Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

Alienoid: Blockbuster Fantasi Penuh Aksi dan Komedi dari Korea Selatan

Rizal Nurhadiansyah oleh Rizal Nurhadiansyah
28 Juli 2022
A A
Alienoid Blockbuster Fantasi Penuh Aksi dan Komedi dari Korea Selatan Terminal Mojok

Alienoid Blockbuster Fantasi Penuh Aksi dan Komedi dari Korea Selatan (Instagram Cinepolis Indonesia)

Share on FacebookShare on Twitter

Sinema Korea Selatan bangkit secara pesat setelah dua tahun pandemi. Beberapa film blockbuster sudah ditonton jutaan penonton. Misalnya, yang terbanyak dari beberapa bulan ke belakang adalah The Roundup. Beberapa judul film Korea Selatan lainnya pun berangsur meraih angka penonton yang jauh lebih baik daripada rilisan tahun lalu. Hal ini sepertinya turut menjadi berkah untuk Choi Dong Hoon, sutradara yang sudah menelurkan banyak film populer seperti Tazza: The High Rollers, Jeon Woo-chi: The Taoist Wizard, The Thieves, hingga Assassination. Film terbarunya, Alienoid, berhasil ditonton sebanyak satu juta kali hanya dalam tujuh hari tayang.

Seperti The Roundup, Alienoid juga cukup diminati di Indonesia. Meski secara angka, layar yang tersedia di sini masih tidak lebih banyak daripada film-film Hollywood dan lokal. Di samping itu, saya melihat kebanyakan penonton Indonesia terhibur oleh film ini—bagus, karena kalau ramai bisa tambah showtime, sehingga kamu yang sedang membaca ulasan ini punya kesempatan lebih besar untuk menontonnya di layar lebar.

Kamu mungkin bertanya-tanya mengapa banyak yang suka dengan film ini. Memangnya tentang apa, sih? Sebelum lanjut membaca, kamu bisa melihat cuplikan trailernya berikut.

Alienoid menceritakan Sang Penjaga (Kim Woo Bin) dan Thunder (Kim Dae Myung), si robot pintar yang menjalankan misi sebagai penjaga penjara alien. Penjara alien tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah otak manusia. Mereka berdua harus menjaga agar para alien tidak kabur dan membuat kekacauan di bumi. Namun, ada alien yang berhasil lepas dari tubuh seorang detektif bernama Moon Do Seok (So Ji Sub) dan berusaha membebaskan alien lainnya. Jika itu terjadi, dunia bisa kiamat. 

Film blockbuster satu ini berlatar di dua zaman yang berbeda, yaitu Dinasti Goryeo dan Korea Selatan modern. Sang Penjaga dan Thunder juga melakukan perjalanan waktu untuk bertarung dengan alien-alien tersebut. Mereka harus mendapatkan Bilah Ilahi yang berkaitan dengan para alien.

Selain Sang Penjaga dan Thunder, ada Muruk (Ryu Jun Yeol) si dukun sableng yang bisa mengeluarkan dua siluman kucing dari kipasnya, Lee Ahn (Kim Tae Ri) perempuan yang dipercaya bisa menembakkan petir, duo Heug Seol (Yeon Jung Ah) dan Cheong Woon (Jeon Woo Jin) dengan peralatan sihir nyeleneh mereka, dan Jajang (Kim Eui Sung) pemimpin geng rahasia di Goryeo ikut memburu Bilah Ilahi.

Alienoid menjadi sajian yang sangat menghibur. Film ini mampu membuat seisi bioskop tertawa oleh humor-humornya, dan beberapa kali saya mendengar ada yang bertepuk tangan kala menyaksikan adegan bertarung yang memiliki koreografi jempolan. 

Alienoid tampil sebagai film proyek Choi Dong Hoon paling ambisius. Seambisius apa, sih? CGI, memadukan banyak genre ke dalam satu film, worldbuilding yang cukup berani (walaupun nyeleneh), dan menyatukan cerita dari dua zaman. Sejauh ini, Alienoid memang yang paling ambisius dari semua karya Choi Dong Hoon. Di samping itu, film ini juga memiliki sokongan dana yang tidak murah. Tidak heran, ada banyak penerapan efek visual yang terkesan megah dan dibintangi aktor-aktor kenamaan. 

