Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Wisata Air di Jogja yang Cocok untuk Tradisi Padusan

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
29 Maret 2022
A A
5 Wisata Air di Jogja yang Cocok untuk Tradisi Padusan Terminal Mojok

5 Wisata Air di Jogja yang Cocok untuk Tradisi Padusan (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, jika sirup Marjan sudah mendominasi iklan di televisi serta lagu “Ramadan Tiba” milik Opick sudah menggema di jagat TikTok, tanda bahwa paklik saya sebentar lagi mudik. Ya, Ramadan segera tiba dan paklik berencana tahun ini akan pulang ke kampung halaman.

Kemarin sore, paklik yang kerap saya panggil Pak Pon itu menelepon mbakyunya alias ibu saya. Blio memberi tahu bahwa tahun ini akan menjalankan tradisi padusan di rumah saja. Obrolan berdurasi sekitar 30 menit itu dihabiskan untuk mengenang masa lalu saat ibu saya dan Pak Pon kerap melakukan tradisi padusan di kali atau sungai yang ada di belakang rumah.

Padusan yang berasal dari kata adus (mandi) merupakan tradisi masyarakat Jawa untuk menyucikan diri dan jiwa raga sebelum menunaikan ibadah puasa Ramadan. Dulunya, tradisi ini dilakukan dengan cara berendam di sungai atau sumber mata air lainnya. Selain untuk menyucikan diri, tradisi padusan juga menjadi momentum untuk introspeksi diri dari berbagai kesalahan.

Seiring berjalannya waktu, tradisi padusan mulai mengalami pergeseran nilai. Yang dulunya hanya dilakukan seorang diri, kini dimanfaatkan para kawula muda untuk mengunjungi tempat-tempat wisata yang terdapat sumber mata air. Nah, bagi Anda yang ingin menjalankan tradisi padusan, berikut sejumlah wisata air di Jogja yang bisa jadi pilihan.

#1 Ledok Sambi, Sleman

Beberapa waktu lalu, saya dan kawan-kawan mengunjungi wisata air Ledok Sambi. Destinasi wisata yang terletak di Jalan Kaliurang KM. 19, Pakem, Sleman, ini merupakan sungai di sebuah lembah.

Di tempat ini, para wisatawan bisa bermain air sepuasnya. Selain itu, pengunjung juga bisa memesan makanan sembari duduk di tepi sungai yang ditumbuhi pohon-pohon yang rindang. Anda tidak perlu repot-repot membawa tikar dari rumah karena di sini disediakan fasilitas tikar yang bisa dibayar sukarela.

Ledok Sambi, Sleman (Rifky Naufaldy/Shutterstock.com)

Tak hanya memiliki air yang begitu jernih, wisata Ledok Sambi juga memiliki panorama alam yang indah dan memesona. Tak heran jika tempat wisata ini selalu ramai dikunjungi wisatawan saat akhir pekan dan hari libur tertentu.

#2 Grojogan Watu Purbo, Sleman

Grojogan Watu Purbo merupakan tempat pemandian alami yang cocok untuk padusan. Air terjun ini berasal dari enam dam yang memiliki ketinggian sekitar 10 meter. Pemandangan yang eksotis di kawasan grojokan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Baca Juga:

3 Tempat Wisata Underrated di Lebak Banten yang Perlu Perhatian Pemerintah Setempat

Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang, Tempat Terbaik bagi Saya Menghilangkan Kesedihan

Dulunya, objek wisata yang dibangun pada 1975 ini berfungsi untuk menahan aliran jika terjadi erupsi Merapi atau lahar dingin. Kemudian pada November 2020 lalu, tempat ini diresmikan sebagai kawasan wisata. Jika cuaca cerah, pengunjung dapat melihat kokohnya Gunung Merapi.

Air terjun di Grojogan Watu Purbo (Shutterstock.com)

Tempat wisata yang berada di Dusun Bangunrejo, Desa Merdikorejo, Kecamatan Tempel, Sleman, ini tergolong wisata alam yang masih baru. Untuk itu, pengunjung tidak dikenakan biaya masuk restribusi atau membayar seikhlasnya.

#3 Kali Ngreneng, Gunungkidul

Salah satu wisata air yang cocok untuk tradisi padusan selanjutnya adalah Mata Air Sri Mulih atau masyarakat setempat menyebutnya Kali Ngreneng. Wisata air ini masih tergolong asri dan tampak alami karena belum banyak dikunjungi para wisatawan. Tak heran jika air di Kali Ngreneng masih sangat jernih dan bersih.

