Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

6 Makanan yang Bentuknya Iyuuuh, tapi Rasanya Sedaaap

Dini N. Rizeki oleh Dini N. Rizeki
18 September 2021
A A
6 Makanan yang Bentuknya Iyuuuh, tapi Rasanya Sedaaap terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Makanan yang bentuknya aneh, nggak menarik, cenderung menjijikkan dan mengerikan itu emang rasanya ada yang enak?

Jujur saja, tiap kali beli atau mau mencoba suatu makanan, apa sih faktor utama yang bikin kamu tertarik? Satu jawaban yang nggak bisa dimungkiri tentu saja adalah tampilan makanan. Semakin menarik penampakan suatu makanan, hasrat untuk mencoba akan semakin menggelora. Sebaliknya, kalau dari luar sudah terlihat buruk rupa, otomatis kita pasti akan ragu untuk mencicipi.

Di Indonesia ada banyak makanan yang ternyata penampakannya aneh, sama sekali nggak menarik, bahkan cenderung menjijikkan atau mengerikan. Nggak kebayang, deh, kalau akan mencicipi. Tapi anehnya, sekali mencicipi makanan-makanan tersebut, kita bakal approve rasanya. Alias enaaak. Lha, kok bisa, ya?

Saya sendiri pernah mencicipi beberapa makanan yang nggak bisa di-judge from it’s cover ini. Awalnya ya iyuuuh gitu, tapi pas hleeeb masuk mulut, langsung berasa beuuuh, mantap! Makanan apa saja yang masuk dalam daftar masakan iyuh tapi rasanya enak ini? Berikut daftarnya:

#1 Gulai otak

Gulai otak bisa ditemui di rumah makan Padang dengan kuahnya yang berwarna kuning khas dengan kekentalan tertentu, plus penampakan otak sapinya yang alamak gede banget itu. Namanya otak ya pasti bentuknya bulat-bulat, mlungker, apalah itu. Walau saya memiliki darah Minang, keinginan untuk mencicipi gulai otak ini lenyap tak berbekas saat melihat tampilannya. Rasa lapar bisa langsung hilang begitu saja.

Saat akhirnya saya menguatkan nyali untuk mencobanya, waktu pertama kali hendak memasukkan potongan otak ke dalam mulut, perut saya sudah mual duluan. Tapi pas hleeeb, yasalam, ternyata enak banget! Entah karena bumbunya yang pekat dan kuat atau apa pun itu, yang jelas kesan horor yang sebelumnya muncul langsung berubah. Jadinya saya malah kayak orang kelaparan makan makanan satu ini. Hehehe.

#2 Swikee

Pernah kebayang nggak makan potongan badannya boneka Barbie? Nah, itulah kesan pertama saya saat melihat badan kodok yang dimasak dalam bentuk yang mirip dengan sup. Bener-bener terbayang boneka Barbie tanpa kepala yang direbus dan dibumbuin, bo!

Saya mencicipi swikee di usia sekitar 10-11 tahun. Saat tahu itu adalah paha kodok, saya semakin gemetaran. Kodok dimakan? Mending makan tempe, deh. Setelah dibujuk dan dirayu, akhirnya saya berani mencoba. Saya cicipi dulu kuahnya, dan ternyata enak. Yaiyalah, masakan dengan bumbu ala Tionghoa mana ada yang nggak enak, kan? Lalu, saya pun mencoba daging si Barbie, eh, kodok itu tadi. Ternyata mirip sama daging ayam, Sodara-sodara. Tapi, gemas saja karena dagingnya kecil dan sedikit.

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

4 Makanan Khas Surabaya yang Sebaiknya Kamu Hindari: Baunya Menyengat dan Kayak Makan Pasir

#3 Gatot singkong

Kalau yang ini makanan tradisional Indonesia ya, Gengs. Dibuat dari singkong yang difermentasi. Konon, proses fermentasi inilah yang menyebabkan si gatot berwarna kehitaman agak iyuuuh gitu. Tampilannya memang nggak banget, baik waktu masih dalam bentuk gaplek maupun sudah jadi gatot yang diberi campuran gula merah dan kelapa. Warna hitam dari jamur hasil fermentasi ini tuh merusak mood makan, Gaes. Tapi, pas dicoba ndilalah enaaak, gurih, dan kenyal-kenyal gitu. Ditambah manisnya gula merah, asli lezat banget buat sarapan atau jadi camilan sambil ngeteh sore.

#4 Baby octopus

Saat si baby octopus booming banget jadi santapan kekinian, saya sama sekali nggak kepikiran untuk mencobanya. Ya Tuhan, itu si octopus bentuknya masih utuh, lho! Yang terbayang di kepala saya si octopus bergerak, terus tentakelnya goyang-goyang gitu. Horor, kan?

Pernah suatu hari, seorang teman kerja bawa menu baby octopus sebagai bekal makan siang. Waktu dia pamer, lutut saya rasanya langsung lemas. Itu tentakel masih kelihatan jelas bulet-buletnya. Sama seperti 3 makanan yang saya sebutkan sebelumnya, ternyata saat dicoba rasanya sedap! Rasanya mirip banget sama cumi-cumi. Seafood sudah pasti enak, begitu kata teman saya. Ya sepakat, sih.

