Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Stasiun Terbaik di Solo Bukan Stasiun Solo Balapan, melainkan Stasiun Solo Jebres karena Lebih Nyaman dan Nggak Ruwet

Muhammad Arsyad oleh Muhammad Arsyad
15 Juli 2024
A A
Stasiun Terbaik di Solo Bukan Stasiun Solo Balapan, melainkan Stasiun Solo Jebres karena Lebih Nyaman dan Nggak Ruwet

Stasiun Terbaik di Solo Bukan Stasiun Solo Balapan, melainkan Stasiun Solo Jebres karena Lebih Nyaman dan Nggak Ruwet (Alqhaderi Aliffianiko via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Naik turun kereta di Stasiun Solo Jebres lebih nyaman daripada Stasiun Solo Balapan.

Ada beberapa stasiun di Solo, tapi kalau disuruh menyebutkan satu saja, biasanya orang pasti akan menyebut Stasiun Solo Balapan. Ha gimana, wong oleh almarhum Didi Kempot, Solo Balapan dijadikan lagu. Siapa yang tidak terngiang-ngiang lirik “Ning Stasiun Balapan, Kuto Solo sing dadi kenangan, kowe karo aku”?

Saking nancepnya lirik itu, setiap orang yang ingin ke Solo akan memilih turun di Stasiun Solo Balapan. Padahal stasiun di Solo itu ada empat, lho. Selain Solo Balapan, ada Stasiun Purwosari, Solo Kota, dan Solo Jebres. Kalau saya, daripada Stasiun Solo Balapan, Stasiun Solo Jebres jauh lebih nyaman, tidak bikin ruwet, dan tentu saja fungsional. Apalagi bagi yang suka bepergian sendiri dan baru pertama kali ke Solo, stasiun ini adalah stasiun terbaik untuk naik turun kereta.

Stasiun Solo Jebres lebih lengang

Stasiun Solo Jebres terletak di Purwodiningratan, Jebres, Kota Surakarta. Lokasinya agak nyempil, berbeda dengan Stasiun Solo Balapan yang berada di Banjarsari, dekat sekali dengan pusat keramaian dan kemacetan. Selain itu, di Stasiun Solo Jebres juga lebih lengang. Selama naik dari sini, saat mau boarding, saya hampir tidak pernah antre lama.

Ketika sudah masuk ke ruang tunggu pun selalu bisa duduk di kursi. Sementara kalau naik kereta dari Stasiun Solo Balapan, sudah antrenya lama, ketika masuk ke ruang tunggu pun belum tentu dapat tempat duduk. Terlebih di tempat yang ada charging point-nya.

Selidik punya selidik, Stasiun Solo Jebres memang tidak sepadat Stasiun Solo Balapan. Bahkan ketika hari libur, misalnya malam pergantian tahun.

Mengutip Antara, jelang pergantian tahun 2024 kemarin, kepadatan penumpang di stasiun ini hanya mencapai 881 orang. Angka ini lebih sedikit dari Stasiun Purwosari dan Solo Balapan yang masing-masing kepadatan penumpangnya mencapai 1.844 dan 6.612.

Bisa naik KRL dan banyak kereta jarak jauh berhenti di stasiun ini

Lengangnya Stasiun Solo Jebres juga bisa menjadi pertimbangan tatkala naik KRL. Daripada berdesak-desakan di Solo Balapan, mending naik dari Solo Jebres saja. Mengutip Solopos, pada tahun 2023, penumpang KRL di stasiun ini hanya sekitar 800-1000 orang per harinya, sedangkan di Solo Balapan per harinya mencapai 3.500-4.000 penumpang.

Baca Juga:

4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

Laweyan Solo, Kecamatan yang Jarang Dibicarakan padahal Nggak Kalah dari Banjarsari

Itu baru KRL. Kereta jarak jauh yang berhenti di Stasiun Solo Jebres juga lumayan variatif, kok. Jadi, jangan kira kereta jarak jauh cuma berhenti di Solo Balapan. Memang Joglosemarkerto tidak berhenti di stasiun ini, tapi ada opsi kereta lain yang harganya lebih ekonomis.

Misalnya kamu dari Jakarta mau ke Solo, daripada naik Fajar Utama Solo yang harga tiketnya Rp330 ribu turun di Solo Balapan, mending naik Matarmaja yang harga tiketnya tidak sampai Rp300 ribu turun di Stasiun Solo Jebres. Harga itu bahkan lebih murah dari KA Jayakarta, kereta termurah yang berangkat dari Pasar Senen turun di Solo Balapan (Rp320 ribu).

