Kenaikan BBM nonsubsidi Pertamax pada awal pekan kedua bulan Juni 2026 memang membuat banyak masyarakat mumet. Gara-gara harga Pertamax naik, masyarakat pengguna kendaraan pribadi, apalagi yang kendaraannya mengharuskan pakai Pertamax, jadi harus mikir keras. Beralih ke Pertalite juga tak mudah. Saya pernah menuliskan soal gimana cerita orang-orang yang masih pakai dan beli Pertamax walau harganya sudah naik. Beneran pusing.
Dan kalau membahas dampak, yang paling terdampak tentunya para pengendara, khususnya pengendara motor. Bagi para pengendara motor, apalagi yang motornya keluaran tahun-tahun terbaru dan kapasitas mesinnya di atas 150cc jelas nggak punya pilihan. Mereka mau nggak mau harus pakai Pertamax. Sebab kalau mereka nekat ganti ke Pertalite, mesin motor mereka yang jadi korban. Umurnya nggak akan panjang.
Nah, persoalan motor di tengah kenaikan Pertamax ini juga menarik. Ada banyak orang yang bingung apakah motornya harus terus pakai Pertamax atau bisa ganti. Beberapa orang yang punya motor keluaran terbaru tentu sedang bimbang. Mau diisi Pertamax tapi harganya mahal, diisi Pertalite takut mesinnya nggak cocok.
Makanya, saya coba untuk berbagai informasi, kira-kira motor mana saja yang dikira orang-orang harus pakai Pertamax, tapi sebenarnya bisa dan aman kalau pakai Pertalite.
Semua varian Honda BeAT (kecuali BeAT Deluxe)
Beruntunglah kalian yang masih pakai motor Honda BeAT. Sebab motor ini rasanya nggak begitu terdampak dengan kenaikan Pertamax. Honda BeAT, varian apapun, apalagi yang baru-baru, masih aman banget pakai Pertalite. Secara rasio kompresi mesin pun masih 9,2 sampai 9,5:1. Jadi meskipun kalian punya BeAT tahun terbaru, aman banget kalau mau diisi Pertalite.
Tapi kalau motor BeAT kalian yang versi BeAT Deluxe, kayaknya mending diisi pakai Pertamax saja. Rasio kompresi mesinnya lebih tinggi dari varian BeAT yang lain. Jadi, Pertalite belum bisa dibilang aman, meskipun kalau mau dicoba ya monggo saja. Risiko tanggung sendiri.
Honda Scoopy nggak harus pake pertamax
Honda Scoopy ini memang terlihat modern dan terlihat terlalu “kaya” untuk diisi Pertalite. Terlihat kayak nggak cocok aja kalau ikut antre di antrean Pertalite. Meskipun sebenarnya Honda Scoopy ini masih aman banget buat diisi Pertalite. Di atas kertas, rasio kompresi mesin semua varian Honda Scoopy pun hanya sekitar 9,5:1. Motor dengan rasio kompresi mesin segitu, ya nggak akan ada masalah kalau diisi BBM ron 90. Dan memang mending Pertalite aja, lah.
Yamaha Fazzio bagusnya pake pertamax, tapi masih aman sih
Mungkin ini akan jadi perdebatan. Yamaha Fazzio ini hitungannya termasuk motor baru, dan secara rasio kompresi mesinnya juga cukup tinggi. Rasio kompresi mesinnya sudah 11:1, dan direkomendasikan (bahkan diharuskan) pakai Pertamax. Tapi, masih banyak pengguna Fazzio yang pakai Pertalite, dan so far aman-aman saja.
Tentu dengan catatan, nggak terus-terusan pakai Pertalite. Sebulan sekali ya perlu “dimanjakan” dengan Pertamax. Plus, harus lebih sering cek mesin dan servis rutin ke bengkel. Soalnya dengan rasio kompresi mesin segitu, pakai Pertalite akan bikin mesin motor Fazzio lebih berisiko.
Suzuki Burgman Street 125
Kalau dilihat, Suzuki Burgman Street 125 ini nggak seharusnya pakai Pertalite. Jenis motor maxi scooter, lalu rasio kompresi mesinnya sebesar 10,3:1. Di atas kertas, Suzuki Burgman Street ini ya wajib pakai Pertamax. Tapi, bukan berarti motor ini nggak bisa pakai Pertalite. Bisa banget.
Apakah aman? Masih cukup aman, asalkan ya sesekali diisi Pertamax, dan jangan malas buat servis rutin. Suzuki Burgman Street 125 masih aman, kok, kalau mau diisi Pertalite.
Honda Genio
Saya menyebutnya Scoopy kurus. Motor ini memang mirip Scoopy, dan secara look memang nggak seperti motor yang seharusnya ikut antre di antrean Pertalite. Pun kalau dilihat rasio kompresi mesinnya, Honda Genio ini memang sebesar 10:1. Motor dengan rasio kompresi mesin sebesar itu sudah seharusnya pakai Pertamax.
Tapi apakah Honda Genio ini aman kalau pakai Pertalite? Kata Honda, sih, sebaiknya jangan. Kalau kata saya, Honda Genio ini masih cenderung aman, kok, kalau pakai Pertalite. Toh banyak di luar sana pengguna Genio yang pakai Pertalite. Aman-aman aja, nggak usah khawatir.
BACA JUGA: Harga Pertamax Naik Lagi, dan Seperti Biasa, Kelas Menengah Jadi Korban, Lagi dan Lagi
Honda Vario 125 baiknya pake pertamax, tapi…
Honda Vario 125 ini kayaknya jadi batas akhir varian Vario yang masih bisa dan aman pakai Pertalite. Vario 125 (New Honda Vario 125) ini meskipun rasio kompresi mesinnya sudah sebesar 11:1 dan sudah seharusnya pakai Pertamax, tapi masih bisa, kok, kalau mau pakai Pertalite.
Cuma ya begitu, dari pengalaman beberapa pengguna, Vario 125 kalau pakai Pertalite agak nggak enak kalau diisi Pertalite. Tarikannya kurang enak, dan gampang panas. Tapi apakah masih aman? Ya aman aja, sih.
Itulah seenggaknya 6 motor yang dikira wajib pakai Pertamax, tapi ternyata masih aman kalau pakai Pertalite. Kalau motor kalian ada dalam daftar di atas dan masih pakai Pertalite, nggak perlu khawatir. Asal motornya dirawat dengan baik, servis dan ganti oli rutin, motor kalian bakal aman-aman aja, kok. Tapi nggak jaminan, lho, ya.
Penulis: Iqbal AR
Editor: Rizky Prasetya
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.