#5 Rujak cingur

Pertama kali pindah ke Surabaya, salah seorang sepupu menawarkan rujak cingur ke saya. Pas dilihat, ya ampun warnanya cokelat kehitaman, isinya penuh entah apaan. Semakin syok saat dikasih tahu bahwa bintang utama rujak cingur adalah cingurnya sapi alias mulut. Whaaat? Mulut sapi? Bahkan, katanya ada juga yang mencampurkan hidung dan telinga sapi. Tapi, melihat sepupu makan dengan lahap, akhirnya saya tergoda juga untuk mencicipi. Nggak perlu saya bahas lebih banyak lah ya, intinya rujak cingur jadi makanan favorit saya sejak saat itu. Bodo amat mau itu mulut, hidung, apaan kek. Pokoknya maknyus!

#6 Ikan nike Manado

Makanan terakhir yang bikin saya keder untuk mencobanya di awal adalah tumis ikan nike khas Manado. Saya pernah punya teman yang asli dari Manado, dan mamanya selalu bawa bahan mentah dari Manado saat mengunjungi teman saya ini. Pernah suatu hari, mama teman saya menawarkan sebuah hidangan yang awalnya saya kira adalah cacing atau luwing yang dimasak. Iyuuuh. Lonjong, panjang, kecil-kecil, apalagi sudah tercampur bumbu membuat warnanya jadi semakin nggak karuan. Katanya, itu ikan nike. Jadi, bentuk sebenarnya si ikan nike ini tuh belang-belang gitu, Gaes. Aduh, coba bayangin sendiri saja deh, yaaa.

Lantaran sungkan sudah ditawari tapi nggak segera mencicipi, saya akhirnya mencoba makanan yang penampakannya agak aneh ini. Lha, kok rasanya enak. Enaaak banget malah! Ada gurih-gurihnya gitu. Jadi, bukan hanya karena pengaruh dari bumbunya, melainkan si ikan mini ini sudah enak dari sononya. Apalagi konon katanya kandungan gizi dan nutrisi ikan nike ini tinggi. Sip wis.

Perlu diingat, ini opini saya pribadi ya, Gaes. Saya nggak diendorse sama baby octopus atau ikan nike. Xixixi. Dari keenam makanan yang penampakannya aneh, mengerikan, menjijikkan tersebut, bisa kita simpulkan don’t judge a book by its cover. Jangan, deh, apalagi kalau soal makanan. Kesampingkan dulu urusan pikiran, yang penting perut bahagia. Karena konon, hati yang bahagia berawal dari perut yang bahagia, lho.

Sumber Gambar: YouTube Eastcode Travel

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 September 2021 oleh

Tags: gulai otakikan nikemakanan enakpilihan redaksirujak cingurswikee
Dini N. Rizeki

Dini N. Rizeki

Penulis, editor, copywriter, sekaligus seorang ibu. Sering menulis tentang bisnis, keuangan, wirausaha, hingga kuliner. Saat ini sedang asyik menulis ulasan film.

ArtikelTerkait

4 Tipe Perempuan di Kolom Komentar IG Nicholas Saputra terminal mojok

4 Tipe Perempuan di Kolom Komentar IG Nicholas Saputra

28 September 2021
Jalan Tol Trans Sumatera Bakauheni-Palembang Ampas, Kalah Bagus sama Jalan Depan Rumah Saya

Jalan Tol Trans Sumatera Bakauheni-Palembang Ampas, Kalah Bagus sama Jalan Depan Rumah Saya

17 Juli 2024
Mari Berandai-andai jika Soe Hok Gie Hidup di Zaman Sekarang terminal mojok.co

Mari Berandai-andai jika Soe Hok Gie Hidup di Zaman Sekarang

22 Agustus 2021
Lupakan Pajero, Mobil Terbaik untuk Yang-yangan Adalah Pick Up Mitsubishi L300

Lupakan Pajero, Mobil Terbaik untuk Yang-yangan Adalah Pick Up Mitsubishi L300

21 Juli 2023
5 Ide Usaha ketika Pensiun Agar Tetap Aktif dan Nggak Cerita Soal Kejayaan Masa Muda Melulu Mojok.co

5 Ide Usaha ketika Pensiun Agar Tetap Aktif dan Nggak Cerita Soal Kejayaan Masa Muda Melulu

16 Agustus 2024
4 Hal yang Patut Disyukuri Ketika Tinggal di Jakarta terminal mojok.co

4 Hal yang Patut Disyukuri Ketika Tinggal di Jakarta

14 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

20 April 2026
Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

22 April 2026
Stop Geber-Geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

Stop Geber-geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

18 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Warga Depok Habiskan Hampir 2 Juta Rupiah per Bulan Cuma buat Kerja di Kawasan Senayan, Dedikasinya Tinggi!

16 April 2026
Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna Mojok.co

Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna

18 April 2026

Di Balik Cap Manja, Anak Bungsu Sebenarnya Dilema antara Kejar Cita-cita atau Jaga Ortu karena Kakak-kakak Sudah Berumah Tangga 

17 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami
  • Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial
  • Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University
  • Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja
  • Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti
  • 3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.