Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Kendaraan yang Biasanya Digunakan untuk Tilik selain Truk Gabah

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
24 Agustus 2020
A A
Opini Julia Suryakusuma terhadap Film ‘Tilik’ Berbau Kolonialisme Gaya Baru feminisme terminal mojok.co

Opini Julia Suryakusuma terhadap Film ‘Tilik’ Berbau Kolonialisme Gaya Baru feminisme terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Wahyu Agung Prasetyo, selaku sutradara film pendek Tilik (2018), mengaku tertarik setelah diberikan naskah mengenai budaya tilik yang mengisi hiruk pikuk masyarakat Bantul. Elena Rosmeisara, produser Tilik, mengatakan bahwa budaya ini berangkat dari kepedulian dan para penontonnya diajak untuk melihat dalam sudut pandang yang senyata mungkin.

Di Bantul sendiri, budaya tilik memang sudah menjadi akar yang tidak bisa dipisahkan. Biasanya, hal ini terjadi ketika salah satu anggota PKK—biasanya dibagi lagi ke dalam sebuah dasawisma—ada yang sakit. Lebih luas lagi, budaya tilik juga menyasar saudara atau kerabat dari anggota PKK tersebut.

Selain obrolan ibu-ibu yang biasanya bikin ngekek, ada satu hal lagi yang patut menjadi sorotan. Yakni kendaraan yang digunakan. Hal sederhana namun patut menjadi sorotan. Di Bantul, truk memang menjadi opsi realistis untuk memboyong ibu-ibu partai besar. Namun ada juga beberapa kendaraan yang menjadi langganan untuk di carter. Dan berikut akan saya bedah satu per satu untuk melihat kendaraan yang dugunakan untuk tilik selain truk gabah.

Kobutri

Di daerah lain, kobutri ini mungkin disebut dengan kol. Kursinya tidak seperti bus kota pada umumnya, melainkan memutar. Jadi pas banget untuk ghibah karena penumpangnya saling bertatapan. Mungkin ibu-ibu di dalamnya bukan merasa ada di kobutri, namun merasa sedang ada di Den Haag dan macak jadi anggota Konferensi Meja Bundar. Kobutri ini, lebih pas digunakan untuk tilik dalam rombongan kecil.

Namun kehadiran Kobutri makin hari makin langka saja. Ada, namun tidak sebanyak dahulu. Ijin trayek di Jogja memang sempat dipertanyakan, namun yang menjadi rasa kesal tentu ibu-ibu karena Kobutri adalah kendaraan yang paling nyaman untuk tilik. Apa lagi jika dari Imogiri sampai Bethesda, dijamin punggung nggak nyeri.

Bus Imogirian

Bus ini biasanya mengambil trayek Terminal Giwangan, Pasar Giwangan lalu langsung ke Siluk. Bus ini tidak bisa disebut dengan kol karena bentuknya lebih besar, tidak hadap-hadapan, namun ukurannya relatif kecil. Untuk ghibah, bus ini sangat tidak direkomendasikan. Menurut saya pribadi, bus ini sangat cocok untuk ibu-ibu yang membawa anak. Namun, jika tidak membawa anak dan ingin nyaman bergunjing, kobutri pilihan yang lebih yahud.

Kopata, Aspada, dan Puskopkar

Tiga serangkai ini merupakan kakaknya Kobutri. Ukuran bus ini sedang, tidak sebesar bus AKAP, tapi tidak sekecil bus Imogirian. Bus ini untuk partai besar dan membawa anak-anak. Sama lah daya cakupnya dengan truk. Bedanya, untuk berghibah agak susah. Yang depan harus tingak-tinguk ke belakang, yang belakang harus mbengak-mbengok.

Selain tiga ini, sebenarnya ada lagi, yakni Kop. Abadi. Namun, berhubung di rumah saya ada pangkalan Aspada (dulu, sebelum ijin trayek dihapus), menggunakan bus ini adalah opsi utama lantaran harga teman. Tahu to bagaimana teknik menawar ibu-ibu? Apa lagi ini bukan hanya satu atau dua, tapi satu kompi. Saya yakin taktik perang Sun Tzu akan bertekuk lutut ketika melihat taktik menawar ibu-ibu.

