaligus memberikan sensasi segar dan wangi saat digigit. Tanpa kemangi, rasa pedas gurih pada isiannya akan terasa kurang lengkap.

Baca Juga:

Lontong Kupang Makanan Jawa Timur Paling Red, tapi Anehnya Banyak yang Suka

9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli

Tekstur crispy di luar dan lembut di dalam

Combro yang ideal harus memiliki sensasi dobel ketika digigit. Bagian kulit luar harus berwarna cokelat keemasan dan terasa renyah saat dikunyah. Namun bagian dalamnya harus tetap lembap dan lembut.

Kalau terlalu lembek, sensasi renyahnya akan hilang. Sementara kalau terlalu kering, aroma sambal oncom bakal tenggelam.

Kualitas minyak goreng adalah harga mati

Kualitas minyak sangat menentukan kualitas rasa makanan di akhir. Combro yang digoreng dengan minyak baru akan terlihat cantik, bersih, dan bebas bau tengik.

Sebaliknya, penggunaan minyak jelantah (minyak hitam) tidak hanya merusak penampilan gorengan, tapi juga meninggalkan rasa pahit di tenggorokan dan tentu saja tidak sehat untuk dimakan.

Baca juga: Saya Mending Nggak Jadi Beli daripada Lihat Gorengan Dipegang dengan Tangan Kosong, Kebersihannya lho, Tolong!

Ukuran combro yang enak biasanya kecil, seukuran cilok 

Ukuran ternyata berpengaruh pada rasa combro. Combro yang berukuran kecil (seukuran cilok) biasanya jauh lebih nikmat. Karena combro ukuran kecil distribusi rasa lebih merata, kulitnya renyah, pas digoreng tidak pecah, serta cukup sekali gigit langsung meledak di mulut.

Combro yang tersedia di aplikasi ojek online

Terakhir, combro yang pasti enak dan tidak bisa dibantah oleh siapa pun adalah  yang tersedia di aplikasi ojek online.

Berdasarkan pengalaman saya sebagai driver ojol, combro yang laris manis di aplikasi seperti GrabFood, ShopeeFood, atau GoFood biasanya jaminan enak. Meskipun gorengan satu ini jarang diiklankan secara besar-besaran/masif, antrean pesanan adalah bukti bahwa jajanan ini enak.

Saran saya, saat memesan jajanan ini via aplikasi ojek online, pilihlah yang digoreng dadakan, ukuran kecil, rating tinggi dan ulasan kepuasan pelanggan. Ini adalah indikator bahwa kualitas rasa dan kebersihan pada gorengan terjaga.

Itulah ciri-ciri combro yang sudah pasti enak dimakan. Jajanan yang kita makan ini bukan sekadar pengganjal perut. Ia adalah perpaduan dari kearifan lokal, ketelitian dalam pemilihan bahan, dan gairah kuliner yang terus hidup di tengah masyarakat, terutama di tatar Pasundan.

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Combro Versi Banyumas Isinya Dage, Menyalahi Kaidah Filosofi Kata “Combro”.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Januari 2026 oleh

Tags: camilancombrogorenganjajananKulinerkuliner sundaoncompenjual gorengan
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

3 Kuliner di Tegal yang Tak Biasa dan Wajib Dicoba Bagian 2 terminal mojok.co

3 Kuliner di Tegal yang Tak Biasa dan Wajib Dicoba Bagian 2

5 Januari 2022
Rambut Nenek Adalah Camilan Jadul yang Eksistensinya Wajib Dipertahankan terminal mojok

Rambut Nenek Adalah Camilan Jadul yang Eksistensinya Wajib Dipertahankan

25 Mei 2021
4 Rekomendasi Camilan Manis di Indomaret yang Jarang Dilirik

4 Jajanan Indomaret yang Dikira Sehat padahal Tinggi Kandungan Gula

6 Oktober 2022
Emotional Eating yang Menjadikan Makan sebagai Pelarian Stres Itu Tidak Baik terminal mojok.co

Emotional Eating: Menjadikan Makan sebagai Pelarian Stres Itu Tidak Baik

18 Februari 2021
jajanan jaman dulu es mony es wawan es krim viennetta es potong es goyang mojok.co

Lupakan Viennetta, Jajanan Jaman Dulu Juga tentang Es Mony dan 6 Es Lainnya

9 April 2020
Curhatan Orang yang Nggak Suka Daging Sapi, Hidup Jadi Nano-nano terminal mojok.co

Curhatan Orang yang Nggak Suka Daging Sapi, Hidup Jadi Nano-nano

2 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons)

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
Jangan Tanya Rekomendasi Tempat Wisata ke Orang Bandung karena Orang Bandung Asli Biasanya Nggak Tahu

Derita Menikah dengan Orang Bandung: Tidak Pernah Merasakan Drama Mudik hingga Selalu Diejek

21 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.