Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kecantikan

5 Kesalahan Membuat Alis yang Sering Dilakukan Perempuan

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
26 Juli 2022
A A
5 Kesalahan Membuat Alis yang Sering Dilakukan Perempuan Terminal Mojok

5 Kesalahan Membuat Alis yang Sering Dilakukan Perempuan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kesalahan membuat alis nomor berapa yang sering kalian lakukan?

Alis adalah bingkai wajah. Begitulah yang dipercaya oleh banyak orang, khususnya mereka yang mencintai dunia tata rias. Anggapan ini jelas tidak berlebihan. Pasalnya, bentuk alis akan sangat memengaruhi ekspresi seseorang. Alis yang berbentuk menurun akan memberikan tampilan wajah sedih dan kuyu. Sebaliknya, alis yang lurus, tajam, dan terlalu naik di ujung akan menggambarkan rupa galak.

Saking pentingnya peran alis dalam menorehkan kesan pada wajah seseorang, jasa pembentukan alis pun menjamur di tengah masyarakat. Mulai dari threading alis yang cocok bagi mereka yang memiliki rambut alis lebat, hingga sulam alis yang sesuai bagi pemilik alis tipis dan berambut alis jarang. Cara lain yang lebih mudah, tidak terlalu menyakitkan, dan tentunya jauh lebih hemat adalah dengan menggambar alis sendiri saat mengaplikasikan makeup.

Alat yang digunakan untuk menggambar alis pun bervariasi. Mulai dari yang berbentuk pensil, gel, sampai powder. Sayangnya, masih banyak perempuan yang melakukan kesalahan membuat alis. Bukannya terlihat cantik, alis mata jadi terlihat aneh. Berikut beberapa kesalahan membuat alis yang kerap dilakukan.

#1 Tidak menyisir dan merapikan rambut alis terlebih dahulu

Kesalahan membuat alis yang pertama adalah tidak menyisir dan merapikan rambut alis terlebih dulu. Tahap awal ini sebenarnya cukup krusial mengingat helaian rambut alis yang kurang rapi bisa membuat alis tampak berantakan. Ketidakteraturan ini khususnya akan tampak jelas ketika hendak melakukan sesi foto.

Kalian bisa menyisir alis menggunakan spoolie atau sikat alis, baik yang berbentuk bundar seperti aplikator maskara maupun yang menyerupai sisir mini. Sedangkan merapikan alis bukan berarti mencukur habis rambut alis, ya, melainkan mencukur rambut yang berada di luar batas tersebut saja. Mencukur alis hingga botak justru dapat membuat tampilan akhir makeup jadi tidak natural dan terkesan dipaksakan.

#2 Malas membingkai alis

Kesalahan membuat alis selanjutnya yang kerap dilakukan perempuan adalah malas membingkai alis. Lantaran pengin cepat selesai karena diburu waktu, banyak perempuan yang melewatkan tahapan ini. Alih-alih membuat pola alis dengan pensil, kita biasanya langsung mengisi alis dengan alat yang dipunya. Hayo ngaku, siapa yang begini?

Kalau alis kita sudah disulam sih tidak masalah, Ladies. Tinggal menebalkan jejak sulamnya saja. Lha, tapi kalau alis kita belum ada bentuknya sama sekali bisa-bisa bikin alis kita tidak presisi. Misalnya ujung alis antara kanan dan kiri jadi tidak sama, atau bagian pangkal dan ujung lebarnya hampir sama. Waduh, kalau sudah begini sih waktu yang kita butuhkan untuk mengoreksi alis malah jadi lebih lama, kan?

Baca Juga:

Trik Menghapus Maskara Waterproof supaya Nggak Berujung Sengsara

Jalan Terjal Jadi MUA: Harus Serba Bisa, Kursus Jutaan Rupiah Nggak Cukup

Oleh karena itulah sebaiknya bingkai alis terlebih dulu dengan pensil alis kayu yang benar-benar runcing. Hindari menggunakan pensil putar untuk membuat bingkai lantaran ujung alis biasanya tidak akan berbentuk lancip sempurna. Setelah terlihat garis pola alis, baru isi alis dengan alat makeup apa pun dengan warna bergradasi di mana semakin ke pangkal, warnanya akan semakin pudar.

#3 Menggunakan stensil atau cetakan alis

Suatu alat sejatinya memang diciptakan guna mempermudah pekerjaan manusia. Namun, saat membuat alis, ada baiknya pendapat ini dipertimbangkan kembali. Alat cetak alis memang sudah banyak dijual di pasaran dan peminatnya cukup banyak. Namun, mengaplikasikan makeup alis dengan memanfaatkan cetakan atau stensil merupakan dosa besar yang tak termaafkan dalam dunia tata rias.

Alasannya, cetakan alis tersebut ibarat template yang sudah pasti guratan garisnya. Padahal bentuk wajah manusia itu berbeda antara satu dengan yang lain sehingga template alis tersebut tidak akan cocok ke setiap orang secara sama rata. Di samping itu, penggunaan cetakan alis cenderung membuat orang langsung mengisi alis sesuai pola stensil tanpa membingkainya. Akibatnya alis yang tergambar justru tampak kaku dan terlalu tebal sehingga akan mengingatkan kita pada alis Nohara Shinosuke alias Shinchan.

