Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

9 Derita Profesi Sales, Sosok yang Katanya Bermental Baja padahal Semua Terjadi karena Terpaksa

Fransisca Tiara Dwi Sherlitawati oleh Fransisca Tiara Dwi Sherlitawati
24 Maret 2026
A A
9 Derita Profesi Sales Boleh Nangis, tapi Tetap Kudu Target (Unsplash)

9 Derita Profesi Sales Boleh Nangis, tapi Tetap Kudu Target (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Ngomongin kerja jadi sales itu aneh ya. Dari luar kelihatannya santai ketemu orang, ngobrol, dapet komisi. Kayak hidupnya fleksibel dan enak. 

Tapi, begitu menjalaninya sendiri, saya tahu kalau ini bukan sekadar kerja biasa. Ada capek yang nggak kelihatan dan kamu nggak bisa menjelaskannya ke orang yang nggak ngerasain. Sales itu bukan cuma soal jualan, tapi soal bertahan, tiap hari, tanpa banyak orang tahu.

BACA JUGA: Kerja Jadi Sales: Gampang Masuknya, Susah Menjalaninya

#1 Target angka sales yang nggak pernah diam

Hidup sales itu temennya angka. Bangun tidur aja yang kepikiran seringnya bukan sarapan, tapi target. Dan target itu nggak pernah peduli kondisi. 

Mau pasar lagi sepi, orang lagi hemat, atau produk lagi kurang laku, sales harus tetap mengejar angka. Di situ kadang muncul rasa capek yang beda karena sales melawan nggak cuma keadaan, tapi juga ekspektasi yang nggak selalu realistis.

#2 Penolakan yang udah kayak makanan harian

Mendapat penolakan adalah bagian dari pekerjaan sales. Sensasinya bakal lebih nyakitin ketika kamu kena penolakan terus dalam sehari. 

Awalnya mungkin sakit, lama-lama jadi kebal, tapi bukan berarti nggak kerasa. Ada momen sales harus tetap memasang senyum, tapi di dalam hati sudah mulai kosong. Dan yang bikin berat, besok harus mulai lagi dari awal, seolah kemarin nggak terjadi apa-apa.

#3 Senyum tidak berarti bahagia

Banyak yang nggak sadar kalau senyum seorang sales itu tidak sama dengan bahagia. Kadang itu cuma bagian dari pekerjaan. Kami tetap harus ramah dan meyakinkan meski baru capek dan kena penolakan. 

Baca Juga:

Sales: Pekerjaan yang Tidak Pernah Dicita-Citakan, tapi Sulit untuk Ditinggalkan

Kerja Jadi Sales: Gampang Masuknya, Susah Menjalaninya 

Lama-lama, bukan fisik saya saja yang capek duluan, tapi emosi. Karena terus-terusan harus terlihat “baik-baik saja” itu nggak segampang kelihatannya.

#4 Sales yang bergulat di jalanan, kena panas, dan melewati hari yang panjang

Banyak sales menghabiskan waktu lebih banyak di jalanan ketimbang tempat tujuan. Panas, macet, hujan, makan nggak teratur semua jadi satu paket. 

Udah capek muter ke sana dan ke sini, tapi belum tentu ada hasil. Dan yang paling terasa itu pas pulang. Bukan cuma lelah, tapi juga kepikiran. Hari ini sebenarnya dapet apa?

#5 Tekanan sales yang nggak selalu kelihatan

Kerja jadi sales itu sering terlihat simpel dari luar, padahal tekanannya lumayan dalam. Ada target yang ngejar, ada atasan yang nanya, ada diri sendiri yang terus menuntut lebih. 

Kadang udah usaha maksimal, tapi hasil nggak sesuai harapan. Dan orang lain cuma mau lihat hasilnya, bukan proses yang berantakan di baliknya.

#6 Komisi cuma sebatas harapan

Komisi itu memang jadi daya tarik tapi juga jadi sumber harap yang nggak selalu pasti. Ada masa di mana hasilnya bagus, tapi ada juga masa di mana kosong. 

Dan di situ baru terasa kalau hidup sebagai sales itu nggak stabil. Harus siap mental, karena nggak setiap usaha langsung kelihatan hasilnya

#7 Dianggap maksa, padahal lagi berjuang

Ini bagian yang kadang bikin dilema. Keadaan menuntut sales untuk aktif. Namun, jatuhnya, orang lain melihat kami ini kok maksa. 

Kalau terlalu santai, katanya nggak niat. Kalau terlalu ngejar, katanya ganggu. Padahal, di balik itu, kami cuma lagi berusaha nutup target. Tapi nggak semua orang mau lihat dari sisi itu.

