Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Banyumas Bukan Cuma Ngapak, tapi Juga Surga Nasi Rames Paling Jujur

Ayu Lestari Sipayung oleh Ayu Lestari Sipayung
10 April 2025
A A
Banyumas Bukan Cuma Ngapak, tapi Juga Surga Nasi Rames Paling Jujur

Banyumas Bukan Cuma Ngapak, tapi Juga Surga Nasi Rames Paling Jujur (Cun Cun via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau ngomongin Banyumas, biasanya orang langsung kepikiran bahasanya yang ngapak. Ya memang benar, tapi percayalah Banyumas lebih dari sekadar ngapak. Ada banyak hal yang membuat daerah ini layak disinggung di obrolan tongkrongan. Bukan cuma karena bahasanya yang unik, tapi juga karena nasi rames.

Iya, kamu nggak salah baca. Nasi rames.

Nasi rames di Banyumas itu semacam legenda yang nggak dikisahkan dalam buku sejarah, tapi membekas dalam ingatan perantau dan pelancong yang pernah singgah. Kalau kamu pernah merasakan kelaparan tengah malam saat berada di Purwokerto dan menemukan warung pinggir jalan yang masih buka, kemungkinan kamu ketemu nasi rames yang bisa membuatmu berpikir, “Kenapa hidup di Jakarta mahal banget, sih?”

Nasi rames, filosofi kehidupan yang dibungkus daun

Nasi rames di Banyumas itu bukan sekadar makanan. Ia adalah cermin kehidupan. Bayangin aja: satu porsi nasi, lauk macam-macam, sayur lodeh atau urap, kadang sambel terasi yang nyolot banget, dan dibungkus daun pisang yang masih hangat. Murah, merakyat, dan nggak sok-sokan. Cocok banget buat menggambarkan karakter orang Banyumas: sederhana, apa adanya, tapi penuh makna.

Ada yang bilang, kalau mau tahu karakter suatu daerah, lihat saja makanannya. Nah, nasi rames Banyumas ini menggambarkan semangat gotong royong dalam bentuk kuliner. Semua lauk duduk bareng dalam satu piring, nggak ada yang merasa lebih penting. Tahu tempe duduk sejajar dengan ayam goreng. Bahkan kadang jeroan juga ikutan nimbrung. Damai banget.

Harga kaki lima, rasa bintang lima

Kalau kamu ke Purwokerto, ibu kota Banyumas, kamu akan menemukan banyak warung nasi rames yang buka dari pagi sampai tengah malam. Harganya? Jangan bandingkan sama nasi Padang di ibu kota. Di sini, dengan uang Rp8.000 aja kamu bisa mendapatkan nasi rames komplet dengan lauk, sayur, dan sambel. Kadang malah dapat kerupuk gratis plus teh hangat.

Di Banyumas, harga makanan itu nggak mengada-ada. Nggak ada yang markup seenaknya cuma karena pelanggannya pakai iPhone. Warung di sini percaya bahwa semua orang berhak kenyang tanpa harus jual motor. Jadi kalau kamu merasa hidupmu terlalu mahal, mungkin kamu cuma salah lokasi.

Nasi rames, teman setia mahasiswa dan buruh Banyumas

Sebagai kota pendidikan, Purwokerto dihuni banyak mahasiswa dari luar kota. Nggak heran kalau nasi rames jadi primadona. Selain murah, porsinya juga bersahabat buat perut yang lagi berjuang akhir bulan. Kadang ada mahasiswa yang datang ke warung dan bilang, “Bu, nasi satu nggak pakai ayam, ya, nanti akhir bulan baru balik pakai ayam.” Dan penjualnya akan senyum, menyiapkan nasi rames seadanya tapi tetap lezat.

Baca Juga:

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

Hal yang sama berlaku buat para buruh, tukang ojek, pedagang pasar, sampai pegawai kelurahan. Nasi rames itu menyatukan semua orang apa pun profesinya. Di warung, jabatan itu nggak penting. Yang penting itu duduk, makan, dan jangan rebutan sambel.

Variasi yang nggak pernah ngebosenin

Satu hal lagi yang bikin nasi rames di Banyumas istimewa adalah variasinya. Meskipun namanya sama, tiap warung punya gaya masing-masing. Ada yang unggul di sambelnya, ada yang juara di opor ayamnya, ada juga yang punya tahu bacem paling legit. Kamu bisa makan nasi rames seminggu penuh di tujuh warung berbeda, dan tetap nggak merasa bosan.

