Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Alasan Kenapa Cowok Jangan Suka Disuruh buat Beli Pembalut

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
24 April 2020
A A
beli pembalut

Alasan Kenapa Cowok Jangan Suka Disuruh buat Beli Pembalut

Share on FacebookShare on Twitter

Ada sebagian orang yang menganggap bahwa cowok yang mau membelikan pembalut untuk pasangannya itu merupakan lelaki idaman yang kini sudah langka keberadaannya. Padahal yah gak gitu juga kali. Banyak kok para cowok-cowok yang dengan suka rela dan tulus mau membelikan pembalut untuk ibunya, adiknya, kakaknya, temannya, pacarnya, ataupun istrinya. Jadi, perihal cowok beli pembalut ini bukan hal tabu lagi sekarang ini dan biasa aja sih.

Sebenarnya alasan utama cewek suka nitip pembalut ke cowok itu bukan karena mereka mau bikin challenge seberapa besar cinta ke pasangannya, tapi kadang pas cewek lagi haid, seringnya suka mager karena lemas atau nyeri haid.

Kalau udah mager kayak gini, jangankan ke warung dekat rumah, mau jalan dua langkah dari kasur aja malesnya nggak ketulungan. Nah kalau pas kondisi gitu, eh ternyata stok pembalut udah habis, mau nggak mau pasti harus nyuruh orang beliin kan ya, kalau pas kebetulan yang deket (dan bisa disuruh-suruh itu) cowok atau pasangan mereka, ya mereka lah yang harus mau dititipi beli pembalut kalau pas keluar.

Tapi eh tapi, tiap kali nitip beli pembalut sama cowok itu pasti ada saja dramanya. Tak jarang hal ini tuh bikin orang emosi sampai bikin ketawa geli dibuatnya. Saya sendiri sering sekali nitip pembalut ke pasangan tiap kali datang bulan dan pas stok pembalut habis. Untungnya dia jenis orang yang menganggap bahwa pembeli pembalut itu bergender. Soalnya suka ada tuh, orang yang masih menganggap bahwa mentang-mentang cowok gak haid lantas gak pantas buat beli pembalut.

Kali pertama saya nitip pembalut dulu, dia salah beli pembalut. Pembalut yang saya pesan merek apa, eh dia belinya merek apa. Padahal tahu sendiri kan ya, tiap merek pembalut itu punya ciri khas sendiri-sendiri bagi kenyaman tiap orang. Pembalut A mungkin nyaman dipakai si itu, tapi gak mesti nyaman dipakai saya. Jadi kesalahan membeli merek pembalut ini merupakan kesalahan yang amat fatal. Lagi PMS eh malah dibikin gondok, jadi yah harap maklum ya kalau kena omel.

“Aku kira semua merek pembalut itu sama aja je, hehehe,” ucapnya dengan nada polos.

Kali kedua, pas saya nitip pembalut dia benar membeli pembalut dengan merek langganan saya. Tapi kok ya gitu. Sudah saya bilang, nitip pembalut yang bersayap eh malah dibelikan pembalut yang tak bersayap.

“Lah, memangnya apa bedanya pembalut yang bersayap dan gak bersayap? Sama-sama gak bisa terbang ini kan ya?” sahutnya tanpa dosa.

Baca Juga:

Pembalut Dingin untuk Wanita: Saking Dinginnya Bukannya Nyaman Malah Bikin Kapok

4 Inovasi Pembalut Wanita yang Nggak Terlalu Penting dan Harusnya Stop Produksi

Mungkin bagi cewel hal ini sepele sekali ya, tapi bagi cowok mungkin mereka bingung membedakan pembalut bersayap dan nggak itu kayak gimana. Secara kemasan atau bungkus pembalut bersayap dan tidak bersayap itu hampir sama. FYI, buat cowok-cowok yang masih bingung membedakan pembalut bersayap dan tidak, mungkin bisa dilihat di kemasannya. Biasanya ada tulisan pembalut bersayap. Selain itu di kemasannya aka nada gambar pembalut dengan dua bagian mirip sayap gitu di ke dua sisi pembalut.

Ada sebagian cewek yang sangat butuh sayap ini untuk menyokong darah haidnya agar tidak tembus. Tapi kalau yang sudah terbiasa pakai pembalut tanpa sayap mungkin juga gak nyaman sih pakai yang bersayap. Pada kesimpulannya memakai pembalut bersayap atau tidak bersayap ini kembali lagi selera tiap perempuan  masing-masing.