#8 Ramai, tapi tetap sepi

Walaupun tiap hari ketemu banyak orang, tetap aja sales bisa ngerasa sepi. Karena kebanyakan interaksi itu ada tujuan, yaitu jualan. Jarang yang benar-benar ngobrol tanpa beban. 

Dan ketika lagi capek atau lagi jatuh, seringnya kami memendam sendiri. Nggak semua orang paham dan kami nggak bisa cerita begitu saja.

BACA JUGA: Sisi Gelap Bekerja sebagai Sales Asuransi

#9 Tuntutan mental, sales harus selalu kuat

Kata orang, di balik semua capek, mental sales pasti kebentuk. Lalu, cara ngomong jadi lebih luwes dan lebih peka ketika menilai orang.

Ya memang, sih. Sales mengajarkan satu hal penting. Yaitu, tetap jalan walaupun lagi jatuh. Bukan karena selalu kuat, tapi karena tuntutan bangkit lagi. Iya, mental jadi kuat tapi karena terpaksa.

Derita kerja jadi sales itu nyata, walaupun sering nggak kelihatan. Ini bukan cuma soal jualan, tapi soal nahan capek, kecewa, dan tetap lanjut walaupun hasil belum tentu ada.

Penulis: Fransisca Tiara Dwi Sherlitawati

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Sales: Pekerjaan yang Tidak Pernah Dicita-Citakan, tapi Sulit untuk Ditinggalkan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Maret 2026 oleh

Tags: cara menjadi salesprofesi salessalessales marketingtarget sales
Fransisca Tiara Dwi Sherlitawati

Fransisca Tiara Dwi Sherlitawati

ArtikelTerkait

info loker marketing sales lowongan kerja php penipuan telemarketing

Sering Terjadi di Lowongan Kerja: Lowongannya Marketing, Ternyata Nyarinya Sales 

16 Juli 2020
Dilematis Saat Bertemu Sales di Mal: Dicuekin Salah, Didengerin Juga Salah terminal mojok.co

Dilema Saat Bertemu Sales di Mal: Dicuekin Salah, Didengerin Juga Salah

27 November 2020
Tiga Hal yang Harus Dilakukan Saat Seseorang Menawarkan Bisnis MLM

Tiga Hal yang Harus Dilakukan Saat Seseorang Menawarkan Bisnis MLM

10 Desember 2019
Sales, Ujung Tombak Sebuah Perusahaan, Juga Profesi yang Mulia MOJOK.CO

Sales, Profesi Mulia, Ujung Tombak Sebuah Perusahaan

23 Juli 2020
Potensi Kebaikan Sales Penyebar Brosur di Depan Konter Hape untuk Pengendara

Potensi Kebaikan Sales Penyebar Brosur di Depan Konter Hape untuk Pengendara

14 Januari 2020
Sales Minyak Wangi Adalah Profesi Paling Getol dalam Dunia Persalesan terminal mojok.co

Sales Minyak Wangi Adalah Profesi Paling Getol dalam Dunia Persalesan

15 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lebaran Kedua Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati Mojok.co

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

19 Maret 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons)

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026
Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

17 Maret 2026
Apa Harga Sepadan untuk Kamu yang Bekerja Sampai Lelah? (Unsplash)

Bekerja Sampai Lelah Tidak Pernah Sepadan, tapi Berhenti Bekerja Tidak Membawa Damai

23 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
5 Hal yang Bisa Dibanggakan Kota Bandung meski Tata Kelolanya Buruk dan Transportasi Umumnya Tidak Layak

Seolah Tidak Mau Saya Pergi, Selalu Ada Alasan untuk Tetap Tinggal di Bandung

23 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kerja Gaji 5 Juta di Jakarta Sebenarnya Cukup-cukup Saja. Tapi yang Direnggut dari Kita Lebih Besar, Hidup Jadi Tak Normal
  • Pertanyaan dan Permintaan Ibu yang Bikin Saya Nelangsa dan Bersalah karena Merantau Lama, Padahal Ia Tak Banyak Menuntut
  • Toyota Calya Dihina Sebagai Taksi Online Beratap Kipas Angin Padahal Mahakarya Kasta Pekerja yang Menyelamatkan Finansial Keluarga
  • Motoran di Jatim: Dibuat Sadar kalau Plat S Jadi Motor “Paling Rusuh” di Jalan
  • Sukses Bekerja di Kota Itu Ilusi: Pesan untuk Anak Muda yang Meninggalkan Desa
  • Sisi Gelap Lebaran: Melelahkan karena Harus Tampak Bahagia, padahal Menderita Bersikap “Baik” dan Kehabisan Energi Sosial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.