Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Dengan atau Tanpa Asisten Rumah Tangga, Tak Satu pun Membuatmu Lebih Mulia

Arum Puspitorukmi oleh Arum Puspitorukmi
9 Februari 2021
A A
Dengan atau Tanpa Asisten Rumah Tangga, Tak Satu pun Membuatmu Lebih Mulia terminal mojok.co

Dengan atau Tanpa Asisten Rumah Tangga, Tak Satu pun Membuatmu Lebih Mulia terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Memasuki dunia orang tua, khususnya ibu-ibu, seperti berada di dunia perpeloncoan yang sesungguhnya. Mengerikan luar biasa. Banyak perdebatan terjadi, bahkan perihal asisten rumah tangga.

Dimulai dari pemberian ASI atau susu formula, pemakaian popok sekali pakai atau popok kain (clodi), perbedaan cara pengasuhan anak, dan masih banyak lagi. Apa pun itu pasti ada pihak yang mencari-cari kekurangan dan kesalahannya.

Tapi, maaf, saya belum pernah ikut-ikut dalam pilihan hidup orang lain. Selama mereka bertanggung jawab atas keputusan dan keluarganya, ya itu urusan mereka. Tidak perlu ikut campur. Ngurus diri sendiri aja belum tentu benar, kok mau menggurui. Hiks….

Belakangan ini saya tergelitik dengan adanya pembicaraan baru di dunia peribu-ibuan. Yakni perihal mempekerjakan Asisten Rumah Tangga (ART). Bukan lagi tentang kesulitan mencari ART, kegundahan ART tidak kembali pasca cuti lebaran, atau ketidakcocokan ART dengan keluarga, melainkan keluarga tanpa ART merasa lebih baik daripada yang memiliki ART.

Kenyataannya ada keluarga yang mempercayakan pekerjaan domestik pada seorang asisten rumah tangga, ada yang tidak. Dan lagi-lagi hal tersebut menimbulkan perdebatan. Minimal upload dokumentasi anak disertai dengan kepsyen yang biasanya kurang nyambung dengan ilustrasi.

“Nih lho, saya aja bisa nggak dibantu ART, padahal saya kerja.” ujar wanita karier di sebuah perkantoran. “Semua urusan domestik dan anak-anak saya yang handle dibantu suami. Apalagi saat SFH begini…. Harus pintar-pintar bagi waktu.” tulis seorang bunda sembari membagikan video anaknya yang sedang belajar mengeja.

“Kok ada ya anak seusianya belum bisa baca tulis? Padahal ibunya di rumah aja. Nggak malu sama ibu-ibu kantoran yang anaknya udah bisa ina inu? Heran akutu….” dan masih banyak lagi tulisan-tulisan yang mengandung toxic (yang positivity saja belum) lainnya.

Di ujung sana ada seseorang yang teriris hatinya membaca celetukan tersebut. Seorang ibu rumah tangga yang memiliki anak masih kecil-kecil kok ya bisa-bisanya dibantu asisten rumah tangga. “Sudah nggak kerja, anak masih dibantu momong orang tua/mertua, pekerjaan rumah dikerjakan ART. Masih aja rumah berantakan. Aku ni ngapain aja?” Pikir ibu-ibu itu sambil menyusui anaknya yang barusan lahir.

Baca Juga:

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

Konten “5 Ribu di Tangan Istri yang Tepat” Adalah Bentuk Pembodohan

Ada lagi wanita karier yang tidak sempat mendampingi anaknya belajar. Merasa tak cukup waktu, ia mempercayakan pada ahli dibidangnya, memanggil guru les. Baju masuk laundry, mau makan tekan tombol di handphone tinggal menunggu ojol datang, serta tampak robot sapu dan pel otomatis yang berkeliling di rumahnya. “Huh kok bisa ya?” batin ibu yang bekerja tanpa asisten rumah tangga tadi. “Kalo aku sih…” [sebagian teks hilang]

Nggak masalah kok bund, nggak dosa. Dengan atau tanpa asisten rumah tangga tak membuatmu lebih mulia atau hina.

