Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pelayanan Adminduk Surabaya Pantas Diacungi Jempol, dan Bikin Daerah Lain Makin Iri dengan Surabaya

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
28 Januari 2024
A A
Pelayanan Adminduk Surabaya Pantas Diacungi Jempol, dan Bikin Daerah Lain Makin Iri dengan Surabaya jogja kuliah di Jogja

Pelayanan Adminduk Surabaya Pantas Diacungi Jempol, dan Bikin Daerah Lain Makin Iri dengan Surabaya (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pelayanan adminduk Surabaya yang top markotop bakal bikin warga daerah lain makin iri dengan Surabaya. Meski ini bukan MU, tapi, senggol dong!

Pelayanan administrasi kependudukan, atau sering disingkat adminduk, saat ini terbukti merupakan salah satu pelayanan publik yang menjadi momok menakutkan bagi sebagian warga. Khususnya, bagi warga yang tinggal di kota-kota besar. 5 dari 7 warga yang tinggal di kota besar mengakui kalau mengurus administrasi kependudukan adalah hal yang melelahkan. Sebab, tidak jarang, warga yang datang ke kelurahan atau ke kantor desa sering mendapat respons yang kurang menyenangkan. Mulai dari proses antre yang panjang, berkas yang tak kunjung selesai, hingga pelayanan yang tidak ramah.

Namun, ada kabar gembira bagi warga yang tinggal di kota-kota besar seperti di Kota Surabaya. Menurut pengalaman saya, pelayanan adminduk Surabaya layak mendapat apresiasi tinggi. Selain cara pelayanan yang canggih, program dari Pemkot Surabaya dan Dispendukcapil Kota Surabaya juga dinilai sangat efektif. Pasalnya, pelayanan publik yang masih kental dengan kesan menyeramkan itu, kini perlahan-lahan hilang di Surabaya. Dan memang, sudah seharusnya warga Surabaya tidak perlu takut dan kerepotan dalam mengurus hal-hal seperti ini.

Warga yang mengurus keperluan adminduk cukup datang ke balai RW saja

Surabaya memang identik dengan kota besar yang megah. Akan tetapi, Surabaya pada dasarnya juga masih yang memiliki Balai RW yang biasa digunakan sebagai pusat kegiatan warganya. Siapa sangka, ketika saya mulai magang di Dispendukcapil Kota Surabaya dan ditempatkan untuk menjadi pendamping pelayanan adminduk di kantor kelurahan, saya menemukan upaya optimal penggunaan Balai RW.

Di Surabaya, Balai RW bukan hanya sekadar tempat rapat atau lokakarya warga saja. Tetapi juga berfungsi sebagai pengganti kantor kelurahan untuk keperluan pengurusan adminduk.

Pernyataan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan bahwa Pemkot Surabaya sudah berkomitmen untuk menghidupkan kembali balai RW untuk kegiatan administrasi kependudukan (adminduk) pada 2024 ini. Keseriusan Pemkot dibuktikan dengan sudah dituntaskannya renovasi balai RW sebanyak 1.187 unit pada 2023 lalu.

Bayangkan saja, betapa mudahnya warga Surabaya yang ingin mengurus administrasi kependudukan. Mereka tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor kelurahan, melainkan mereka cukup melangkah ke Balai RW terdekat tanpa harus menghadapi antrean yang mengular di kantor. Sejauh pengalaman saya menjadi bagian dari Dispendukcapil Kota Surabaya, inilah salah satu kelebihan yang membuat pelayanan adminduk Surabaya menjadi lebih manusiawi dan memudahkan warga. Maka, tidak heran jika masyarakat setempat semakin merasa akrab dengan lingkungan RW mereka.

Proses yang cepat, tidak kurang dari 24 jam berkas jadi

Jika kalian pernah mengurus administrasi kependudukan di tempat lain, saya bisa jamin kalau kalian akan sangat familiar dengan antrean yang tak kunjung habis. Ditambah lagi dengan prosesnya yang berlarut-larut. Akan tetapi, di kota yang saat ini saya tempati, Surabaya, saya pastikan kalian sangat bisa bernapas lega. Pasalnya, proses Adminduk yang diarahkan oleh Dispendukcapil Kota Surabaya sangat cepat, bahkan tidak sampai 24 jam.