Baca Juga:

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

3 Sisi Gelap Jembatan Suramadu yang Bikin Wisatawan Enggan Balik Lagi ke Madura

Salah satu faktor kesuksesan film blockbuster ini, menurut saya, ada pada konsep dan perpaduan genre yang mulus. Ada kedewasaan dalam cara Choi Dong Hoon mengarahkan film ini. Jika tidak diarahkan oleh orang yang tepat, Alienoid hanya akan berakhir menjadi film yang terlalu pretensius. Namun, Choi Dong Hoon mampu memadukan fantasi, aksi, komedi, dan sci-fi tanpa tersendat-sendat. Penonton tidak merasakan peralihan genre yang tegas, semuanya mengalir dengan deras. 

Kalau saya ditanya, apakah ada bagian yang saya favoritkan, maka jawabannya adalah sekuens aksi dan komedi. Terutama saat kedua elemen tersebut disatukan. Ada bagian di babak ketiga film yang sangat saya suka. Tentu, kamu harus menontonnya sendiri. Tapi, sedikit bocoran untukmu: saya melihat ada pengaruh dari style nyelenehnya Stephen Chow di sini. 

Selain itu, jajaran aktor juga menampilkan performa apik mereka. Ryu Jun Yeol dengan mudah mampu menyampaikan celotehan dan tindakan yang komikal ditambah Yeom Jung Ah dan Cho Woo Jin yang setiap kali muncul menjadi scene stealers. Sementara Kim Woo Bin dan Kim Tae Ri muncul sebagai action hero yang berkarisma. Semua aktor termasuk para cameo bekerja keras dan itu terlihat di layar. Performa yang memukau!

Sebagus apa pun sebuah film, tentu tidak luput dari kekurangan. Alienoid memang tampil gagah sebagai blockbuster sejati dengan robot-robot yang mengeluarkan laser dari tangan macam Iron Man, alien, pesawat macam UFO, dan lain-lain. Namun, secara penuturan cerita, tidak selalu mulus. Ada satu hal yang mengganggu saya, yaitu peralihan waktu yang dibuat misterius padahal tidak perlu. Choi Dong Hoon berusaha menciptakan misteri, tapi malah membuat konsep besarnya tampak lebih rumit. Padahal kalau dibuat gamblang, akan lebih mudah dicerna. 

Secara keseluruhan, Alienoid adalah film blockbuster yang menghibur dan cocok ditonton di layar lebar dan audio yang menggelegar. Kamu tidak akan kecewa, bahkan ketika membandingkannya dengan film-film MCU. Malah dari segi cerita, Alienoid lebih bagus menurut saya. 

Sebagai informasi tambahan, Alienoid memiliki bagian kedua yang akan tayang pada tahun 2023 mendatang. Kabarnya, karakter yang diperankan Lee Ha Nee akan memiliki peran yang sentral setelah di film bagian pertama ini hanya tampil sebagai cameo. 

Alienoid masih tayang di bioskop, lho. Gas tonton~

Penulis: Rizal Nurhadiansyah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Film Horor Korea Nggak Biasa yang Tak Boleh Dilewatkan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2022 oleh

Tags: AlienoidFilm BlockbusterFilm Korea SelatanKorea Selatanpilihan redaksi
Rizal Nurhadiansyah

Rizal Nurhadiansyah

Pemerhati sinema yang menganggap hidup adalah film dengan naskah yang belum selesai. Aktif menulis cerpen dan puisi. Menggunakan media sosial untuk studi banding karakter manusia.

ArtikelTerkait

Tulangan Sidoarjo: Daerah Perbatasan yang Nyaman, Cocok Jadi Tempat Pensiunan Mojok.co

Tulangan Sidoarjo: Daerah Perbatasan yang Nyaman, Cocok Jadi Tempat Pensiunan

16 Februari 2024
Takut dan Benci pada Robot? Sama Robot SPOT, Kamu Akan Selalu Merindukannya! mojok.co

Takut dan Benci pada Robot? Sama Robot SPOT, Kamu Akan Selalu Merindukannya!

3 November 2021
UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

19 Januari 2026
Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib

Gunung Pegat, Gunung Belah, dan Giribelah, 3 Gunung di Wonogiri yang Bikin Bingung

5 Juni 2023
Tips untuk Sineas agar Filmnya Tembus 6 Juta Penonton kayak KKN di Desa Penari Terminal Mojok.co

Tips untuk Sineas agar Filmnya Tembus 6 Juta Penonton kayak KKN di Desa Penari

17 Mei 2022
3 Alasan Mengapa Persepsi Uang Panai' Mahal Itu Adalah Kewajaran terminal mojok

3 Alasan Mengapa Persepsi Uang Panai’ Mahal Itu Wajar

27 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Butuh Kreativitas (Wikimedia Commons)

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

20 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026
5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026
KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi (Unsplash)

KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi

17 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

17 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.