Begitu kata saya. Iya, saya. Saya yang pernah ada pada posisi itu semua. Ya kuliah, ya punya anak, ya nggak ada ART. Saya kerjakan semua pekerjaan rumah dibantu suami. Maklum, posisi masih di rantau saat itu. Sama sekali tidak ada pikiran bahwa saya ibu yang luar biasa hebat. Anu, Bund, di sana yang kayak gitu banyak. Alias akeh tunggale…

Saya juga sempat memiliki ART sekembalinya di Indonesia. Padahal saya hanyalah Ibu Rumah Tangga alias di rumah saja. Orang tua dan mertua kadang datang bergantian. Ya nggak membuat saya merasa hina juga.

“Don’t put yourself in other’s shoes…”

Kita tidak pernah tahu tentang rumah tangga orang lain. Ada tipe-tipe suami yang tidak mau melihat istrinya letih. Jadi, pundi-pundi hartanya sebagian dibagikan ke orang-orang yang mau membantu pekerjaan rumahnya. Bisa jadi….

Atau mungkin Anda termasuk ke dalam tipe orang yang kurang mantap jika pekerjaan rumah dan anak-anak diurus orang lain? Atau bahkan tidak percaya kalau orang lain bisa menggosok baju lebih licin dari Anda? Jangan salahkan orang lain yang tak sepemikiran dengan Anda.

Sekali lagi, kebutuhan rumah tangga masing-masing berbeda satu sama lain. Selama anda tidak ikut repot ngurusin, hargailah keputusan masing-masing. Toh juga anda nggak diminta iuran membiayai ART-nya. Hahaha….

Jangan-jangan yang terjadi sebenarnya adalah Anda tidak nyaman berada pada kondisi saat ini? Mendengus gelisah, mengapa mereka terlihat lebih enak hidupnya ketimbang Anda yang sudah lelah bekerja dan masih harus mengurus rumah serta anak? Alih-alih beristirahat, malah waktunya habis untuk mencela hidup yang tak sama. Ngurusin hidup orang lain lagi akhirnya.

Aduh, Bund, mengapa tak sekalian Anda bayarkan token listrik dan SPP anaknya saja?

BACA JUGA Sebenarnya, Seberapa Penting Rewarding dalam Parenting Itu?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 Februari 2021 oleh

Tags: ParentingRumah Tangga
Arum Puspitorukmi

Arum Puspitorukmi

Ibu rumah tangga rasa mahasiswi.

ArtikelTerkait

Tak Perlu Berlebihan Romantisisasi KKN, Bukan Ajang Cari Jodoh apalagi Simulasi Rumah Tangga

Tak Perlu Berlebihan Diromantisisasi, KKN Bukan Ajang Cari Jodoh apalagi Simulasi Rumah Tangga

21 Juli 2024
5 Provinsi di Indonesia dengan Kasus KDRT Tertinggi Terminal Mojok

5 Provinsi di Indonesia dengan Kasus KDRT Tertinggi

11 Januari 2023
rumah tangga

Perkara Rumah Tangga, Sebaiknya Jangan Curhat di Media Sosial

18 Mei 2019
sunat zaman belanda MOJOK.CO

Sunat dan Kebohongan Orang Tua yang Sebaiknya Diakhiri

9 Agustus 2021
Kratos, Sebenar-benarnya Role Model dalam Urusan Parenting

Kratos, Sebenar-benarnya Role Model dalam Urusan Parenting

8 November 2022
Tinggal di Dekat Rumah Saudara Justru Ganggu Kebebasan Berumah Tangga terminal mojok.co

Tinggal di Dekat Rumah Saudara Justru Ganggu Kebebasan Berumah Tangga

26 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Mengecewakan Pembeli (Danangtrihartanto - Wikimedia Commons)

8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Sering Disepelekan Penjual dan Mengecewakan Pembeli

30 Januari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.