Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

Pengalaman Melepas Penat dengan Camping ala Warlok Queensland Australia

Mochamad Iqbal Nurmansyah oleh Mochamad Iqbal Nurmansyah
6 Oktober 2025
A A
Melepas Penat dengan Berkemah ala Warlok Queensland Australia Mojok.co

Melepas Penat dengan Berkemah ala Warlok Queensland Australia (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Orang Australia, termasuk warga Queensland di mana saya kini tinggal bersama keluarga, punya berbagai macam cara untuk menghabiskan akhir pekan. Salah satu yang populer adalah berkemah atau camping. Saya pernah baca di sebuah artikel, berkemah dan bepergian menggunakan karavan memang tengah berkembang pesat di Negara Kangguru. Pada akhir 2024 tercatat, jumlah perjalanan karavan dan berkemah (termasuk glamping) mencapai 15,2 juta orang. 

Sebagai mahasiswa Indonesia yang tinggal di Queensland, Australia, saya dan keluarga ingin menjajal melepas penat dengan cara tersebut. Apalagi, hiburan ini sebenarnya tergolong murah meriah.

Tentu saja kami tidak menjalani glamping yang segala sesuatunya sudah tersedia. Kami juga tidak mengendarai mobil caravan seperti kebanyakan orang Australia. Kami cukup membawa dan mendirikan tenda sendiri dengan sedikit pernak-pernik. Itu semua kami peroleh di marketplace dengan harga sangat terjangkau. 

Untung saja, tenda zaman sekarang ini sangat mudah didirikan. Tenda tidak perlu tongkat maupun kemampuan tali-temali yang rumit seperti saat saya kecil dahulu. Tenda sudah memiliki rangka kuat begitu mudah untuk dipasang dan didirikan. Bahkan, sekarang ada tenda model pop up yang cukup dengan satu tarikan tenda sudah siap digunakan. Teknologi semacam ini jelas perlu untuk saya yang tidak punya latar belakang pencinta alam atau anak pramuka. 

Camping di Queensland Australia

Di Queensland, Australia ada banyak lahan camping yang tersedia. Lokasi camping biasanya berada di dekat danau, sungai ataupun pantai dan terletak jauh dari perkotaan. Kondisi itu membuat kita dapat menikmati suasana pedesaan dengan pemandangan matahari terbit dan terbenam yang sangat indah. Malam haripun tidak kalah memukau karena bisa melihat bulan dan bintang secara jelas.

Akan tetapi, biasanya, di lokasi tersebut tidak ada sinyal. Jadi, ya kita tidak bisa membuka kerjaan atau bermain sosmed. Apalagi, kebanyakan lokasi camping tidak ada listrik. Jadi ya kita perlu berhemat energi ponsel agar bisa tetap menyala dan berkomunikasi jika perlu.

Skeptis berujung manis

Awalnya saya sangat skeptis dengan agenda camping ini. Apalagi membayangkan 3 hari 2 malam bersama anak-anak, tanpa listrik, udara dingin, dan tempat tidur kurang nyaman. Belum lagi kepikiran tugas kuliah. Ini bakal jadi 3 hari yang panjang. 

Akan tetapi, saya sangat kaget bisa melewatinya dengan selamat. Lebih kagetnya lagi, saya merasakan betul efek yang ditimbulkan dari 3 hari “menyepi” tadi. Rasanya sungguh melegakan. Bahkan, saya baca dari berbagai sumber, berkemah di alam bebas itu dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, terutama dengan meningkatkan aktivitas sel pembunuh alami yang membantu melawan kanker dan infeksi virus. Hal-hal yang terakhir ini belum bisa langsung dirasakan sekarang. Tapi, semoga saja demikian ya. 

Baca Juga:

Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng

Tidak hanya saya yang merasakan dampak positif dari berkemah di Queensland Australia. Anak-anak ternyata sangat senang menikmati alam hingga memberi makan binatang di peternakan. Saking senangnya, mereka sampai lupa bermain gawai. Begitu juga dengan orang tuanya, kita ngerumpi berjam-jam hingga lupa drama Korea (drakor) yang belum dituntaskan. 

Ternyata  dialog bebas, di alam bebas dalam kondisi terbebas dari gawai ini menjadi momen berharga untuk merawat ingatan dan kewarasan. Jadi kapan kita camping lagi?

Penulis : Mochamad Iqbal Nurmansyah
Editor : Kenia Intan

BACA JUGA Kebohongan WHV Australia yang Terlanjur Dipercaya Pencari Kerja Indonesia.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2025 oleh

Tags: australiaIndonesiaMahasiswamahasiswa indonesiaQueenslandQueensland Australia
Mochamad Iqbal Nurmansyah

Mochamad Iqbal Nurmansyah

ArtikelTerkait

mahasiswa tua grup whatsapp MOJOK.CO

Mahasiswa Tua: DO Enggan, Skripsian Tak Mau

6 September 2022
karya fiksi UT kuliah ekonomi kuliah sastra kuliah online mahasiswa s-1 dan s-2 Sebagai Penulis, Saya Sering Disangka Romantis dan Bisa Menjadi Sekretaris kuliah online

Kuliah Online Bikin Mahasiswa Jadi Banyak Pengeluaran (Sekaligus Keenakan)

6 Mei 2020
4 Pertimbangan Penting Sebelum “Menjual Jiwa” pada Kuliah S3 Mojok.co

4 Pertimbangan Penting Sebelum “Menjual Jiwa” pada Kuliah S3

10 April 2025
5 Hal Lumrah di UNS, tapi Bikin Mahasiswa Kampus Lain Melongo Mojok.co

5 Hal Lumrah di UNS yang Bikin Mahasiswa Kampus Lain Keheranan

19 November 2025
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan 

12 Januari 2026
Subway: Sandwich Overhype yang Rasanya Kurang Cocok sama Lidah Orang Indonesia Terminal Mojok.co

Subway: Sandwich Overhype yang Rasanya Kurang Cocok sama Lidah Orang Indonesia

19 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
Cikarang Menyimpan Salah Paham yang Bikin Iri sama Jakarta (Unsplash)

Di balik gaji besar operator industri di Kawasan Industri Cikarang, ada harga mahal yang harus dibayar

4 Agustus 2026
Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh (Wikimedia Commons)

Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh, komentator nggak jelas, tapi jangan menghujat dulu

1 Agustus 2026
Kartu kredit, contoh terbaik bahwa dunia hanya ramah sama orang kaya

Kartu kredit, contoh terbaik bahwa dunia hanya ramah sama orang kaya

3 Agustus 2026
Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

31 Juli 2026
Ide bisnis buat pebisnis Semarang kalau punya punya 100 miliar (Unsplash)

Ide bisnis yang muncul di kepala saya kalau punya uang 100 miliar adalah bikin rumah kesejahteraan khusus anjing di Semarang

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.