Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Film ‘Tenet’ Cocok untuk Ngajak Pacar yang Hobinya Mesum di Bioskop

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
18 Februari 2021
A A
Film ‘Tenet’ Cocok untuk Ngajak Pacar yang Hobinya Mesum di Bioskop terminal mojok.co

Film ‘Tenet’ Cocok untuk Ngajak Pacar yang Hobinya Mesum di Bioskop terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Entah bagaimana bisa, kok ya masih ada saja orang yang menjadikan bioskop sebagai tempat mesum. Entah karena sudah terlalu konak, kehabisan uang untuk menyewa tempat, atau ya ini perihal fetish, saya nggak paham. Yang jelas tipe orang seperti ini masih ada. Lha wong menjadikan bioskop sebagai tempat ciuman saja sudah aneh, kok ya ada jenis manusia yang menjadikan sebagai tempat mesum. Melalui tulisan ini, saya nggak bakal memberikan spoiler berlebihan mengenai film Tenet. Mungkin ada tulisan lain yang menjelaskan film tersebut secara lebih deep. Bisa saja orang itu bernama Riyanto, Chicco Jerikho versi beta mas-mas barista Yogyakarta.

Tulisan ini hanya menjadikan film Tenet sebagai pisau analisis bahwa film ini bisa menjadi alternatif bagi kamu yang punya pacar kalau ke bioskop ngajak mesum terooos.

Biasanya, kalau pacarmu mesum, pol mentok ya ngajak nonton film horor Indonesia produksi Raffi Ahmad. Film yang biasanya nggak nonton 30 menit bagian awal pun tetap paham. Film yang blas nggak usah menyertakan logika sebagai pemahaman utama. Film-film seperti ini kenapa laris? Ya karena banyaknya muda-mudi mesum yang menjadikan film-film macam ini sebagai pelicin aksi. 

Makanya biar lebih bervariasi, saya bakal memberikan rekomendasi lain. Nah, kalau memilih film Tenet, jelas ini adalah alternatif paling adiluhung.

Alasan pertama dan paling utama adalah film Tenet adalah film yang kudu mikir. Walau kata Riyanto, film ini nggak berat-berat amat, namun sebagian pemirsa di jagad raya media sosial bilang film ini kudu mikir jeru. Orang-orang mesum, biasanya ogah mikir atau cenderung nggak bisa mikir. Setelah melihat film ini, wes to aksi nggatheli tangan pacarmu semisal mesum itu bakal teralihkan.

Jatuhnya malah diskusi dadakan bak memecahkan problematika Covid-19 di Indonesia. Kamu dan pacarmu malah jatuh kepada dialektika menegangkan dan diskusi berat mengenai film ini. “Ha kok bisa gitu?” atau kalau nggak “Sek, sek, sek, aku nggak paham, kok bisa si A jadi si B?” proses berpikir, saya yakin bakal menghancurkan pikiran kotor nan bathil Astagfirullah.

Alasan kedua adalah film ini menarik. Kalau film-film horor yang sempat saya sentil di atas kebanyakan sudah nggak seru sejak dalam pratayang, film Tenet bisa dibilang berbeda. Sejak menit awal sebagai pembuka, film ini memang kurang ajar bikin penasaran. Alasan ini yang memperkuat bahwa aksi jahil pacarmu itu, bisa ditanggulangi lantaran film ini sudah panas sejak awal.

Jika menarik sejak menit pertama, pikiran-pikiran kotor bakal luruh dan berubah menjadi rasa penasaran atas jalannya cerita. Jangan kaget semisal pacarmu itu yang biasanya tangannya njrantal ke sana dan ke sini, berubah menjadi anteng bahkan cenderung kemringet. Bisa juga wajahnya jadi spaneng, mringkel ketakutan dan mbregeli karena saking menegangkan.

Baca Juga:

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

7 Rekomendasi Film Seks Terbaik Abad 21

Alasan ketiga adalah aksi yang ciamik dan cenderung menegangkan. Sajian laga yang menawan ditampilkan dalam alur cerita film Tenet. Sudah dibikin mikir, menarik, sekarang disajikan visual yang menawan. Gerakan para aktornya, John David Washington dan Robert Pattinson—yang nggak berubah menjadi vampire—amat menyenangkan untuk dilihat.

Ditambah nih ya, alur yang maju mundur adalah kombinasi yang sungguh wangun. Lha wong saya lihat aksi Jackie Chan aja sudah sorak-sorai bergembira, apalagi ditambah alur yang kurang ajar nggak tertebak. Pun dengan visual yang mantap, mbuh apa istilahnya, entah itu CGI atau teknologi lainnya, saya jamin pacar kamu yang biasanya mesum di bioskop, bakalan anteng menyaksikan tokoh “aku” bergulat dengan takdirnya yang… brrr!

Wes to, saya jamin nggak bakal itu ada aksi tangan-tangan nakal pacarmu yang bikin jengkel. Semisal masih dan pacarmu nggak menyaksikan film Tenet dengan khusyuk, tendensinya ya hanya dua: pacarmu memang sedang sange atau pacarmu itu memang sudah nggak bisa mikir dengan sehat!

BACA JUGA Tempat Pacaran di Jogja yang Sungguh Nrimo Ing Pandum dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 17 Februari 2021 oleh

Tags: Pacaranrekomendasi film
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

menye-menye

Alih-Alih Jadi Pejuang Cinta, Nggombal Pakai Kalimat yang Menye-Menye Itu Menjijikkan, Mas!

27 Agustus 2019
coffee shop

Kejadian yang Sering Ditemukan di Coffee Shop

30 Agustus 2019
Cara Menikmati Film Science of Fictions meski Awam Sejarah dan Konflik Politik terminal mojok.co

Cara Menikmati Film ‘The Science of Fictions’ meski Awam Sejarah dan Konflik Politik

19 Desember 2020
3 Rekomendasi K-Movie Bertemakan Gangster yang Wajib Kamu Tonton Terminal Mojok

3 Rekomendasi K-Movie Bertemakan Gangster yang Wajib Kamu Tonton

31 Desember 2020
rindu

Di Bulan Ramadan, Menyiasati Rindu Sungguh Asyu

8 Mei 2019
habermas

Menerapkan Rasionalitas Komunikatif Habermas Pada Hubungan Sepasang Kekasih

16 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit
  • Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.