Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Kalau Ilmu Murni Bisa Jadi Guru, lalu untuk Apa Masih Ada Jurusan Pendidikan?

Willyam B. Permana Purba oleh Willyam B. Permana Purba
18 September 2025
A A
Derita Kuliah Jurusan Pendidikan Olahraga yang Sering Dikira Main-main Aja, tapi Saya Tidak Pernah Menyesal Memilihnya Mojok.co

Derita Kuliah Jurusan Pendidikan Olahraga yang Sering Dikira Main-main Aja, tapi Saya Tidak Pernah Menyesal Memilihnya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah 3 semester saya menjadi Mahasiswa Universitas Negeri Semarang, jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi. Dari awal pertemuan kuliah, saya selalu diarahkan untuk menjadi guru profesional. Mata kuliah yang saya temui bukan hanya soal materi, tapi juga pedagogi, kurikulum, dan psikologi pendidikan. Bahkan praktik mengajar langsung di sekolah menjadi syarat wajib.

Hidup di jurusan pendidikan artinya terbiasa dengan tugas-tugas yang mengasah kemampuan mengajar. Kami belajar mulai dari cara mengelola kelas, hingga berlatih microteaching. Semua itu dilakukan demi menyiapkan mahasiswa keguruan menghadapi kenyataan bahwa murid tidak selalu mudah diatur. Jadi, profesi guru bukan hanya soal pintar materi, tapi juga pintar memahami manusia.

Tapi, kayaknya, ini semua jadi percuma, karena semua orang sekarang bisa jadi guru. Itu sebenarnya hal bagus dan tidak dalam waktu yang bersamaan.

PPPK bikin bingung

Belakangan muncul kabar yang sangat membuat saya emosi di mana sarjana teknik kimia lulus seleksi PPPK menjadi guru SD. Seorang sarjana teknik kimia bisa menjadi guru SD, begitu pula biologi murni bisa menjadi guru prakarya. Aturan ini membuat saya bertanya-tanya, lalu apa gunanya kuliah di jurusan pendidikan? Rasanya seperti aturan main yang berubah di tengah jalan.

Kami yang kuliah bertahun-tahun di bidang pendidikan jelas merasa ada yang janggal. Semua bekal yang kami pelajari tentang metodologi, pedagogi, dan praktik mengajar jadi seperti kurang dianggap penting. Atau singkatnya: dianggap kurang (kapabel). Padahal keterampilan itu yang membedakan antara menguasai materi dan bisa menyampaikannya ke siswa. Kalau akhirnya disejajarkan, apa bedanya kami dengan lulusan ilmu murni?

Ya, betul, para sarjana murni tersebut memang ambil PPG. Cuma, apa ya kami-kami ini, yang jurusan pendidikan, tetap dianggap tidak bisa mengajar hanya karena tidak ambil PPG?

Mengajar bukan sekadar tahu teori, melainkan seni menyampaikan. Murid punya karakter yang berbeda-beda, ada yang serius, ada yang ribut, ada pula yang sibuk main game di belakang. Menghadapi keragaman itu butuh strategi yang matang. Dan strategi itu kami pelajari khusus di jurusan pendidikan.

Ilmu murni memang penting untuk mengembangkan pengetahuan. Namun, ketika bicara kelas, yang dibutuhkan bukan hanya kecerdasan akademik. Seorang guru harus bisa jadi fasilitator, motivator, bahkan teman bagi siswanya. Hal-hal semacam itu tidak serta-merta didapat di jurusan ilmu murni.

Baca Juga:

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

PPG dan Dapodik, Kombo Maut Penentu Nasib Guru Honorer yang Meresahkan dan Menakutkan 

Mahasiswa jurusan pendidikan kayak ditikung

Kami, mahasiswa jurusan pendidikan, kuliah empat tahun, menjalani praktik mengajar, dan belajar semua teori pendidikan. Tapi pada akhirnya, kami harus bersaing dengan lulusan ilmu murni di jalur PPPK yang sama. Rasanya seperti kerja keras kami tidak dihargai. Analogi gampangnya, kami kursus bikin sate bertahun-tahun, lalu penjual bakso tiba-tiba boleh jualan sate juga.

