Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Orang Pintar Kuliah Jurusan Pendidikan Dianggap Menyia-nyiakan Potensi, Cara Kerja Otakmu Itu Bagaimana?

Titah Gusti Prasasti oleh Titah Gusti Prasasti
12 Agustus 2024
A A
Ironi Mahasiswa Jurusan Pendidikan: Buangan dan Tidak Ingin Menjadi Guru Mojok.co

Ironi Mahasiswa Jurusan Pendidikan: Buangan dan Tidak Ingin Menjadi Guru (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Apa salahnya jika orang yang pintar memilih untuk kuliah di jurusan pendidikan dan jadi guru? Bukankah itu malah hal yang bagus?

Masa orientasi mahasiswa baru sudah dimulai. Beberapa waktu terakhir, ada semacam perubahan algoritma pada timeline TikTok saya. Dari yang biasanya dipenuhi video-video kucing lucu dan menggemaskan dan membuat saya betah scrolling lama-lama, sekarang digeser oleh video perkenalan para maba. Saya sih nggak terlalu keberatan dengan ini. Soalnya, tidak jarang, VT maba ini malah unik dan cukup menghibur di sela-sela waktu istirahat kerja.

Di antara banyaknya VT perkenalan maba yang berseliweran di timeline saya, ada sebuah video milik seorang kreator gaming yang memilih untuk kuliah di jurusan Pendidikan Matematika pada salah satu universitas negeri di Medan. Selain data diri, dia juga menjelaskan beberapa prestasi akademik di video miliknya, termasuk menjadi juara 1 olimpiade matematika. Jujur, saya merasa video tersebut fine-fine saja, sampai saya iseng membuka kolom komentar.

Dari sekian banyak komentar yang menyemangati si kreator, ada satu komentar yang langsung menyita perhatian saya, kurang lebih tulisannya seperti ini: “Sayang banget, sepintar itu cuma mentok jadi guru.” Sedetik setelah membaca komentar tersebut, saya langsung melongo. Hah? Sek, sek, piye to?

Jurusan pendidikan justru kudunya diisi orang pintar

Oke, kenyataan bahwa sistem pendidikan kita nggak bagus-bagus amat memang tidak bisa dielak, ya. Ditambah dengan kenyataan bahwa kesejahteraan para guru masih menjadi isu yang kerap kali tidak menemui ujung pembahasan. Dengan realita yang demikian, banyak orang merasa jadi guru tidak se-worth it itu. Dan, saya menghargai pendapat tersebut. Tapi, apakah ada yang salah jika ada ‘orang pintar’ yang passionate dan secara sadar memilih untuk berkuliah di jurusan pendidikan untuk kemudian menjadi guru?

Orang pintar yang memilih jurusan pendidikan untuk menjadi guru tentu bukan sebuah kesalahan, bos. Saya justru heran dengan pemikiran bahwa orang pintar yang milih jurusan pendidikan dianggap ‘menyia-nyiakan potensi’ mereka. Padahal, saat ini kita hidup pada zaman di mana orang tua lebih memilih membayar mahal, lalu membebankan seluruh proses belajar kepada guru sekolah semata.

Di sisi lain, para orang tua pun tidak segan mematok hasil belajar setinggi langit tanpa mau terlibat banyak terhadap proses pendampingan belajar siswa di rumah. Dengan dalih bahwa mereka sudah menggelontorkan biaya yang tidak sedikit untuk sekolah, tentunya.

Dengan tuntutan sebesar itu, kok ya masih ada masyarakat yang menilai bahwa orang pintar yang memilih jurusan pendidikan merupakan perbuatan yang sia-sia. Padahal, perubahan sistem pendidikan ke arah yang lebih baik bisa dimulai dengan menciptakan guru profesional dan berkualitas, bukan? Bukan malah cuma otak-atik regulasi yang nggak urgent atau gonta-ganti kurikulum tiap tahun!

Baca Juga:

Hanya karena Sudah Ada PPG, Tidak Berarti Jurusan Pendidikan Lantas Dihapus, Logika Macam Apa Itu?

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

Baca halaman selanjutnya

Jalan hidup mereka, urusan mereka

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 16 Agustus 2024 oleh

Tags: gurujurusan pendidikankomentartiktok
Titah Gusti Prasasti

Titah Gusti Prasasti

Manusia yang tengah sibuk mencari kesibukan.

ArtikelTerkait

Menjadi Guru SD Negeri Tidak Pernah Mudah, apalagi di Kota Besar seperti Jakarta Mojok.co

Menjadi Guru SD Negeri Tidak Pernah Mudah, apalagi di Kota Besar seperti Jakarta

1 Desember 2023
sarjana pendidikan

Bukti kalau Kepanjangan S.Pd. itu Bukan Sarjana Pendidikan, tapi Sarjana Penuh Derita

11 April 2020
Emang Iya Kuliah Keguruan Cepat Balik Modal?

Emang Iya Kuliah Keguruan Cepat Balik Modal?

30 Juli 2022
Guru Swasta Menderita, Harus Serba Bisa tapi Gaji Bercanda (Unsplash) kabupaten bandung barat

Penderitaan Guru Swasta, yang Selalu Dituntut Serba Bisa, tapi Gajinya Sangat Bercanda

23 Januari 2024
pembagian rapor

Dilema yang Dialami Pendidik Saat Pembagian Rapor

24 Desember 2021
nasihat wagu tanpa ditanya

3 Nasihat Zaman Sekolah yang Sebenarnya Wagu

29 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

22 April 2026
Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

26 April 2026
Banyumas yang Semakin Maju Bikin Warga Cilacap Iri

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

27 April 2026
LCGC Bukan Lagi Mobil Murah, Mending Beli Motor Baru (Unsplash)

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

25 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak (Wikimedia Commons)

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak, Daya Tarik Penjual juga Nggak Kalah Penting

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma
  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.