Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Air Terjun di Indonesia yang Tidak Boleh Dikunjungi Calon Pengantin

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
28 Mei 2022
A A
3 Air Terjun di Indonesia yang Tidak Boleh Dikunjungi Calon Pengantin Terminal Mojok

3 Air Terjun di Indonesia yang Tidak Boleh Dikunjungi Calon Pengantin (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, saya pernah menulis di Terminal Mojok tentang sejumlah jalan di Jogja yang tidak boleh dilewati pengantin baru. Intinya, sepasang pengantin baru yang nekat melewati jalan tersebut akan ketiban sial dan mendapatkan malapetaka.

Sejak tulisan itu terbit, tidak sedikit para pembaca yang ikut berkomentar serta memberi informasi mengenai jalan yang tidak boleh dilewati pengantin baru di daerahnya masing-masing. Ternyata, ada beberapa jalan di sejumlah daerah yang juga tidak boleh dilewati pengantin baru, seperti Gunung Pegat di Ponorogo, Jalan Kapten Ismail Tegal, Gunung Pegat di Wonogiri, dan lainnya.

ADVERTISEMENT

Selain jalan, ada juga sejumlah tempat wisata air terjun di Indonesia yang tidak boleh dikunjungi calon pengantin. Konon, jika ada pasangan kekasih yang mengunjungi tempat ini tidak langgeng, tidak akan sampai di pelaminan, dan akan ketiban sial. Berikut sejumlah air terjun di Indonesia yang tidak boleh dikunjungi calon pengantin.

#1 Air Terjun Coban Rondo, Malang

Kabupaten Malang memiliki banyak tempat wisata yang selalu menarik untuk dikunjungi, salah satunya Air Terjun Coban Rondo. Obyek wisata yang terletak di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, ini memiliki panorama alam yang indah dan memesona.

Di balik keindahan alamnya yang masih tampak begitu asri, Air Terjun Coban Rondo juga memiliki legenda yang sudah beredar luas di masyarakat. Cerita berawal saat sepasang pengantin baru, Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusuma, yang mengunjungi Gunung Anjasmara. Sebelumnya, pasangan pengantin ini dilarang oleh orang tuanya agar tidak pergi ke gunung ini, tetapi keduanya tetap nekat untuk mengunjunginya.

Air Terjun Coban Rondo di Malang (Shutterstock.com)

Di tengah perjalanan, pasangan pengantin baru tersebut bertemu dengan Joko Lelona. Melihat kecantikan Dewi Anjarwati, Joko Lelono pun terpikat dan berusaha ingin merebut Dewi Anjarwati dari tangan Raden Baron. Hingga akhirnya, perkelahian pun terjadi, lalu Raden Baron meminta agar Dewi Anjarwati bersembunyi di tempat yang ada air terjunnya.

Singkat cerita, akhirnya kedua pria yang berkelahi tersebut tewas dan Dewi Anjarwati menjadi seorang janda. Hal ini yang kemudian menjadi cikal bakal air terjun ini diberi nama Coban Rondo. Sampai saat ini, pengantin baru yang usia pernikahannya belum genap 40 hari dilarang untuk mengunjungi air terjun yang ada di Malang ini.

#2 Curug Baturaden, Banyumas

Tempat wisata Baturaden berada di sebelah utara kota Purwokerto, tepatnya di sebelah selatan Gunung Slamet. Letaknya yang berada di lereng gunung, membuat wisata Baturaden memiliki hawa sejuk dan cukup digini pada waktu malam hari. Suasana yang masih tampak asri dan alami dimanfaatkan para traveler untuk camping ground atau kemah.

Baca Juga:

Upin Ipin Serial TV yang Tampak Aman untuk Anak-Anak, tapi Aslinya Bisa Merusak kalau Ditonton Tanpa Dampingan Orang Dewasa

10 Hari di Taiwan Bikin Sadar kalau Kualitas Hidup di Indonesia Sudah Tertinggal Jauh

Ada banyak spot menarik di lokawisata Baturaden, salah satunya curug atau air terjun Baturaden. Suasananya yang sejuk, jernihnya air, dan indahnya pemandangan di sekitar, membuat air terjun di Baturaden begitu memesona. Namun, bagi para calon pengantin, sebaiknya berpikir ulang untuk mengunjungi tempat ini.

