Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Snack Lebaran dengan Nama Unik yang Biasa Dijumpai di Magelang

Bayu Kharisma Putra oleh Bayu Kharisma Putra
2 Mei 2022
A A
5 Snack Lebaran dengan Nama Unik yang Biasa Dijumpai di Magelang Terminal Mojok

5 Snack Lebaran dengan Nama Unik yang Biasa Dijumpai di Magelang (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Nastar, putri salju, kue kacang, dan segala macam kue kering jadi suguhan Lebaran paling mainstream di Indonesia. Namun, karena Magelang punya Candi Borobudur, sudah seharusnya ia punya ciri di banyak aspek kehidupan yang membedakannya dengan wilayah lain. Selain pria-prianya yang berakhlalul karimah dan keren-keren, Magelang juga punya snack Lebaran yang lain daripada yang lain.

Saya kira ini akan menjadi rekomendasi yang baik bagi Anda yang bosan disuguhi dan menyuguhkan snack Lebaran yang itu-itu melulu. Apalagi momen Lebaran hanya setahun sekali. Saya pikir, lima snack Lebaran yang unik ini harus dimasukkan dalam list suguhan meja tamu. Saya jamin tak akan mengecewakan!

#1 Slondok

Keripik ini punya bentuk memanjang besar dan bergelombang. Ia memiliki warna putih gading yang berpadu dengan titik-titik merah hasil campuran cabai di adonannya. Selain biasa keluar saat Lebaran, snack ini juga cocok untuk dijadikan teman nonton bola. Kalau tamu disuguhi slondok, saya jamin nggak mau berhenti makan.

Slondok (Shutterstock.com)

Slondok terbuat dari singkong dan punya rasa sedikit pedas dan agak manis. Meski tebal, ia tak keras jika cara menggorengnya benar. Si pedas manis ini banyak diproduksi di kecamatan Grabag, tepatnya di Desa Purwogondho yang merupakan sentra penghasil slondok terbesar di Magelang.

#2 Criping

Lagi-lagi keripik yang berbahan dasar singkong. Yang membedakan criping dengan keripik lain adalah tampilannya. Criping tipis, pipih, dan lebar. Biasanya punya dua warna, putih dan abu-abu butek. Rasanya cenderung sedikit asin. Tapi, di era modern ini criping sudah punya banyak varian rasa dan bentuk. Mulai dari manis pedas, asin pedas, hingga rasa bawang kini tersedia. Bentuknya pun makin beragam, ada segitiga, bulat, hingga bintang. Jika dulu hanya muat di stoples yang besar, kini sudah banyak yang bentuknya lebih kecil dan imut juga. Criping yang terkenal dan legendaris adalah criping dari Desa Pandak. Criping bikinan desa itu adalah salah satu criping terbaik seantero Magelang.

#3 Carang gesing

Sekilas, ia mirip dengan nagasari, namun punya warna dan rasa yang lebih pekat. Ia tak hanya berbahan pisang dan tepung beras semata, namun ada campuran telur dan mentega. Teksturnya lembut dan sedikit lengket. Ia merupakan makanan yang mengenyangkan, tapi nggak bikin eneg karena tak terlalu manis. Sering dijumpai di daerah kaki Gunung Merbabu, tepatnya di sekitaran Kecamatan Ngablak.

Carang gesing dibungkus dengan daun pisang (Shutterstock.com)

Carang gesing biasanya baru akan keluar saat hari-hari istimewa saja, seperti saat Lebaran, Natal, hingga saparan. Sayangnya nggak ada yang jual online. Kalau mau mencobanya, Anda harus datang ke Ngablak saat hari-hari besar tiba.

#4 Unthuk cacing

Dari namanya saja sudah unik, begitu juga bentuknya. Nama ini muncul karena bentuk snack satu ini menyerupai unthuk cacing. Unthuk cacing sendiri adalah tumpukan tanah berbentuk seperti cacing yang saling bertumpuk. Sebenarnya itu adalah tanah yang terbentuk saat tanah basah digali oleh serangga. Rasa unthuk cacing tak terlalu manis dan agak asin. Ia adalah makanan yang mekewati proses penggorengan, jadi bukan merupakan kue basah. Sampai hari ini, snack ini masih mudah dijumpai saat Lebaran di Magelang, harganya pun murah meriah.

Baca Juga:

Banyuwangi Jawa Timur dan Banyuwangi Magelang: Nama Boleh Sama, tapi Soal Nasib Berbeda Jauh

Banyu Langit Agro Park Magelang, Tempat Liburan yang Tepat untuk Momong Anak

Penampakan unthuk cacing (Shutterstock.com)

#5 Peli munyuk

Saat ini, snack satu ini agak sulit dijumpai di pasaran. Sebab, biasanya snack ini dibuat sendiri oleh empunya rumah. Teksturnya agak keras dan katanya mirip peli munyuk (organ vital monyet jantan). Peli munyuk terbuat dari tepung beras, mentega, dan parutan kelapa yang kemudian dibentuk memanjang berujung lancip sebesar baterai A3. Rasanya gurih dan baunya harum kelapa sangrai. Enak sih, meski namanya bikin geli sendiri!

Itulah lima snack Lebaran dengan nama unik yang biasa dijumpai di Magelang. Ada yang pernah mencicipi salah satunya?

Penulis: Bayu Kharisma Putra
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Tempat Jajan Es di Magelang yang Bisa Segarkan Pikiran.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 Mei 2022 oleh

Tags: Kuliner Magelangmagelangsnack Lebaran
Bayu Kharisma Putra

Bayu Kharisma Putra

Hanya salah satu dari jutaan manusia yang kebetulan ditakdirkan lahir dan tumbuh di bentangan khatulistiwa ini. Masih setia memegang identitas sebagai Warga Negara Indonesia, menjalani hari-hari dengan segala dinamika.

ArtikelTerkait

Alasan Magelang Harus Punya Mal Baru

Alasan Magelang Harus Punya Mal Baru

3 Januari 2025
Nasi Godog, Kuliner Magelang yang Bikin Orang Surabaya Gagal Paham, tapi Lama-lama Doyan Mojok.co

Nasi Godog, Kuliner Magelang yang Bikin Orang Surabaya Gagal Paham, tapi Lama-lama Doyan

12 Juni 2025
borobudur magelang yogyakarta mojok

Menjelaskan Soal Magelang dan Segala Kesalahpahaman yang Menyertai

17 Oktober 2021
Muntilan, Tempat Pensiun Paling Ideal Mengalahkan Jogja Mojok.co

Muntilan, Tempat Pensiun Paling Ideal Mengalahkan Jogja

18 November 2023
4 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Untidar Magelang Mojok.co

4 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Untidar Magelang

12 November 2024
4 Hal tentang Untidar Magelang yang Belum Diketahui Banyak Orang Mojok.co

4 Hal tentang Untidar Magelang yang Belum Diketahui Banyak Orang

29 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.