Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Taman Kyai Langgeng Magelang: Dulu Menjadi Primadona Tamasya, lalu Sempat Sepi dan Merana

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
19 November 2023
A A
Taman Kyai Langgeng Magelang yang Pernah Sepi dan Merana (Unsplash)

Taman Kyai Langgeng Magelang yang Pernah Sepi dan Merana (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya masih bisa mengingat kenangan waktu tamasya bersama teman-teman TK. Kami berwisata ke Jogja dan sekitarnya. Ketika mengunjungi Jogja, kami menuju Museum Dirgantara dan Kebun Binatang Gembira Loka. Selain Jogja, kami juga mengunjungi Magelang, lebih tepatnya Taman Kyai Langgeng (TKL Ecopark).

Dulu, namanya tamasya. Orang-orang zaman sekarang menyebutnya outing, pembelajaran luar kelas, atau puncak tema. Makanya, jarak mengunjungi sebuah tempat jadi nggak sejauh dulu. Soalnya, anak-anak zaman sekarang itu dituntut untuk mandiri, tanpa campur tangan orang tua yang terlalu intens.

ADVERTISEMENT

Oleh karena itu, outing hanya dilakukan dalam lingkup ruang yang kecil. Tujuannya supaya lebih kondusif dan tidak terlalu melelahkan. Makanya, saya jadi jarang mendengar ada TK di Semarang yang melakukan kunjungan ke luar kota. Misalnya ke Taman Kyai Langgeng di Magelang. Sebuah tempat tamasya yang berkesan bagi saya.

Taman Kyai Langgeng itu strategis, letaknya ada di Kota Magelang

Bagi saya yang orang Semarangan, bertamasya merupakan suatu kebahagiaan tersendiri. Naik bus bersama kawan-kawan, makan camilan bersama ibu, dan selalu kagum dengan tempat-tempat baru yang belum pernah saya kunjungi.

Waktu itu, tamasya pertama saya sewaktu TK adalah Taman Kyai Langgeng Magelang. Lokasinya ada di kota sehingga strategis dan mudah dicapai. Untuk wisatawan umum, bisa naik bus dan turun di Terminal Tidar. Kamu bisa lanjut naik ojek online menuju Taman Kyai Langgeng.

Banyak wahana seru

Wahana Taman Kyai Langgeng Magelang yang dulu itu terbatas. Memang nggak terlalu banyak, tetapi sudah sangat berkesan untuk anak berusia 5 tahun. Keberadaan wahana yang terbatas ini juga yang sempat membuat TKL Ecopark ditinggal pengunjung. Sebelum 2021, jumlah kunjungan per minggu sempat mengalami penurunan. Bahkan di musim liburan, Ecopark ini tetap sepi dan merana, padahal sempat jadi primadona.

Oleh sebab itu, usaha rebranding dilakukan oleh pengelola. Sekarang, Taman Kyai Langgeng Magelang sudah lebih modern. Wahana yang tersaji juga lebih beragam. Misalnya, kini kamu bisa menikmati Wahana Edukasi, Wahana Petualangan, Wahana Air, Wahana Permainan, Wisata Religius, dan Fasilitas Pendukung lainnya.

Untuk arena bermain anak, ada Kereta Mini, Bianglala, Becak Air, Kuda Mini, Kereta Air, Sepur Mini, Komidi Putar, Komidi Layang, Mobil Keliling, dan Kolam Renang Semi Water Boom.

Baca Juga:

Jalan alternatif Jogja-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

4 kebiasaan warga Jogja yang biasanya menular ke pendatang

Baca halaman selanjutnya: Dulu primadona, sempat sepi, kini semakin modern setelah rebranding

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 19 November 2023 oleh

Tags: jawa tengahJogjakebun binatang gembira lokamagelangTaman Kyai LanggengTaman Kyai Langgeng MagelangTKL Ecoparkwisata magelang
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

semarang terminal bis jorok kumuh terminal terboyo mojok

Katanya Semarang Kota Besar, tapi kok Terminal Busnya kayak Gitu?

6 Oktober 2020
4 Bahan Makanan yang Cocok dengan Lidah Orang Jawa

Tiga Jenis Mi Ayam yang Sebaiknya Dihindari saat Berburu Mi Ayam

27 April 2020
Terminal Bawen Semarang (Dokumen pribadi penulis)

Terminal Bawen Semarang Menyimpan Banyak Kisah Lelaki Tangguh yang Cinta Keluarga

9 Oktober 2023
navigasi

Saya Buta Navigasi 4N (Ngalor-Ngidul-Ngetan-Ngulon): Emang Kenapa Sih?

15 Oktober 2019
Mengenal Colomadu Karanganyar: Kecamatan yang akan Menjadi Tempat Tinggal Jokowi setelah Pensiun Jadi Presiden Mojok.co

Mengenal Colomadu Karanganyar: Kecamatan yang akan Jadi Tempat Tinggal Jokowi setelah Pensiun Jadi Presiden

17 Juni 2024
Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

2 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

QRIS Dianggap sebagai Puncak Peradaban Kaum Mager, tapi Sukses Bikin Pedagang Kecil Bingung

Membayangkan Indonesia masa kini tanpa QRIS, transaksi akan benar-benar ribet

29 Juli 2026
Meski terancam DO karena modal nekat, kuliah akan selalu menjadi keputusan paling bijak yang pernah saya ambil

Meski terancam DO karena modal nekat, kuliah akan selalu menjadi keputusan paling bijak yang pernah saya ambil

28 Juli 2026
Rute kucing UGM, spot lari Jogja yang kalcer dan ramah untuk pelari pemula Mojok.co

Rute kucing UGM, spot lari Jogja yang kalcer dan ramah untuk pelari pemula

29 Juli 2026
Andai dapat rejeki nomplok Rp100 miliar, saya mau bangun sekolah yang kesejahteraan gurunya terjamin Mojok.co

Andai dapat rezeki nomplok Rp100 miliar, saya akan bangun sekolah yang kesejahteraan gurunya terjamin

30 Juli 2026
Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh (Wikimedia Commons)

Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh, komentator nggak jelas, tapi jangan menghujat dulu

1 Agustus 2026
Motor Honda Vario 150, Sahabat Terbaik Toko Kelontong (Unsplash). daihatsu sigra

Honda Vario 150 LED Old, motor yang semakin tua justru semakin diburu, motor Honda terbaik!

27 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.