Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

5 Film Anime Underrated biar Kamu Nggak Tahu Your Name Aja

Raynal Payuk oleh Raynal Payuk
28 September 2021
A A
5 Film Anime Underrated biar Kamu Nggak Tahu Your Name Aja terminal mojok.co

5 Film Anime Underrated biar Kamu Nggak Tahu Your Name Aja terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kesuksesan film anime Your Name (Kimi no Na Wa) pada 2016 bisa dibilang salah satu titik balik dari karier Makoto Shinkai dan popularitas anime secara global. Bisa dibilang Your Name adalah salah satu film anime paling terkenal. Nggak mengejutkan kalau ia berhasil menjadi film anime pertama (selain karya Hayao Miyazaki) yang berhasil mencatatkan pendapatan lebih dari 100 juta USD.

Jika melihat popularitas film Miyazaki bahkan di kalangan bukan pecinta anime, bisa dibilang Shinkai berhasil menembus pasar di luar target tradisional film anime. Tentunya, ini bukti bahwa karya Shinkai bisa memikat banyak orang termasuk mereka yang jarang nonton anime.

Namun, masih banyak film anime yang menurut saya kurang tenar alias underrated walaupun punya potensi sama dengan Your Name. Potensi maksud saya adalah dalam menggaet minat penonton bahkan dari kalangan non penonton anime reguler. Berikut rekomendasi beberapa film anime underrated yang patut ditonton.

#1 The Night is Short, Walk on Girl

Jika kalian jatuh cinta dengan plot romansa Your Name, saya jamin kalian juga akan suka The Night is Short, Walk on Girl. Anime ini bercerita tentang seorang mahasiswa tanpa nama yang jatuh cinta pada pandangan pertama dengan seorang mahasiswi energetik dan supel. Sebagai seorang yang supel, si mahasiswi selalu berani mencoba pengalaman baru atau bercengkerama dengan orang baru. Dalam upayanya menggaet hati sang mahasiswi, protagonis kita malah tersedot ke dalam kehidupan malam Kyoto, bersama orang-orang aneh di sekitar si mahasiswi.

Secara premis, film arahan sutradara Masaaki Yuasa ini sangatlah simpel. Namun, eksekusi dari visualnya nggak bisa dibilang simpel. Kalau kalian pernah nonton anime Yuasa lainnya seperti Devilman Crybaby atau Tatami Galaxy, kalian pasti tahu Yuasa nggak bakal buat anime kalau secara visual tidak out of box. Yuasa di sini berhasil menangkap elemen magis dari novel Tomihiko Morimi dalam style-nya yang penuh warna. Buat kalian yang ingin nonton film romansa dengan visual unik, The Night is Short, Walk on Girl adalah jawabannya.

#2 Redline

Kalau Anda cari anime dengan setting laga, Redline harus jadi tontonan wajib. Film buatan studio favorit banyak wibu (Madhouse) ini diproduksi selama 7 tahun dengan lebih dari 100 ribu gambar. Tim sutradara Takeshi Koike dkk berhasil membuat salah satu film anime dengan visual paling imajinatif.

Premisnya pun sederhana, yaitu seorang pembalap bernama JP berusaha memenangkan turnamen balapan paling bergengsi di galaksi ini. Dalam balapan ini, semua trik dan tipu daya dapat dilakukan untuk memastikan kemenangan. Walaupun memiliki plot sederhana, inti dari film ini bukan terletak pada jalan ceritanya, tapi visualnya. Bisa dibilang kru animator di balik film ini mengeluarkan segala kreativitas mereka saat menganimasikan Redline. Jelas bahwa Redline akan memanjakan baik mata maupun adrenalin Anda.

#3 Millennium Actress

Walaupun meninggal di umur yang masih produktif, almarhum Satoshi Kon meninggalkan banyak karya fenomenal yang berhasil memikat berbagai kalangan, dari penonton anime biasa hingga kritikus film barat. Jika Perfect Blue dan Paprika bisa dibilang dua karyanya paling terkenal, Millennium Actress adalah yang paling underrated.

Baca Juga:

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Mikutopia Kota Batu, Hidup Dihantui Macet, Berisik, dan Waswas dengan Ancaman Bencana Ekologis Masa Depan

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Di Millennium Actress, sebuah studio film legendaris memutuskan untuk tutup pintu. Dua orang wartawan lalu memutuskan untuk mewawancarai aktris paling terkenal dari studio tersebut, Chiyoko Fujiwara.

Dalam wawancara tersebut, Chiyoko menceritakan pertemuannya dengan seorang seniman anti-perang yang bersembunyi di gudang rumahnya saat dia remaja. Sang seniman memberikan Chiyoko sebuah kunci sebelum memutuskan kabur dari kejaran polisi militer. Berpegang pada kunci tersebut, Chiyoko memutuskan untuk menjadi aktris agar dapat dapat bertemu kembali dengannya dan memulai pencarian puluhan tahun terhadap sang seniman

Saat Chiyoko memulai menceritakan kembali kisah hidupnya, film Millennium Actress berubah sekejap menjadi cerita dalam cerita. Di mana kejadian dalam kisah hidup Chiyoko terpampang di layar layaknya adegan dari salah satu film yang pernah dibintanginya. Di sinilah, Kon berusaha transisi adegan inovatifnya untuk membaurkan batas realita dan fantasi. Hingga sekarang, belum ada satu pun sutradara anime memiliki gaya penyuntingan transisi adegan layaknya Kon. Nggak berlebihan kalau karya Kon seperti Millennium Actress disebut sebagai anime yang tidak ada perbandingannya.