Baca Juga:

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Hal ini sesuai janji Pemkot Surabaya yang akan membuat segala pengurusan adminduk harus selesai kurang dari 24 jam, kecuali pengajuan KTP fisik. Misalnya, seperti pembuatan Kartu Keluarga baru, pecah KK, pergantian status di KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian, dan pengajuan pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) harus sehari jadi.

Cak Eri juga menekankan bahwa peningkatan akses warga dari kantor kelurahan ke balai RW juga harus dibarengi dengan proses yang tepat dan cepat. Bagi saya, pelayanan yang efisien ini tentu saja membuat warga lebih nyaman. Serta tidak perlu khawatir kehilangan waktu berharga mereka untuk hal-hal lain.

Pengajuan adminduk yang canggih melalui aplikasi Klampid New Generation (KNG)

Selain pemanfaatan Balai RW dan proses yang cepat, Kota Surabaya juga tidak ketinggalan dalam pemanfaatan teknologi. Pengalaman saya menjadi pendamping pelayanan adminduk Surabaya, setiap petugas setidaknya memiliki satu akun aplikasi KNG, baik petugas yang ada di kantor kelurahan maupun di balai RW. Bahkan, beberapa sosialisasi juga sudah dilakukan agar aplikasi KNG dapat diakses oleh setiap warga Surabaya.

Sebuah program yang canggih, bukan?

Melalui aplikasi KNG, warga bisa mengajukan berbagai permohonan adminduk secara online tanpa harus datang ke kantor. Konotasi kantor kelurahan selalu ramai, antre, dan merepotkan sudah tidak akan pernah terjadi dalam beberapa masa ke depan. Sebab, penggunaan teknologi ini memberikan kemudahan akses bagi warga yang mungkin terkendala oleh jarak atau kesibukan. Dengan begitu, warga dapat mengurus administrasi kependudukan mereka kapan pun dan di mana pun.

Menurut pengalaman saya, pelayanan adminduk Surabaya memang layak mendapat acungan jempol. Melalui pemanfaatan Balai RW, proses yang cepat, dan aplikasi Klampid New Generation yang canggih, warga dapat mengurus administrasi kependudukan dengan lebih mudah, efisien, dan nyaman.

Dari situ, Kota Surabaya telah membuktikan bahwa pelayanan publik bisa dihadirkan tanpa menimbulkan ketakutan atau kerepotan bagi warganya. Dan, program ini bikin daerah-daerah lain makin iri dengan Surabaya.

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Sebenarnya, Surabaya Maunya Jadi Apa?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Januari 2024 oleh

Tags: adminduk surabayaantreanpelayananpemkot surabayaSurabaya
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

bahasa di wakatobi pelestarian lingkungan sepak bola bajo club wakatobi poasa-asa pohamba-hamba mojok

Wakatobi, Surabaya, dan Jogja: Mana yang Lebih Layak untuk Ditinggali?

29 November 2020
Sidoarjo dan Surabaya Isinya Salah Paham, Bikin Kecewa Saja (Unsplash)

Kebohongan Surabaya yang Bikin Sidoarjo Kelihatan Terbelakang Padahal Lebih Lengkap Sebagai Sebuah Daerah

21 Januari 2026
Betapa Problematiknya Trans Semanggi Surabaya: Waktu Kedatangan yang Tak Bisa Diprediksi, Nunggu Sampai Lumutan!

Betapa Problematiknya Trans Semanggi Surabaya: Waktu Kedatangan yang Tak Bisa Diprediksi, Nunggu Sampai Lumutan!

26 Maret 2024
Saya Kapok Naik Becak Motor dari Stasiun Surabaya Pasarturi, Tarifnya Setara Naik Taksi Mojok.co

Saya Kapok Naik Becak Motor dari Stasiun Surabaya Pasarturi, Tarifnya Setara Naik Taksi

24 Februari 2024
10 Oleh-oleh Khas Surabaya selain Sambal Bu Rudy dan Kaos Cak Cuk Terminal Mojok

10 Oleh-oleh Khas Surabaya selain Sambal Bu Rudy dan Kaos Cak Cuk

8 Januari 2022
Banjir Surabaya yang Tak Kunjung Selesai Bikin Warga Surabaya (Makin) Rindu dengan Bu Risma

Banjir di Surabaya yang Tak Kunjung Selesai Bikin Warga Surabaya (Makin) Rindu dengan Bu Risma

19 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.