Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

‘Makan Besar’: Acara Masak Gede-gedean yang Menghibur dan Nggak Lebay

Kuncoro Purnama Aji oleh Kuncoro Purnama Aji
4 Juli 2021
A A
‘Makan Besar’ Trans7_ Acara Masak Gede-gedean yang Menghibur dan Nggak Lebay terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Entah kenapa saya merasa acara masak atau makan gede-gedean (mukbang) sekarang tuh nggak semenarik dulu. Jika sedang menonton acara-acara tersebut, saya merasa kontennya terlalu lebay dan cringe. Baik itu acara di TV maupun di YouTube. Bahkan, Trans7 yang saya kenal sering memproduksi acara-acara makan seperti ini sudah nggak semenarik dulu lagi.

Sejak dulu sampai sekarang, Trans7 dikenal sering menayangkan acara masak maupun acara yang bertema kuliner. Saking banyaknya, saya sampai lupa judul-judul acara kuliner di Trans7. Namun dari sekian banyak acara tersebut, terdapat satu acara yang cukup memorable bagi saya. Acara tersebut saya rasa adalah acara kuliner terbaik yang pernah saya tonton, yaitu Makan Besar.

Acara Makan Besar ini mulai tayang pada tahun 2013 hingga sekitar 2016. Dipandu oleh seorang chef profesional dan cukup terkenal, yaitu Chef Ragil. Walaupun namanya Makan Besar, acara ini nggak semata-mata mempertontonkan orang yang makan dengan porsi besar, atau Istilahnya saat ini adalah mukbang.

Dalam acara ini, biasanya Chef Ragil dan kru akan mendatangi sebuah tempat. Entah itu perkantoran, sekolah, instansi pemerintahan, atau komplek perumahan. Nantinya Chef Ragil akan mengajak orang-orang tersebut untuk bersama-sama memasak menu yang sudah ditentukan.

Menu yang diolah pun nggak neko-neko. Lebih kepada menu khas kuliner Indonesia seperti kupat tahu, soto, es campur, dan lain sebagainya. Yang menarik dari acara ini, kita nggak hanya dibuat fokus dengan seberapa besar porsi makanan yang akan dibuat. Kita juga diberi tahu takaran bumbu, jumlah bahan, serta teknik memasaknya supaya bisa matang sempurna.

Hal tersebut tentu nggak hanya menghibur, melainkan juga bermanfaat bagi penontonnya. Dengan menonton acara ini, kita dapat belajar cara memasak dengan porsi banyak, tapi tetap enak. Hal ini akan bermanfaat ketika kita akan mengadakan hajatan atau jamuan makan besar-besaran.

Adanya acara Makan Besar juga meningkatkan level ibu-ibu rewangan dalam menentukan menu saat lagi hajatan manten. Biasanya menu-menu saat ada hajatan seperti ini cukup template. Bakso glinding, kentang balado, ayam goreng, bakmi, dan lemper. Saya nggak tahu menu-menu tersebut memang adatnya atau bukan. Tapi jika bisa menambah variasi menu yang nggak umum, kenapa nggak?

Yang terpenting adalah acara ini nggak dibawakan dengan berlebihan. Walaupun konsep acaranya adalah makan besar, di mana tujuannya adalah membuat penonton terkagum-kagum, nada pembawaan Chef Ragil cukup sederhana. Nggak heboh atau ditambah efek-efek suara aneh semacamnya. Berbeda dengan konten-konten saat ini yang terlalu lebay dan berlebihan.

Baca Juga:

Food Vlogger Semakin Nggak Bisa Mendeskripsikan Rasa: Miskin Kosakata, Cuma Menang “Pedas”

Acara Trans7 Yang Makin Mirip Budaya KKN

Jika saya menonton acara masak atau makan besar saat ini. Saya merasa nggak ada yang semenarik acara Makan Besar. Saya ambil contoh sebuah channel YouTube yang sering membuat makanan dalam porsi besar, yaitu The Santoso. Sebuah channel yang ber-subscribers cukup besar. Dalam channel tersebut sering sekali mengeluarkan konten masak besar yang bisa dibilang sangat nyeleneh dan terlalu lebay bagi saya.

Gimana nggak aneh coba jika menu yang dimasak seperrti kuda geprek, sapi utuh, bakso belut? Nggak masalah, sih, bagi saya agak cringe saja. Belum lagi konten-konten mukbang yang juga terlalu berlebihan. Lebih tepatnya bukan konten mukbang, sih, melainkan konten menyiksa diri.

Dari pencarian YouTube yang saya temukan. Konten mukbang sekarang banyak yang aneh-aneh. Seperti mukbang cabai rawit, mukbang seblak level 1000, mukbang makanan mentah. Buat apa gitu? Walaupun sah-sah saja untuk membuat konten seperti itu, sebagai penonton, saya lebih memilih tontonan yang bisa menghibur sekaligus bermanfaat lah.

Sumber Gambar: YouTube Sandy Suryadinata

BACA JUGA Susahnya Punya Dosen yang Pro Presiden, tapi Selalu Merasa Netral dan tulisan Kuncoro Purnama Aji lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2021 oleh

Tags: Hiburan Terminalmakan besarmukbangtrans7
Kuncoro Purnama Aji

Kuncoro Purnama Aji

Memiliki keinginan menjadi penulis, meski prosesnya berjalan pelan. Banyak ide justru muncul saat berlari dan membiarkan pikiran mengembara.

ArtikelTerkait

Meski Nol Kalori, Konten Mukbang Ternyata Berbahaya

1 Juni 2021
conor mcgregor youtube mojok

Kekalahan Conor McGregor Adalah Bukti Kasih Sayang Tuhan

14 Juli 2021
jakarta bebas rokok rokok andalan iklan sampoerna rokok mojok

Iklan Kritik Sosial Terbaik Jatuh kepada Sampoerna A Mild

11 Juli 2021
the devil judge drakor mojok

The Devil Judge: Ketika Ji Sung Jadi Hakim Iblis di Dunia Distopia Korea

11 Juli 2021
they call me babu mojok

They Call Me Babu: Seutas Kisah Sejarah Babu pada Masa Kolonial Belanda

27 Juli 2021
Rekomendasi Podcast Anak Daerah yang Seru dan Sebaiknya Kamu Dengarkan terminal mojok.co

Rekomendasi Podcast Anak Daerah yang Seru dan Sebaiknya Kamu Dengarkan

9 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

Surat Terbuka untuk KAI: War Tiket Lebaran Bikin Stres, Memainkan Perasaan Perantau yang Dikoyak-koyak Rindu!

7 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.