Konon, calon pengantin yang datang ke air terjun di Baturaden tidak akan langgeng (Shutterstock.com)

Sejak zaman dahulu, beredar mitos bahwa setiap pasangan yang datang ke tempat ini, hubungannya tidak langgeng. Hal ini tidak lepas dari legenda mengenai cerita pasangan Batur dan Raden. Konon, Raden adalah anak seorang bupati yang berpacaran dengan pembantu atau yang masyarakat Jawa disebut Batur.

Kedua pasangan tersebut tidak disetujui oleh orang tua mereka. Akhirnya, hubungan percintaan Raden dan Batur harus kandas di tengah jalan. Sejak saat itu, tidak sedikit orang percaya bahwa calon pengantin yang datang ke tempat ini hubungan mereka akan bubar.

#3 Air Terjun Nglirip, Tuban

Salah satu air terjun yang tidak boleh dikunjungi calon pengantin lainnya adalah Air Terjun Nglirip di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Konon, setiap calon pengantin yang datang ke tempat ini akan putus kurang dari 40 hari jika bermesraan di lokasi. Mitos ini tidak lepas dari legenda tetang pasangan kekasih yang tidak direstui orang tuanya.

Menurut cerita yang beredar di masyarakat, zaman dahulu ada pasangan kekasih yang berbeda kasta. Sang pria adalah seorang keturunan raja yang kaya raya, sedangkan sang gadis merupakan anak seorang petani miskin. Meski hubungan mereka tidak direstui, sang pria nekat tetap ingin menikahi gadis tersebut.

Air Terjun Nglirip di Tuban (Shutterstock.com)

Melihat sang putra tidak menuruti kemauannya, akhirnya sang ayah menyuruh pengawalnya untuk menghabisi nyawa putranya tersebut. Setelah sang putra bangsawan telah tiada, sang gadis meratapi kesedihannya dan bersemedi di dalam gua yang tersembunyi di balik Air Terjun Nglirip.

Itulah tiga air terjun di Indonesia yang tidak boleh dikunjungi pengantin baru menurut cerita masyarakat setempat. Terlepas rasa percaya dan tidak percaya, nyatanya mitos tersebut masih beredar luas di kalangan masyarakat setempat. Yang jelas, urusan jodoh, mati, dan rezeki, tentunya semua di tangan Tuhan.

Penulis: Jevi Adhi Nugraha
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Bulan Menurut Primbon yang Nggak Baik untuk Pesta Pernikahan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Mei 2022 oleh

Tags: air terjuncalon pengantinIndonesiaMitos
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

hamil satu jam penjelasan kehamilan samar cryptic pregnancy mojok.co

Hamil Satu Jam Lalu Melahirkan Bukan Keajaiban, Malih. Itu Namanya Kehamilan Samar.

24 Juli 2020
bahasa slang g

Nostalgia Bahasa Slang Iginigi

7 Juli 2019
Trowulan, Daerah di Mojokerto yang (Hampir) Tak Mungkin Kena Banjir

Trowulan, Daerah di Mojokerto yang (Hampir) Tak Mungkin Kena Banjir

15 Maret 2024

3 Kasus di Drama Korea ‘Law School’ yang Bisa Ditemukan di Indonesia

9 Juni 2021
nama daerah paling cantik bagus di indonesia mojok

7 Nama Daerah di Indonesia Rasa Luar Negeri, dari Boalemo sampai Yahukimo

23 April 2020
Sungguh Malang Nasib Orang yang Nggak Doyan Makan Durian terminal mojok.co

Sulitnya Menjadi Penyuka Durian Di Antara Mereka yang Tidak Menyukai Durian

16 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Kuliner Madura selain Sate yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

Jangan cuma mengingat stereotip negatifnya, nyatanya orang Madura itu jago banget masak

10 Agustus 2026
Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

7 Agustus 2026
Kawasan Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

Jangan ke Surabaya Utara saat siang hari, jalannya bikin emosi, panasnya nggak masuk akal!

10 Agustus 2026
Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian Mojok.co

Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian

10 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
Nalar Cacat Kepala Sekolah yang Menganggap Enteng Bullying pada Siswa

Penyelesaian bullying di sekolah hanya dengan permintaan maaf adalah bukti bahwa hal ini nggak pernah dianggap serius

8 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.