Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

6 Pantai di Tulungagung yang Nggak Layak Dikunjungi Saat Liburan

Marselinus Eligius Kurniawan Dua oleh Marselinus Eligius Kurniawan Dua
30 Juni 2025
A A
6 Pantai di Tulungagung yang Nggak Layak Dikunjungi Saat Liburan

6 Pantai di Tulungagung yang Nggak Layak Dikunjungi Saat Liburan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#3 Pantai Popoh Tulungagung alih-alih menenangkan malah jadi menyeramkan

Nama Pantai Popoh sebenarnya sudah cukup dikenal banyak orang. Pantai ini sempat menjadi pantai ikonik di Tulungagung, tapi kondisinya kini berubah dan mulai ditinggalkan.

Seperti dua pantai sebelumnya, Pantai Popoh penuh sampah. Selain itu, alih-alih menjadi tempat refreshing, pantai ini justru kerap dijadikan tempat untuk pesugihan, mencari ajian, atau melakukan kegiatan negatif.

Lantaran dijadikan tempat pesugihan, pantai ini jadi terasa menyeramkan. Suasana di sana sedikit janggal dan mengerikan.

#4 Pantai Klatak Tulungagung malah bikin kapok

Pantai Klatak itu unik, soalnya tempat ini bukan dipenuhi pasir putih, melainkan bebatuan. Batu-batu di sini tergolong melukai dan membuat kaki sakit. Jadi kalau nggak hati-hati, kaki bisa terluka dan bengkak.

Jangan berekspektasi tinggi terhadap pantai Tulungagung satu ini. Soalnya pantai ini nggak punya kelebihan. Kondisinya begitu buruk karena nggak terawat. Kotor dan sampah berserakan adalah dua kata yang pas untuk menggambarkan pantai ini.

Pokoknya saya kapok berkunjung ke sini. Cukup sekali seumur hidup menginjakkan kaki di tempat yang bahkan nggak layak disebut pantai ini.

Baca Juga:

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

#5 Pantai Sidem bikin mata merem terus

Pantai Sidem adalah salah satu pantai keluarga yang cukup legendaris di Tulungagung. Saking legendarisnya, masalah sampah abadi di sini. Dari dulu hingga sekarang, sampah seolah menjadi satu kesatuan dengan pantai ini. Kondisi itulah yang membuat saya enggan datang ke sini lagi.

Boro-boro bisa menikmati pemandangan yang memanjakan mata, Pantai Sidem sukses bikin mata saya merem saking nggak terawatnya. Mungkin inilah yang menjadi alasan mengapa pariwisata Tulungagung semakin merosot. Sungguh amat disayangkan. Padahal pariwisata di Tulungagung cukup potensial bagi perekonomian masyarakat dan pendapatan Tulungagung.

#6 Pantai Niyama malah dijadikan tempat berbuat tak senonoh

Ada yang menarik di Pantai Niyama Tulungagung. Di sini ada beberapa pondokan, tapi pondokan-pondokan ini menjadi sangat berbahaya ketika malam tiba. Masalahnya, pondokan-pondokan ini beralih fungsi menjadi tempat mesum para muda-mudi.

Beberapa kali saya mengunjungi Pantai Niyama, saat itu pula saya menemukan bungkusan kondom di pondokan yang berbeda. Malah masalah ini sudah bukan rahasia lagi. Tapi ya gitu, tak ada introspeksi dan tata kelola nggak kunjung dibenahi.

Persoalan sampah di pantai ini juga memprihatinkan. Sampah menggunung menimbulkan bau tak sedap. Boro-boro nyaman dikunjungi, saya saja kapok datang ke sini.

Itulah keenam pantai di Tulungagung yang nggak layak dikunjungi saat liburan tiba. Mending diam di rumah daripada datang ke sini dan berujung kecewa.

Penulis: Marselinus Eligius Kurniawan Dua
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Keunikan Tulungagung yang Nggak Dimiliki Kabupaten Lain.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 1 Juli 2025 oleh

Tags: kabupaten tulungagungpantai tulungagungtulungagung
Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Guru yang baru terjun di dunia menulis. Gemar main game, jalan-jalan, dan kulineran. Suka membahas tentang daerah, sosial, ekonomi, pendidikan, otomotif, seni, budaya, kuliner, pariwisata, dan hiburan.

ArtikelTerkait

Tulungagung Dianggap Jadi "Pusat" Pesugihan di Jawa Timur, Kenapa?

Tulungagung Dianggap Jadi “Pusat” Pesugihan di Jawa Timur, Kenapa?

30 Januari 2024
4 Keunikan Kabupaten Tulungagung yang Nggak Dimiliki Kabupaten Lain kudus kota kretek

4 Keunikan Tulungagung yang Nggak Dimiliki Kabupaten Lain

1 Maret 2024
Keluh Kesah Mahasiswa UIN SATU Tulungagung: Tempat Parkiran yang "Diserang" Tahi Burung Dara Sampai Sistem Pembayaran UKT yang Bikin Ngelus Dada

Keluh Kesah Mahasiswa UIN SATU Tulungagung: Tempat Parkiran yang “Diserang” Tahi Burung Dara Sampai Sistem Pembayaran UKT yang Bikin Ngelus Dada

7 Februari 2025
Gelar Sarjana Tak Ada Harganya di Tulungagung, Gajinya Bikin Geleng Kepala

Gelar Sarjana Tak Ada Harganya di Tulungagung, Gajinya Bikin Geleng Kepala

23 September 2025
3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok Mojok.co

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

17 Juni 2026
Trenggalek dan Tulungagung: Saudara yang Berbeda Nasib

Trenggalek dan Tulungagung: Saudara yang Berbeda Nasib

21 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Lulusan Ilmu Perpustakaan, tapi Saya Nggak Mau Jadi Pustakawan Sekolah, Isinya Cuma Makan Hati! perpusnas

Anggaran Perpustakaan Itu Mahal, tapi Kita Tak Pernah Peduli karena Maunya Terima Jadi

22 Juni 2026
Sisi Gelap Budak Elite di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta (Unsplash)

Sisi Gelap Budak Korporat di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta: Ketika Pekerja Menggadai Kewarasan demi Terlihat Elite

20 Juni 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co sumatera

Sebagai Anak Madura, Saya Cemburu dengan Anak Sumatera yang Tak Perlu Susah Payah Menyembunyikan Identitas

20 Juni 2026
7 Rokok Murah Harga di Bawah 15 Ribu yang Masih Enak Dinikmati In This Economy  

7 Rokok Murah Harga di Bawah 15 Ribu yang Masih Enak Dinikmati In This Economy  

20 Juni 2026
Warlok Semarang Muak dengan Mal Baru, Lebih Butuh Ruang Terbuka Hijau yang Terjangkau Mojok.co

Warlok Semarang Muak dengan Mal Baru, Lebih Butuh Ruang Terbuka Hijau yang Terjangkau 

24 Juni 2026
Dosa Indomie Ayam Bawang: Nggak Ada Bawang Goreng sebagai Pelengkap

Orang yang Bilang Indomie Warkop Lebih Enak Itu Aneh, Beneran

22 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.