Wisata yang berada di Dusun Wediutah, Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu, Gunungkidul, ini di sekelilingnya ditumbuhi banyak pohon resan yang rindang. Sementara sumber mata air ini berasal dari celah gua kecil yang di sampingnya terdapat kolam.

Uniknya, air di Kali Ngreneng berwarna biru hingga menyerupai telaga biru. Hal ini yang kemudian membuat Kali Ngreneng kerap digunakan oleh warga setempat untuk mandi. Jernihnya air dan sejuknya suasana di kawasan wisata alam ini, sangat cocok dijadikan tempat untuk padusan.

#4 Air Terjun Sri Getuk, Gunungkidul

Air Terjun Sri Getuk menjadi wisata air di Gunungkidul yang ramai dikunjungi para wisatawan. Objek wisata yang terletak di samping Sungai Oyo, tepatnya di Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Gunungkidul, ini merupakan sumber mata air yang berasal dari beberapa mata air, lalu mengalir menjadi Air Terjun Sri Getuk.

Selain cocok untuk jeguran atau renang, Air Terjun Sri Getuk juga memiliki wahana flying fox dengan panjang lintasan sekitar 350 meter. Nantinya, para wisatawan bisa melintas hingga Sungai Oyo. Banyaknya pohon yang tumbuh di sekitar air terjun juga membuat wisatawan betah untuk berlama-lama di tempat ini.

Air Terjun Sri Gethuk (Shutterstock.com)

Bagi Anda yang berencana ingin padusan di Gunungkidul, Air Terjun Sri Getuk bisa menjadi pilihan menarik untuk dikunjungi. Cukup membayar biaya retribusi sebesar Rp10 ribu, Anda sudah bisa mandi sepuasnya di tempat ini.

#5 Curug Pulosari, Bantul

Wisata air yang cocok untuk padusan lainnya, yaitu Curug Pulosari. Air terjun yang berada di Dusun Njurug, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul, ini memiliki air yang masih sangat jernih dan asri sehingga cocok untuk padusan.

Curug atau air terjun di tempat ini hanya memiliki ketinggian kurang lebih 5 hingga 7 meter. Meski begitu, pengunjung dapat menikmati pemandangan air terjun yang indah di alam terbuka. Suasana sunyi dan diiringi gemercik air yang mengalir, membuat wisata alam satu ini dijamin bisa menentramkan hati.

Itulah beberapa rekomendasi tempat padusan di Jogja yang bisa jadi pilihan. Selamat padusan dan menyongsong detik-detik bulan Ramadan. Ramadan tiba, Ramadan tiba, Marhaban, ya… Gas!

Penulis: Jevi Adhi Nugraha
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Maret 2022 oleh

Tags: air terjuntradisi padusanwisata air
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

Salah satu spot wisata di Air Terjun Kedung Kayang Magelang (Doc/Dhimas Muhammad Yasin)

8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Wisata ke Air Terjun Kedung Kayang Magelang

11 Desember 2022
Air Terjun Singokromo, Wisata Air Kebanggan Warga Nganjuk Selatan Mojok.co

Air Terjun Singokromo, Wisata Air Kebanggan Warga Nganjuk Selatan

26 Agustus 2024
Menikmati Sisi Magis dan Eksotis Air Terjun Madakaripura MOJOK.CO

Menikmati Sisi Magis dan Eksotis Air Terjun Madakaripura

16 Agustus 2020
Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang, Tempat Terbaik bagi Saya Menghilangkan Kesedihan

Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang, Tempat Terbaik bagi Saya Menghilangkan Kesedihan

8 Mei 2025
3 Air Terjun di Indonesia yang Tidak Boleh Dikunjungi Calon Pengantin Terminal Mojok

3 Air Terjun di Indonesia yang Tidak Boleh Dikunjungi Calon Pengantin

28 Mei 2022
3 Air Terjun Dekat Kota Jogja yang Sayang untuk Dilewatkan Terminal mojok

3 Air Terjun Dekat Kota Jogja yang Sayang untuk Dilewatkan

20 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan Pembayaran QRIS ke Pembeli  Mojok.co

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

17 Januari 2026
5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok  Mojok.co

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

18 Januari 2026
Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan  Mojok.co

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

19 Januari 2026
Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

15 Januari 2026
5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo Mojok.co

5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo

15 Januari 2026
Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal mojok.co

Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.