#4 Memilih warna yang kurang sesuai

Kesalahan membuat alis yang kerap dilakukan berikutnya adalah tidak memilih warna pensil alis sesuai warna rambut. Aturan dasar dalam makeup alis adalah menyamakan warna alis dengan warna rambut. Makanya kalau rambut kita dicat cokelat atau pirang, sebaiknya pilih warna pensil lais yang senada. Menggunakan warna yang kontras akan membuat kita seperti mengenakan wig atau rambut palsu.

Meski begitu, jangan pakai warna hitam walau warna rambut kita juga hitam, ya. Penggunaan warna hitam akan memberi kesan galak. Sebaliknya, pilih warna keabuan agar wajah jadi terlebihat lebih lembut. Warna alis hitam hanya diperkenankan dipakai saat upacara pernikahan dengan adat tradisional yang lumrahnya masih menaati pakem tertentu dalam tata rias pengantin.

#5 Terlalu mengikuti mode yang belum tentu cocok

Sebagaimana industri fesyen, industri kecantikan juga mengalami pasang surut tren termasuk dalam model alis. Kalau di era tahun 90-an dulu alis yang dianggap cantik adalah yang memiliki bentuk tipis dan menukik, maka di tahun 2000-an alis tebal, bold, dan sleek menjadi dambaan hampir semua orang. Baru beberapa tahun belakangan ini alis serat ala Thai Makeup yang menonjolkan helaian alami rambut alis menjadi patokan kecantikan, terutama di Asia Tenggara.

Meskipun definisi alis sempurna kadang dikendalikan oleh tren, kita juga perlu mengingat bahwa tidak semua tren cocok untuk semua orang sebagaimana halnya fesyen. Alis serat pantas bagi mereka yang secara natural memiliki rambut alis cukup lebat, tetapi tidak cocok bagi pemilik alis nyaris gundul. Begitu pula alis tebal tidak akan sesuai bagi empunya wajah kecil karena makeup alis akan sangat mendominasi wajah. Oleh karenanya, seperti apa pun model alis yang tengah naik daun, kita tetap kudu memperhatikan kesesuaian dengan bentuk dan karakter wajah.

Di antara kesalahan membuat alis di atas, nomor berapa yang masih sering kalian lakukan? Yuk, mulai sekarang berlatih membuat alis yang baik dan benar. Sebab, di masa yang masih mewajibkan pemakaian masker ini, bentuk alis kalian lah yang bakal dilihat orang pertama kali, bukan apa warna lipstik kalian hari ini.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Menggunakan Maskara.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Juli 2022 oleh

Tags: alis matamakeupmembuat alisPerempuantata rias
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

Romantisme Hollywood Memfasilitasi Kecintaan Kita pada Badboy dan Fakboi terminal mojok.co

Seandainya Saya Jadi Sinta dalam Kisah Ramayana

31 Maret 2020
perempuan

Perempuan Cuman Jadi Kanca Wingking itu Gara-Gara Bangsa Eropa!

19 September 2019
Rekomendasi 4 Motor yang Cocok buat Pengendara Pemula

3 Alasan Sesungguhnya Perempuan Jarang Ganti Oli Motor

25 November 2022
Perbedaan Tata Rias Pengantin Jawa Pakem Jogja dan Solo Terminal Mojok

Perbedaan Tata Rias Pengantin Jawa Jogja dan Solo

17 September 2022
Perempuan Pakai Mobil Matic, Lelaki Harus Pakai Manual, Teori dari Mana Ini?

Perempuan Pakai Mobil Matic, Lelaki Harus Pakai Manual, Teori dari Mana Ini?

23 September 2022
6 Rekomendasi Foundation Murah di Bawah 50 Ribu Terminal Mojok

6 Rekomendasi Foundation Murah di Bawah 50 Ribu

21 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lagu Baru Sheila On 7 “Sederhana” Pas untuk Orang-orang Usia 30 Tahun Mojok.co

Lagu Baru Sheila On 7 “Sederhana” Pas untuk Orang-orang Usia 30 Tahun

9 Mei 2026
Tol Soroja, Tol yang Nyeleneh: Pendek, Nggak Ada Rest Area, tapi Strategis

Tol Soroja, Tol yang Nyeleneh: Pendek, Nggak Ada Rest Area, tapi Strategis

5 Mei 2026
Jalan Raya Narogong, Gerbang Neraka di Timur Bekasi: Pagi Kena Macet Truk Sampah, kalau Malam Dikuasai Kontainer

Jalan Raya Narogong, Gerbang Neraka di Timur Bekasi: Pagi Kena Macet Truk Sampah, Malam Dikuasai Kontainer

5 Mei 2026
Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Menunggu Mati (Pixabay)

Merindukan Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Sepi Menunggu Mati

10 Mei 2026
Kampus-Kampus Bangkalan Madura Bakal Jadi "Pabrik" Pengangguran kalau Tidak Mau Berbenah Mojok.co

Kampus di Bangkalan Madura Bakal Jadi “Pabrik” Pengangguran kalau Tidak Serius Berbenah

6 Mei 2026
Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas” Terminal

Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas”

11 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.