Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

4 Drakor Mahal yang Gagal, Bikin Penonton Kecewa

Kenia Intan oleh Kenia Intan
9 Januari 2025
A A
4 Drakor Mahal yang Gagal, Bikin Penonton Kecewa Mojok.co

4 Drakor Mahal yang Gagal, Bikin Penonton Kecewa (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Menonton drama Korea (drakor) menjadi salah satu alternatif hiburan yang banyak dipilih. Apalagi, semakin banyak layanan streaming menyajikan berbagai drakor sekarang ini. Selain itu, genre yang semakin beragam, drakor kian menarik karena produksinya yang digarap dengan sangat serius. Bahkan, tidak sedikit yang menelan biaya fantastis. 

Akan tetapi, di tengah produksi drakor yang fantastis itu, ada beberapa drakor yang dianggap gagal. Bukannya buruk, hanya saja rating dan jumlah penontonnya tidak sesuai dengan investasi dana dan waktu yang diberikan. Dengan kata lain, sangat disayangkan. 

#1 The King: Eternal Monarch yang menelan dana 30 miliar won

Drakor yang menggandeng Lee Min-ho dan Kim Go-eun sebagai tokoh utama ini banyak dibicarakan karena biaya produksi yang fantastis. Selain itu, drakor ini menjadi debut Lee Min-ho setelah selesai wajib militer. Kabarnya, The King: Eternal Monarch  menelan biaya hingga 30 miliar won, apabila dirupiahkan sekitar Rp345 miliar. Biaya tersebut sebagian besar mengalir untuk menciptakan setting tempat agar sesuai dengan alur cerita yang memang penuh dengan fantasi. 

Sayangnya, investasi hingga miliaran itu dinilai tidak sesuai dengan respon penonton. Drakor yang rilis pada 2020 itu dinilai terlalu rumit. Drakor ini mengalami penurunan rating dari minggu ke minggu. Saat awal tayang, drakor budget fantastis ini memang mencatatkan angka cukup baik, hingga 12,9 persen. Namun, rating tersebut terus menurun setiap pekannya. Hingga pada akhirnya jatuh ke titik terendah dengan rating 8,1 persen pada episode 7. 

Selain dari sisi cerita, jatuhnya rating The King: Eternal Monarch dipicu oleh berbagai kontroversi, salah satunya penggunaan gambar bangunan Jepang pada bagian kredit awal.

#2 Drama Korea Arthdal Chronicles yang menggandeng Song Jong-ki

Drakor Arthdal Chronicles menelan biaya hingga 54 miliar won atau sekitar Rp665 miliar. Drama korea yang mengambil latar dunia fiksi semacam zaman prasejarah itu memerlukan banyak efek CGI dalam produksinya, kostum, dan desain set khusus. Belum lagi, drakor yang terdiri dari 2 musim ini menggandeng aktor papan atas seperti Song Jong-ki dam Kim Ji-won. 

Sebenarnya, Arthdal Chronicles cukup disenangi penonton, apalagi dengan ide cerita yang dianggap segar dan pemeran yang tidak kaleng-kaleng. Namun, kondisinya berubah ketika memasuki musim ke-2. Bahkan, drakor yang tayang pada 2023 ini sempat menyentuh rating 2,1 persen. 

#3 Bulgasal: Immortal Souls, drakor seharga 40 juta won

Drama Korea yang menampilkan Kwon Nara dan Lee Jin-uk sebagai tokoh utamanya ini diproduksi dengan biaya 40 juta won, setara dengan Rp471 juta. Bulgasal: Immortal Souls yang memiliki genre thriller fantasi memang memerlukan banyak efek CGI dalam produksinya. Belum lagi setting tempat dan kostumnya disesuaikan dengan latar cerita Korea di masa lampau. 

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Walau menyajikan alur cerita yang menegangkan, drakor ini belum bisa mengikat penonton seutuhnya. Awal penayangan memang mencatatkan rating yang lumayan, 8 persen. Namun, alurnya dianggap terlalu bertele-tele sehingga penonton bosan. 

#4 CGI Jirisan yang menuai kritikan 

Jirisan, drama Korea bergenre thriller, misteri, laga ini menceritakan tentang kehidupan penjaga taman nasional Gunung Jirisan. Drakor ini diperankan oleh aktor ternama Ju Ji-hoon dan Jun Ji-hyun ini menelan biaya produksi hingga 30 miliar won, setara Rp345 miliar. Jirisan yang rilis pada 2021 itu menelan banyak biaya untuk penggunaan teknologi Computer-Generated Imagery (CGI) demi menciptakan latar tempat pegunungan yang indah.  

Kendati sebagian besar biayanya mengalir untuk CGI, teknologi pada drakor ini justru banyak menuai kritikan. Penonton menilai CGI drakor ini begitu amatir, selain itu alurnya tergolong lambat. Belum lagi penempatan produk iklan di dalam drama yang berlebihan. 

Di atas beberapa drama korea mahal yang dianggap gagal. Tulisan ini bukannya ingin memojokkan drakor-drakor di atas ya. Lagi pula, drakor itu seperti makanan, selera. Apa yang tidak cocok di penonton lain, mungkin saja cocok di kalian. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Alasan yang Bikin Saya Kecewa setelah Menonton Squid Game 2

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Januari 2025 oleh

Tags: drakordrakor koreadrama koreakorea
Kenia Intan

Kenia Intan

ArtikelTerkait

7 Drama Korea Terburuk Sepanjang Masa Terminal Mojok

7 Drama Korea Terburuk Sepanjang Masa

24 September 2022
siwon bahasa indoneisa, kabinet kasih sayang

Kabinet Kasih Sayang untuk Indonesia yang Lebih Halu

27 Oktober 2019
Stereotip Selir Dinasti Joseon_ Dianggap Ambisius akan Kuasa hingga Dicap Pelakor terminal mojok

Stereotip Selir Dinasti Joseon: Dianggap Ambisius akan Kuasa hingga Dicap Pelakor

1 Desember 2021
Peluang Profesi 3 Tokoh Utama Drama 'Start-Up' Setelah Serialnya Tamat terminal mojok.co

Secara Karakter, Nam Do-san ‘Start-Up’ Lebih Mashok Ketimbang Ji-pyeong

16 November 2020
4 Drama Korea Bertabur Bintang yang Siap Tayang Februari 2022 Terminal Mojok

4 Drama Korea Bertabur Bintang yang Siap Tayang Februari 2022

30 Januari 2022
5 Makhluk Mistis yang Paling Sering Nongol di Drama Korea Terminal Mojok

5 Makhluk Mistis yang Paling Sering Nongol di Drama Korea

21 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
BEM Unesa Gerombolan Mahasiswa Malas Kerja, Cuma Cari Muka (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

Kuliah di Unesa Surabaya Itu Sangat Menyenangkan, asal Dosennya Betul-betul Ngajar, Bukan Ngebet Jurnal

20 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya Mojok.co

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

20 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.