Beberapa warung legendaris bahkan dikenal karena satu lauk andalan. Misalnya, warung Bu Siti di Karangklesem yang sambel terasinya bisa bikin orang diam sejenak, menatap tembok, lalu berkata, “Ini sambel bikin mikir mantan.” Atau warung Pak Dul di daerah Sokaraja yang ayam serundengnya sampai masuk IG story anak-anak SMA.

Filosofi di balik kesederhanaan

Makan nasi rames itu seperti mempelajari kehidupan. Kamu nggak bisa milih semuanya. Kadang, kamu harus rela nggak ambil ayam demi dapat tahu dan tempe. Kadang, kamu harus mengalah nggak ambil sambel kalau perut lagi nggak bersahabat. Tapi semuanya tetap terasa cukup. Kenyang itu bukan soal banyaknya lauk, tapi tentang rasa syukur.

Mungkin itu juga yang bikin nasi rames Banyumas beda dari yang lain. Bukan cuma karena rasanya yang enak, tapi karena ia mengajarkan kita sesuatu, bahwa hidup itu nggak perlu ribet, asal bisa bikin orang lain kenyang dan bahagia.

Datanglah ke Banyumas

Jadi, kalau suatu hari kamu bosan dengan hiruk pikuk kota besar, datanglah ke Banyumas. Duduklah di warung sederhana, pesan nasi rames, dan rasakan sendiri kenapa makanan ini disebut surga kecil di tengah kehidupan yang makin kompleks.

Di tempat lain, makanan bisa jadi simbol status. Tapi di Banyumas, makanan adalah bahasa cinta: sederhana, nggak ribet, dan bikin kenyang lahir batin.

Kalau kamu masih berpikiran Banyumas cuma soal ngapak, mungkin kamu belum benar-benar mengenal daerah ini. Karena di balik logat yang sering dijadikan bahan candaan, ada kehangatan dalam sepiring nasi rames yang nggak bisa kamu temukan di tempat lain.

Selamat mencoba dan jangan lupa bilang ke penjualnya, “Tambah sambelnya, Bu!”

Penulis: Ayu Lestari Sipayung
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Nasi Rames, Menu Makanan Paling Populer di Jawa Tengah.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 April 2025 oleh

Tags: banyumasnasi rameswarung nasi rames
Ayu Lestari Sipayung

Ayu Lestari Sipayung

Sosok tenang yang memilih 'bersuara' lewat tulisan. Gadis muda yang percaya bahwa tinta dan papan ketik adalah teman terbaik untuk menceritakan apa yang tak sanggup diucapkan lisan.

ArtikelTerkait

Purwokerto Timur, Kecamatan Paling Maju di Kabupaten Banyumas dan Nggak Mungkin Disaingi Kecamatan Lain

Purwokerto Timur, Kecamatan Paling Maju di Kabupaten Banyumas dan Nggak Mungkin Disaingi Kecamatan Lain

2 Mei 2024
Ekspansi Restoran di Baturraden, Bom Waktu Kerusakan Alam yang Detiknya Makin Kencang

Ekspansi Restoran di Baturraden, Bom Waktu Kerusakan Alam yang Detiknya Makin Kencang

18 Oktober 2023
Purwokerto Membuat Orang Purbalingga Cemburu dan Iri Hati (Unsplash) kemacetan

Berbagai Fasilitas dan Kemudahan di Purwokerto Membuat Saya Sebagai Orang Purbalingga Cemburu

22 Juli 2023
6 Mendoan Paling Enak di Barlingmascakeb

6 Mendoan Paling Enak di Barlingmascakeb

7 Januari 2022
Kenangan Saya akan Moro Mall, Pusat Perbelanjaan Kebanggaan Purwokerto yang Kini Gulung Tikar

Kenangan Saya akan Moro Mall, Pusat Perbelanjaan Kebanggaan Purwokerto yang Kini Gulung Tikar

19 November 2023
Glempang, Daerah Paling Hedon di Purwokerto dan Menyilaukan bagi Mahasiswa Kota Satria

Glempang, Daerah Paling Hedon di Purwokerto dan Menyilaukan bagi Mahasiswa Kota Satria

6 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Menunggu Mati (Pixabay)

Merindukan Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Sepi Menunggu Mati

10 Mei 2026
Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

Ketika 30 Juta Orang Ingin Kylian Mbappe Angkat Kaki dari Real Madrid

8 Mei 2026
Checklist Mahasiswa Semester Akhir: Siapkan Semua Berkas Ini Kalau Mau Lulus

5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman

12 Mei 2026
Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus (Unsplash)

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus: Pertama, Please, Jangan Panik

8 Mei 2026
5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota Mojok.co

5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota

10 Mei 2026
Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas Terminal

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

8 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.