#4 Patlabor 2: The Movie

Buat kalian penggemar genre sci-fi, film Ghost in the Shell mungkin tidak lagi asing terdengar di telinga. Film garapan sutradara Mamoru Oshii ini berhasil menjadi fenomena internasional dan salah satu film anime paling ikonik. Namun, film terdahulu Oshii, Patlabor 2: The Movie, juga nggak kalah menariknya.

Ia bercerita tentang serangan teroris misterius di Tokyo yang menciptakan krisis politik antara Pemerintah Jepang & Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF). Inspektur Kiichi Goto dan Shinobu Nagumo dari Kepolisian Tokyo dipaksa berpacu dengan waktu untuk mengungkap aktor di dalam JSDF yang tidak puas akan kebijakan pertahanan Jepang pascaperang dunia ke-2.

Lewat premis tersebut, Oshii berusaha mengeksplorasi status quo politik terkait keberadaan JSDF di negara yang konstitusinya melarang perang dan keberadaan militer tetap. Sebagai anime dengan tema sangat spesifik fokus dengan situasi politik lokal di Jepang, Patlabor 2 mungkin rada susah diikuti buat mayoritas penonton asing.

Namun, berbagai perdebatan filosofis terkait justifikasi perang hingga ilusi perdamaian di film ini, layak menjadi bahan diskusi penonton dari negara mana pun. Arahan Oshii juga membuat adegan intrik dalam film ini layak bersanding dengan film-film thriller dari Hollywood. Sangat cocok untuk kalian yang ingin film anime dengan alur lebih kompleks.

#5 Time of Eve

Pada 2008, sutradara Yasuhiro Yoshiura, berhasil membuat salah satu film sci-fi paling kontemplatif. Di sini, fokus cerita bukanlah tentang berbagai teknologi super futuristik atau lanskap kota masa depan, tapi pada filosofi dari keberadaan robot itu sendiri.

Karakter utama kita, RIkuo Sakisaka, suatu hari menemukan bahwa robot pembantu rumahnya telah melakukan sesuatu di luar perintah setiap kali keluar belanja. Si robot Sammy memutuskan untuk mampir ke kafe bernama The Time of Eve setiap sore. Investigasi Sakisaka bersama temannya, Masakazu Masaki menemukan bahwa kafe tersebut tidak mendiskriminasi antara manusia atau robot. Penanda di atas kepala robot tidak terlihat di dalam kafe ini. Ini memaksa setiap pengunjung memperlakukan satu sama lain setara terlepas status mereka di luar kafe.

Terinspirasi dari novel sci-fi, Robot, karangan Isaac Asimov, film ini adalah eksplorasi mendalam terhadap hubungan manusia dengan robot. Di sini, Yoshiura bermain-main dengan tiga aturan robotik yang diciptakan oleh Asimov sendiri. Setiap aturan menciptakan skenario baru dan tema baru untuk disajikan kepada penonton. Buat kalian pecinta genre sci-fi, Time of Eve adalah salah satu anime yang harus kalian tonton sekali seumur hidup.

Sumber Gambar: YouTube Random Smile

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 September 2021 oleh

Tags: animeFilmpilihan redaksiunderratedYour Name
Raynal Payuk

Raynal Payuk

Mantan Pers Kampus Dalam Pencarian Jati Diri dan Pekerjaan. Saat ini menjadi seorang pemikir yang sedang berusaha memecahkan paradoks tertua umat manusia

ArtikelTerkait

10 Serial Netflix Paling Buruk yang Pernah Ada Terminal Mojok

10 Serial Netflix Paling Buruk yang Pernah Ada

21 September 2022
5 Sosok yang Cocok Melatih Pendidikan Militer jika Wibu yang Menentukan

5 Tokoh yang Cocok Melatih Pendidikan Militer jika Wibu yang Menentukan

9 September 2020
Kopi Lawson Kelewat Murah padahal Rasanya Juara, Ini Jualan Apa Sedekah?

Kopi Lawson Kelewat Murah padahal Rasanya Juara, Ini Jualan Apa Sedekah?

4 Oktober 2024
3 Tips Beli Baju Zara Second biar Tetap Nggaya Terminal Mojok

3 Tips Beli Baju Zara Second biar Tetap Nggaya

20 April 2022
5 Rekomendasi Film Semi Filipina Terbaik Penuh Plot Twist

5 Rekomendasi Film Semi Filipina Terbaik Penuh Plot Twist

12 Februari 2024
Kuliah S2 Beda dengan S1, Mahasiswa Jangan Kebanyakan Caper, Sudah Bukan Umur dan Tempatnya

Kuliah S2 Beda dengan S1, Mahasiswa Jangan Kebanyakan Caper, Sudah Bukan Umur dan Tempatnya

8 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co

Malang Bukan Lagi Kota yang Dingin dan Asri, Kini Ia Menjelma Jadi Kota Panas dan Tak Menyenangkan

10 Juni 2026
Aturan Tidak Tertulis Melewati Jembatan Suramadu Madura, Area Rawan yang Mengancam Keselamatan Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Melewati Jembatan Suramadu Madura, Area Rawan yang Mengancam Keselamatan

12 Juni 2026
Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online Mojok.co

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online

9 Juni 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co magetan

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

9 Juni 2026
Pengendara Motor yang Menyalakan Lampu Hazard dan Kebut-kebutan di Jalan Raya Itu Punya Masalah Apa sih? Mojok.co

Menggugat para Pengendara yang Hobi Menyalakan Lampu Hazard Pas Hujan Deras: Anda Mau Aman atau Mau Bikin Pengendara Lain Masuk Jurang?

13 Juni 2026
Kota Minyak, Julukan yang Kini Jadi Derita Warga Balikpapan (Unsplash)

Kota Minyak, Julukan yang Tidak Bisa Lagi Dibanggakan Warga Balikpapan

14 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.