Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Kopi Hitam Asli dari Kebun Adalah Kopi yang Paling Nikmat

Firdaus Deni Febriansyah oleh Firdaus Deni Febriansyah
21 Mei 2021
A A
Kopi Hitam Asli dari Kebun Adalah Kopi yang Paling Nikmat terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Saya adalah orang yang suka ngopi sama seperti kalian. Sambil nulis, nggak lupa kopi juga harus tersedia di meja kerja biar makin semangat. Sebagaimana yang kita tahu, ada banyak jenis dan macam kopi. Ada kopi hitam, kopi susu, kopi arabica, kopi robusta, dan masih banyak lagi. Masing-masing kopi punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Namun, lidah dan mulut saya nampaknya masih cocok dengan kopi hitam dengan tambahan sedikit gula. Tentu bukan sembarang kopi hitam yang saya pilih, melainkan benar-benar kopi hitam asli yang langsung diambil dan digiling dari kebunnya.

Ya. Harus yang asli dari kebun kopi. Bukan olahan pabrik seperti yang dijual di warung-warung sembako. Saya pernah mencoba kedua kopi itu dan rasanya memang beda. Nggak tahu ada tambahan apa pada kopi olahan pabrik sehingga rasanya berbeda dengan kopi yang langsung dipetik dari kebun kopi.

Lantas, kenapa saya suka kopi asli dari kebun? Setidaknya ada beberapa alasan yang membuat saya begitu suka dengan kopi ini.

Dijamin 100% asli

Kopi dari kebun dijamin 100% asli meski nggak ada gambar badaknya. Kalau sudah asli, pasti aman dikonsumsi lantaran nggak ada tambahan bahan apa pun yang bisa membahayakan kesehatan tubuh.

Tanpa campuran

Bukan berarti kopi yang ada campuran seperti kopi susu atau cappucino itu nggak enak, hanya saja bagi saya lebih nikmat minum kopi hitam asli. Paling-paling tambahannya gula pasir doang.

Kalau punya diabetes, coba kurangi takaran gulanya atau bisa juga diganti dengan gula khusus. Beda dengan kopi campuran, kita sulit mengontrol kadar gula di dalamnya karena memang sudah tercampur.

Minum kopi tanpa banyak campuran juga membuat saya bisa menikmati kopi secara paripurna. Ya namanya juga ngopi, yang masuk ke mulut harus didominasi kopi, dong. Paling nggak 90% rasa kopi, bukan susu, bukan vanila, dan bukan juga rasa yang dulu pernah ada.

Baca Juga:

Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

Baunya harum

Belum diolah saja saya sudah suka dengan kopi yang memang asli diambil dari kebun kopi. Baunya itu, lho, khas banget! Terutama untuk kopi-kopi di Sumatra Selatan.

Siapa coba yang nggak tertarik mencicipi kopi yang belum diolah saja sudah memberikan citra positif? Setelah diolah pun, bau harumnya nggak hilang, malah semakin kuat.

Lezat

Alasan ini adalah yang paling utama mengapa saya sangat suka dengan kopi hitam asli dari kebun kopi. Ya karena memang rasanya lezat dan tiada duanya. Walaupun ada kopi-kopi lain yang dihargai hingga ratusan ribu untuk satu gelasnya, nggak ada yang bisa menandingi kelezatan kopi hitam.

Pokoknya, kopi hitam adalah the best tiada yang bisa menandingi. Setidaknya sampai saat ini.

Nggak ribet bikinnya

Meracik kopi hitam nggak ribet. Tinggal campurkan kopi dan gula sesuai selera, seduh dengan air panas, kopi pun siap untuk diminum. Simple dan nggak membutuhkan waktu lama. Nggak perlu pakai alat yang ribet, cukup gunakan gelas, piring kecil, sendok, dan teko untuk merebus air.

Sedikit tips dari saya bagi Anda yang ingin membuat kopi hitam. Agar rasanya nikmat, gunakan air mendidih bukan sekadar air hangat. Kalau nggak suka yang terlalu manis, gunakan kombinasi kopi setengah sendok makan plus gula satu sendok makan untuk gelas kecil. Sementara yang suka manis, gulanya bisa menggunakan takaran satu setengah sendok makan.

Kesimpulannya sesuai judul di atas. Kopi hitam yang langsung diambil dari kebun kopi adalah kopi terbaik untuk saat ini. Yang nggak setuju, tolong nggak perlu mempermasalahkan karena selera urusan masing-masing.

BACA JUGA Hasil Adu Antara Kopi Gadjah vs Kopi Kapal Api, Mana yang Lebih Unggul? dan tulisan Firdaus Deni Febriansyah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2022 oleh

Tags: kebun kopiKopikopi hitamkopi sasetkopi susu
Firdaus Deni Febriansyah

Firdaus Deni Febriansyah

Seorang content writer di salah satu agency dan juga mahasiswa di Universitas Terbuka. Tertarik dengan dunia content writing, copywriting, dan SEO.

ArtikelTerkait

6 Aturan Tidak Tertulis Saat Beli Kopi di Fore Coffee yang Perlu Diketahui Pembeli

6 Aturan Tidak Tertulis Saat Beli Kopi di Fore Coffee yang Perlu Diketahui

15 Mei 2025
nyethe ampas kopi hitam mojok

Tradisi Nyethe: Cara Orang Tulungagung Membunuh Kebosanan

18 Juli 2020
Mempertanyakan Alasan Ngeteh yang Seolah Kalah Pamor dari Ngopi kedai kopi terminal mojok

Mempertanyakan Alasan Ngeteh yang Seolah Kalah Pamor dari Ngopi

6 Mei 2021
Alasan Saya Lebih Memilih Ngopi dengan Good Day Saset daripada Good Day Botol Mojok.co

Alasan Saya Lebih Memilih Ngopi dengan Good Day Saset daripada Good Day Botol

27 Maret 2025
Barista Posting di Coffee Shop Terus Abis Itu Makan Promag, Jangan Menyakiti Diri demi Konten!

Barista dan Mereka yang Ngopi di Kedai Kopi Punya Standar Penampilan dan itu Menyebalkan

19 Agustus 2020
Pengalaman Mencoba Kopi Circle K: Awalnya Meremehkan karena Kopi Minimarket, Malah Terkesan karena Rasanya Enak

Pengalaman Mencoba Kopi Circle K: Awalnya Meremehkan karena Kopi Minimarket, Malah Terkesan karena Rasanya Enak

14 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.