Tapi salah merek dan gak bersayap itu masih mending sih buat saya. Teman saya malah lebih tragis lagi.  Dia nitip dibelikan pembalut sama cowoknya, eh masa malah dibelikan pentilener coba. Ini kan gokil banget ya. Masa orang haid dibelikan pentilener kan yang bener aja ya. Perasaan pempers bayi gak gini-gini amat kan ya. Wkwkkwk

Kakak lelaki saya dulu juga pernah dimintai tolong untuk membelikan pembalut bersalin untuk istrinya yang baru saja melahirkan. Masa kakak saya malah membeli pembalut biasa, gak bersayap, dan lucunya lagi dia beli cuma satu sachet alias satu biji doang coba. Aduh, saya melihat ini ketawa kepingkel-pingkel di rumah sakit. Padahal ini lahiran anak keduanya, kok ya dia gak tahu kalau pembalut bersalin itu khusus. Biasanya lebih panjang dan lebih tebal untuk menampung darah nifas. Ya, ampun habis itu kakak saya diomeli istrinya, ibunya, sama ibu mertuanya.

Hal seperti ini tuh wajar sih, soalnya masyarakat kita sendiri yang suka mengenderkan barang ini. Mentang-mentang cowok gak makai, lantas mereka gak perlu diberi pemahaman tentang pembalut sejak kecil. Dulu saya pernah denger cerita dari teman SMP saya, para cowok-cowok ini pada penasaran sama yang namanya pembalut. Akhirnya mereka membeli pembalut dan dilihat bareng-bareng di toilet sambil dibedah, dilihat isinya itu apaan. Padahal ya, gak ada salahnya kok anak lelaki itu tahu soal pembalut sejak dini, gak usah ditutup-tutupi juga.

Kadang ya, jujur dari hati yang terdalam, saya itu suka merasa bersalah sendiri kalau nitip pembalut ke pasangan. Dia sudah mau pergi beliin, kadang ditertawakan sama ibu warung kalau pas gak beli di minimarket, udah gitu pulang ke rumah salah beli dan harus diomeli sama istrinya. Ya ampun, Pak, nasibmu kok gitu amat ya. Salah terossss!

Tapi gak semua sih, ada banyak juga kok cowok-cowok yang diberi kelebihan untuk paham membedakan jenis pembalut. Sehingga tiap dititipi pesanannya jarang zonk. Tapi kalau amannya yah udahlah, Ladies, mending beli sendiri aja. Kalau bisa nyetok pembalut di rumah sehingga gak usah merepotkan bapak-bapak ini. Kecuali kalau kepepet.

BACA JUGA Alasan Kenapa Perempuan Nggak Perlu Lagi Ngumpetin Pembalut dan tulisan Reni Soengkunie lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 April 2020 oleh

Tags: cowok beli pembalutmenstruasipembalut
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

Alasan Kenapa Perempuan Nggak Perlu Lagi Ngumpetin Pembalut

Alasan Kenapa Perempuan Nggak Perlu Lagi Ngumpetin Pembalut

28 Februari 2020
cara meminimalisir pembalut bocor saat tidur malam tanpa perlu pakai pembalut panjang pembalut malam mojok.co

Meminimalisir Pembalut Bocor pas Tidur Malam, meski Tanpa Pembalut Superpanjang

5 September 2020
Wahai Perempuan yang Nggak Sakit Pas Menstruasi, Saya Iri!

Wahai, Perempuan yang Nggak Sakit Pas Menstruasi: Saya Iri!

1 April 2020
Dari Softex ke Softex_ Perjalanan Seorang Pemakai Pembalut Wanita Bermazhab Tuku-able terminal mojok

Dari Softex ke Softex: Perjalanan Seorang Pemakai Pembalut Wanita Bermazhab Tuku-able

24 April 2021
Mengenal Apa Itu PCOS dan Cara Mengatasinya Terminal Mojok

Mengenal Apa Itu PCOS dan Cara Mengatasinya

26 Januari 2023
Bagi Saya, Menstruasi dan Tidak Puasa di Bulan Ramadan Itu Nggak Enak! #TakjilanTerminal37 terminal mojok.co

Bagi Saya, Menstruasi dan Tidak Puasa di Bulan Ramadan Itu Nggak Enak! #TakjilanTerminal37

1 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel Mojok.co

Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel

27 Maret 2026
5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli

28 Maret 2026
ASN Rajin Adalah Tempat Sampah Buat Atasan (Shutterstock)

Kalau Kalian Masih Ingin Jadi ASN di Era Ini, Sebaiknya Pikir 2 Kali. Tidak, 3, 4, bahkan 100 Kali kalau Perlu

28 Maret 2026
Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
Naik Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan Mojok.co

Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan

1 April 2026
Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang Mojok.co

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang

1 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan
  • Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa
  • Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”
  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.