Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Sisi Gelap Somtam, Makanan Asal Thailand yang Viral

Shella Callysta oleh Shella Callysta
12 September 2024
A A
Sisi Gelap Somtam, Makanan Asal Thailand yang Viral

Sisi Gelap Somtam, Makanan Asal Thailand yang Viral (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Somtam, makanan khas Thailand yang dikenal dengan rasa asam, pedas, dan segar sedang viral di media sosial. Banyak food vlogger dan influencer yang menjajal hidangan ini hingga banyak orang yang penasaran. Rachel Vennya, Nikita Mirzani, Nana Koot, hingga Farida Nurhan sudah mencoba dan mereview makanan ini di akun media sosial mereka. Nggak heran kalau somtam jadi makin populer di Indonesia.

Akan tetapi di balik kepopulerannya, ada sisi gelap dari somtam Thailand yang perlu kamu ketahui. Biar kamu nggak cuma ikutan tren, tapi juga paham betul apa yang kamu santap, berikut sisi gelap somtam.

#1 Rasa pedas somtam Thailand bisa bikin lidah mati rasa

Salah satu ciri khas somtam adalah rasa pedasnya yang menggigit. Bagi pencinta pedas, mungkin kuliner ini bakal terasa nikmat. Tapi buat yang nggak tahan pedas, siap-siap saja lidahmu terbakar.

Rasa pedas somtam nggak main-main. Campuran cabai yang dihancurkan langsung dalam campuran bahan-bahan segar lainnya ini bisa bikin air mata menetes tanpa sadar. Jangan heran kalau kamu perlu segelas susu atau air kelapa buat menetralisir sensasi pedas somtam yang cukup menyiksa ini.

#2 Bahan-bahan yang “aneh” buat lidah orang Indonesia

Somtam Thailand berisikan campuran bahan yang mungkin nggak biasa bagi lidah orang Indonesia. Pepaya muda yang dirajang tipis dan dicampur dengan kacang panjang, tomat, kacang tanah, dan kecap ikan bisa jadi kombinasi rasa yang asing buat banyak orang. Nggak jarang beberapa orang merasa rasa somtam terlalu nyeleneh dan bahkan nggak cocok di lidah. Kalau kamu tipe orang yang picky eater, somtam mungkin bukan makanan yang akan langsung kamu sukai.

#3 Bau yang menyengat

Bicara soal bau, kecap ikan yang dipakai di somtam Thailand punya aroma yang sangat menyengat. Bagi sebagian orang, bau ini bisa sangat mengganggu dan bikin ilfil. Jadi meskipun rasanya enak dan gurih, aroma kecap ikan ini bikin beberapa orang mengernyitkan dahi, bahkan sebelum mereka mencicipi somtam.. Kalau kamu nggak tahan sama bau yang menyengat, makanan Thailand ini bisa jadi tantangan tersendiri.

#4 Harga somtam Thailand cukup menguras kantong

Kalau di Thailand, somtam bisa didapat dengan harga terjangkau. Tapi kalau kamu mencarinya di luar Thailand, terutama lewat jastip atau restoran Thailand di Indonesia, siap-siap saja buat merogoh kocek lebih dalam.

Harga seporsi somtam di restoran Thailand bisa berkisar antara 60 ribu sampai 100 ribu rupiah. Nggak murah untuk sepiring salad papaya, bukan?

Baca Juga:

Indomie, Makanan Indonesia yang Paling Dirindukan Saat Tinggal di Luar Negeri

4 Culture Shock Orang Indonesia yang Berkunjung ke Thailand

#5 Proses pembuatan yang rumit

Kalau kamu berencana bikin somtam sendiri di rumah, siap-siap saja dengan proses pembuatannya yang ribet. Nggak cuma soal bahan-bahan yang mungkin nggak semua ada di pasar lokal, tapi juga cara mengolahnya yang perlu keahlian khusus. Harus ada keseimbangan rasa antara asam, pedas, manis, dan asin, yang kalau salah sedikit saja, bisa bikin somtam kamu jadi nggak enak.

#6 Somtam Thailand nggak cocok dimakan setiap hari

Meski segar dan enak, somtam Thailand bukanlah makanan yang cocok buat dikonsumsi setiap hari. Kandungan sodium yang tinggi pada kecap ikan, ditambah cabai yang banyak, bisa bikin perutmu nggak nyaman kalau dimakan terlalu sering. Ditambah lagi rasa asam dari jeruk nipisnya bisa bikin perut kembung atau bahkan maag kambuh kalau kamu punya masalah lambung.

#7 Tren yang bakal cepat berlalu

Seperti banyak makanan viral lainnya, hype somtam Thailand mungkin cuma sesaat. Mungkin sekarang kamu tertarik karena banyak orang ngomongin dan nge-review, tapi tren ini bisa saja cepat berlalu. Jangan sampai kamu terlalu ikutan sampai akhirnya kecewa karena nggak sesuai ekspektasi.