Baca Juga:

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

Bayar Pajak Kendaraan Itu Wajib, tapi Jujur Saja Saya Nggak Ikhlas Melakukannya

Kol buntung

Sama seperti kobutri, kendaraan ini cocoknya untuk ibu-ibu partai kecil. Atau satu kompi yang ikut hanya beberapa saja. Ketika Aspada yang menjadi langganan tidak ada, truk harganya kurang cocok dan Imogirian sedang tidak lewat, kol buntung milik pribadi akan menjadi tulang punggung. Entah kol buntung ini habis digunakan untuk mengangkut apa. Kalau lagi beruntung sih, bisa dapat kejutan. Tai sapi, misalnya.

Untuk ke kota, menggunakan kol buntung pun ada triknya. Pertama, gunakan terpal. Dijamin tidak ada yang tahu bahwa kol buntung tersebut isinya adalah ibu-ibu yang sedang duduk. Kedua, pakai helm. Ini sesuai aturan, walau nggak sesuai-sesuai amat, sih. Sebagai catatan, menggunakan kol buntung untuk tilik itu berbahaya.

Kereta kelinci

Saya pernah menggunakan kereta kelinci bersama ibu-ibu untuk tilik dari Banguntapan sampai Bambanglipuro. Hesss jyan tobat, pada mbengok-mbengok nggak karuan alih-alih bergunjing ria. Di mata saya, tilik menggunakan kereta kelinci itu ra mashok blas. Nggak lagi-lagi, dah.

Mungkin masih banyak lagi opsi kendaraan lain seperti meminjam mobil polisi, ambulans, sampai kereta tebu. Namun, dari semua itu, hanya satu kendaraan yang masih menjadi penasaran dari pihak ibu-ibu, yakni menggunakan Trans Jogja untuk tilik. Entah bisa atau tidak, menurut saya tinggal tunggu waktu saja ada Trans Jogja mak klunting imbas-imbis melewati Jalan Imogiri Timur menuju Kretek.

BACA JUGA Setelah Nama Asli Upin Ipin Diungkap Netizen, Kami Mencoba Menjawab Misteri Lain Serial Ini dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 Agustus 2020 oleh

Tags: BusKendaraantilik
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

10 Kebiasaan Buruk yang Harus Ditinggalkan agar Motor Nggak Gampang Mogok Saat Musim Hujan Mojok.co

10 Kebiasaan Buruk yang Harus Ditinggalkan agar Motor Nggak Gampang Mogok Saat Musim Hujan

20 November 2025
halte bus transjakarta

Jangan Naik Transjakarta Jika Terburu-buru

17 November 2021
10 Film Pendek Indonesia yang Bisa Ditonton di YouTube terminal mojok.co

10 Film Pendek Indonesia yang Bisa Ditonton di YouTube

6 November 2021
Bus Bagong, Bus Ekonomi Murah Rasa Jet Tempur

Bus Bagong, Bus Ekonomi Murah Rasa Jet Tempur

26 Agustus 2025
Trans Jatim: Bus Mungil yang Ekonomis dan Nyaman, tapi Nggak Ramah untuk Penumpang Pendek seperti Saya

Bus Trans Jatim: Ekonomis dan Nyaman, tapi Nggak Ramah untuk Penumpang Pendek seperti Saya

5 Agustus 2024
Membandingkan Perjalanan Jogja-Banyuwangi: Naik Kereta Api Sri Tanjung Lebih Aman, Naik Bus Sama dengan Setor Nyawa

Membandingkan Perjalanan Jogja-Banyuwangi: Naik Kereta Api Sri Tanjung Lebih Aman, Naik Bus Sama dengan Setor Nyawa

26 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026
9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli Mojok.co

9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli

22 Februari 2026
Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi Mojok.co

Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi

22 Februari 2026
Pengalaman Bertahun-tahun Naik Honda Revo, Motor Paling Nggak Ribet dan Tahan Banting yang Pernah Ada Mojok.co

Pengalaman Bertahun-tahun Naik Honda Revo, Motor Paling Nggak Ribet dan Tahan Banting yang Pernah Ada

21 Februari 2026
Trio Senator AS Roma: Mancini, Pellegrini, Cristante

Trio Senator AS Roma

23 Februari 2026
Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

Mobil Matic Dibilang Gampang Rusak, padahal Itu Gara-gara Cara Pakai yang Salah!

22 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.