Situasi ini membuat posisi lulusan pendidikan terasa rapuh. Jika terus begini, jurusan pendidikan bisa dianggap tidak relevan lagi. Padahal keberadaan Universitas Keguruan seperti UNNES, UPI,UNY, dll sangat vital untuk mencetak guru yang benar-benar siap terjun ke sekolah. Pertanyaannya, apakah pemerintah mau mempertahankan idealisme ini?

Saya paham, kebutuhan guru di Indonesia sangat mendesak. Mungkin itu alasan pemerintah membuka peluang selebar-lebarnya bagi lulusan murni. Namun, solusi darurat seharusnya tidak mengorbankan eksistensi jurusan keguruan. Kalau tidak hati-hati, lulusan ilmu pendidikan bisa semakin kehilangan arah.

Lalu siapa yang mau kuliah empat tahun belajar pedagogi kalau hasilnya sama saja? Lama-lama jurusan keguruan bisa ditinggalkan calon mahasiswa. Padahal dari sanalah seharusnya lahir guru profesional yang paham ilmu dan paham cara mengajar. Kalau dibiarkan, bukankah ini akan jadi masalah baru?

Pada akhirnya, keresahan ini bukan hanya soal saya pribadi. Banyak mahasiswa pendidikan lain yang merasa posisinya terancam dengan kebijakan PPPK sekarang. Kami bertanya-tanya apakah perjuangan di kampus keguruan benar-benar dihargai. Satu pertanyaan sederhana pun menggantung: kalau ilmu murni bisa jadi guru, lalu ilmu pendidikan buat apa?

Penulis: Willyam B. Permana Purba
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Orang Pintar Kuliah Jurusan Pendidikan Dianggap Menyia-nyiakan Potensi, Cara Kerja Otakmu Itu Bagaimana?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 September 2025 oleh

Tags: ilmu murnijurusan pendidikanPPGPPPK
Willyam B. Permana Purba

Willyam B. Permana Purba

Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Universitas Negeri Semarang.

ArtikelTerkait

Sisi Gelap Jadi Guru Honorer yang Tidak Diketahui Banyak Orang sekolah swasta

5 Skill Dasar yang Seharusnya Dikuasai Guru, tapi Kurang Diajarkan di Jurusan Pendidikan

15 Agustus 2024
Alasan Masuk Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Mulai Dari Salah Jurusan Sampai Anggapan Jurusan Mulia Terminal Mojok

Alasan Masuk Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Mulai dari Salah Jurusan Sampai Anggapan Jurusan Mulia

7 Januari 2021
Ironi Mahasiswa Jurusan Pendidikan: Buangan dan Tidak Ingin Menjadi Guru Mojok.co

Menyesal Kuliah Jurusan Pendidikan, Tiga Tahun Mengajar di Sekolah Nggak Kuat, Sekolah Menjadi Ladang Bisnis Berkedok Agama

15 Juli 2025
PPG Prajabatan Bikin Saya Menunda Cita-cita Bahagiakan Ortu (Unsplash)

Cita-cita Membahagiakan Orang Tua Harus Tertunda karena Kewajiban Ikut PPG Prajabatan: Tips dari Peserta yang Berharap Segera Lulus

1 Mei 2025
sarjana pendidikan guru nasihat kiai mengajar Jangan Jadi Guru Kalau Baperan, kecuali Hatimu Sanggup Legawa PPG

PPG Akan Selalu Dianggap sebagai Formalitas Belaka jika Kesejahteraan Guru Masih Menyedihkan

4 September 2020
fresh graduate

Galaunya Fresh Graduate Sarjana Pendidikan: Gaji Idealis vs Gaji Realis

13 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial

30 Maret 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara- Beli Mahal, dapatnya Bangkai (Wikimedia Commons)

Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara: Membayar Tiket Eksekutif demi Uji Nyali Makan Nasi yang Sudah Almarhum

29 Maret 2026
8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
Penilai Properti: Profesi "Sakti" di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

Penilai Properti: Profesi “Sakti” di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

31 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Keluarga di Rumah Kecil-Sekadarnya
  • Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja
  • User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan
  • Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa
  • Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”
  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.