Stasiun Solo Jebres tidak kebanyakan peron

Salah satu yang saya suka dari Stasiun Solo Jebres adalah tidak kebanyakan peron dan jalur. Hanya ada tiga peron dan delapan jalur di stasiun ini. Kalau di Stasiun Solo Balapan jumlah jalurnya ada 10, begitu pula peronnya. Bagi orang seperti saya yang kadang bingung dan mumet, apalagi baru pertama kali keluar kota, jumlah peron dan jalur lebih sedikit akan memudahkan.

Kalau kebingungan tinggal tanya ke petugas. Setiap jalur dan peronnya kelihatan. Sedangkan di Solo Balapan kita wajib teliti dan cermat karena jumlah peron dan jalurnya lebih banyak. Selain itu, di Solo Balapan ada jalur yang dipisahkan ruang tunggu dan ruang bermain. Bayangkan, mau ke peron saja harus berjalan dari satu koloni ke koloni lainnya.

Dekat pasar jadi gampang kalau mau cari jajan

Satu lagi keunggulan Stasiun Solo Jebres ketimbang Solo Balapan yang rasanya wajib dimasukkan. Ketika keluar dari stasiun, kita bisa langsung ke Pasar Jebres. Tidak perlu pesan becak atau ojek online. Bagi pelancong yang cuma modal nekat dan tidak hafal medan seperti saya, keberadaan stasiun yang dekat dengan pasar sungguh menguntungkan.

Kita tidak perlu berjalan jauh untuk mencari sesuatu yang dibutuhkan. Paling sering sih makanan. Sebagian orang, termasuk saya, ketika mau naik kereta acap kali buru-buru dan kadang tidak sempat makan atau tidak membawa cukup makanan selama perjalanan. Karena malas kulineran di kereta yang harganya mahal dan rasanya ditangkis lidah itu, akhirnya memutuskan menahan lapar selama perjalanan. Harapannya saat turun sudah ketemu warung makan.

Di Stasiun Solo Jebres, saya tidak perlu menahan lapar lebih lama lagi. Tinggal jalan sebentar ke Pasar Jebres. Di sana banyak warung makan yang cukup beragam. Angkringan, warung makan biasa, bakso dan mie ayam, bahkan coffee shop ada di sana.

Barangkali karena lokasinya yang dekat pasar itulah tidak ada outlet Roti’O, KFC, Teh Jawa, dan lain sebagainya di Stasiun Solo Jebres. Menurut saya, ini sesuatu yang inovatif. Di samping mendukung pariwisata, Stasiun Solo Jebres juga mendukung UMKM lokal.

Penulis: Muhammad Arsyad
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Alasan di Balik Nama Stasiun Prambanan Ditulis Brambanan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Juli 2024 oleh

Tags: Kota Solostasiunstasiun keretastasiun solo balapanStasiun Solo Jebres
Muhammad Arsyad

Muhammad Arsyad

Warga pesisir Kota Pekalongan, penggemar Manchester United meski jarang menonton pertandingan. Gemar membaca buku, dan bisa disapa di Instagram @moeharsyadd.

ArtikelTerkait

Stasiun Wates Kulon Progo Dianaktirikan padahal Perlu Perhatian

Stasiun Wates Kulon Progo Dianaktirikan padahal Perlu Perhatian

27 Agustus 2024
5 Kegiatan yang Bisa Dilakukan Jokowi kalau Jadi Pensiunan di Solo Mojok.co kota solo umk solo

Kota Solo Memang Nyaman, tapi UMK-nya Memprihatinkan!

29 Maret 2024
Rekomendasi 5 Tempat di Sekitar Stasiun Solo Balapan yang Bisa Dikunjungi Ketika Mencoba Naik KRL Jogja-Solo

Rekomendasi 5 Tempat di Sekitar Stasiun Solo Balapan yang Bisa Dikunjungi Ketika Mencoba Naik KRL Jogja-Solo

28 Mei 2023
Solo Punya Segalanya, tapi Masih Kalah Pamor sama Jogja

Solo Punya Segalanya, tapi Masih Kalah Pamor sama Jogja

8 Agustus 2025
Kenangan Naik Kereta Api Logawa Waktu Kecil: Jajan Pecel di Atas Kereta hingga Kemalingan Barang Bawaan

Kenangan Naik Kereta Api Logawa Waktu Kecil: Jajan Pecel di Atas Kereta hingga Kemalingan Barang Bawaan

18 Maret 2024
Stasiun Nambo Bogor, Rock Bottom "SpongeBob SquarePants" di Dunia Nyata yang Dihindari para Anker

Stasiun Nambo Bogor, Rock Bottom “SpongeBob SquarePants” di Dunia Nyata yang Dihindari Anker

14 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Lagu Bahasa Inggris Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia (Unsplash)

7 Lagu Bahasa Inggris yang Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia

16 Januari 2026
Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026
Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

19 Januari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

17 Januari 2026
4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.