Somtam memang menarik untuk dicoba, terutama bagi kamu yang suka eksplorasi rasa baru. Tapi seperti makanan viral lainnya, penting buat tahu sisi gelapnya sebelum ikutan tren. Rasa pedas yang ekstrem, bahan-bahan yang asing di lidah, hingga harganya yang lumayan mahal bisa jadi pertimbangan sebelum kamu memutuskan untuk mencicipinya.

Jadi, apakah kamu masih tertarik mencoba somtam setelah tahu sisi gelapnya? Pilihan ada di tanganmu!

Penulis: Shella Callysta
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sisi Gelap Milk Bun Asal Thailand yang Lagi Viral.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 September 2024 oleh

Tags: somtamsomtam Thailandthailand
Shella Callysta

Shella Callysta

Mahasiswa Psikologi yang giat belajar

ArtikelTerkait

Koch justin netizen indonesia @txtdaricoachy ted lasso coach justin pendapat opini assist mojok

Netizen Indonesia Memang Kayak Bocah. Sukanya Merisak, Dirisak Balik Ngambek

13 April 2021
Sisi Gelap Milk Bun Asal Thailand yang Lagi Viral

Sisi Gelap Milk Bun Asal Thailand yang Lagi Viral

10 Maret 2024
Pengalaman KKN Internasional di Thailand Selatan: Masyarakat Berbahasa Melayu, tapi Terasa Asing di Telinga

Pengalaman KKN Internasional di Thailand Selatan: Masyarakat Berbahasa Melayu, tapi Terasa Asing di Telinga

23 Januari 2024
Culture Shock Orang Indonesia yang Kuliah di Thailand Mojok.co

Culture Shock Orang Indonesia yang Kuliah di Thailand

31 Desember 2024
kenapa UMP Jogja rendah titik kemacetan di jogja lockdown rekomendasi cilok di Jogja Sebenarnya Tidak Romantis Jika Kamu Cuma Punya Gaji UMR dawuh dalem sabda pandita ratu tugu jogja monarki mojok

Jogja dan Thailand Itu Sama-sama Monarki, tapi Rakyat Jogja Nggak Suka Demo

5 November 2020
bad genius serial sinetron indonesia adaptasi mojok

Begini Jadinya jika Serial Bad Genius Diadaptasi Menjadi Sinetron Indonesia

15 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bandung Setelah Lebaran Jadi Surga Wisatawan, tapi Mimpi Buruk Warlok Mojok.co semarang

4 Hal yang Lumrah di Bandung tapi Tampak Aneh di Mata Orang Semarang

30 April 2026
4 Kebiasaan yang Umum di Semarang, tapi Jadi Aneh di Jogja (Unsplash)

4 Kebiasaan yang Umum Dilakukan di Semarang, tapi Aneh saat Saya Lakukan di Jogja

3 Mei 2026
Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced Mojok.co

Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced

4 Mei 2026
Nasihat Penting untuk Gen Z yang Pengin Banget Jadi ASN

Daripada ASN Day, Kami para ASN Lebih Butuh Serikat Pekerja!

5 Mei 2026
Pengalaman Kuliner di Pantai Blimbingsari, Banyuwangi: Tenang dan Nyaman, tapi Bikin Kapok buat Jajan

Pengalaman Kuliner di Pantai Blimbingsari Banyuwangi: Tenang dan Nyaman, tapi Bikin Kapok buat Jajan

4 Mei 2026
Orang Kampung Berubah Jadi Picky dan Menyebalkan ketika Berhadapan dengan Makanan “Kota”

Orang Kampung Berubah Jadi Picky dan Menyebalkan ketika Berhadapan dengan Makanan “Kota”

3 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tinggal di Kos Campur: Lebih Murah dan Layak, tapi Harus Kuat dengan Kelakuan Minus Penghuninya, Jorok dan Berisik
  • Buka Coffee Shop di Klaten Tanpa Ekspektasi Justru Ramai Dikunjungi, Tandai Tren Baru Warlok hingga Jadi Incaran Pelancong
  • Ketika Laki-laki Memakai V-neck, Dianggap Tebar Pesona dan Menentang Kodrat padahal Cuma Mau Modis
  • Semester 5 Kuliah: Masa paling Overthinking bagi Mahasiswa karena Kepikiran Ortu dan Masa Depan, Percuma Cari Pelarian
  • Cerita Saya Memulai Usaha Rumahan Kecil-kecilan Tanpa Utang Hingga Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan, Kamu Mau Coba?
  • Sarjana Jogja Tanpa Nurani: Fenomena Buang Anabul Setelah Wisuda

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.