Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Pengendara Motor di Sepanjang Jalan Jogja-Solo

Farahiah Almas Madarina oleh Farahiah Almas Madarina
18 November 2021
A A
5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Pengendara Motor di Sepanjang Jalan Jogja-Solo terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Berkendara di Indonesia memang selalu penuh tantangan dan risiko, apalagi kalau jalanan tersebut adalah Jalan Raya Jogja-Solo yang ramai oleh kendaraan bermotor. Meski sudah berhati-hati, ada saja kejadian nggak terduga yang bikin kita kaget. Beberapa di antaranya masih bisa termaafkan, tapi ada juga lho kejadian saat berkendara yang—meskipun sudah berlalu—tetap saja meninggalkan luka mendalam.

Seperti yang kita tahu, selain ramah dan baik hati, orang-orang Indonesia juga terkenal bar-bar saat naik motor. Melanggar lampu lalu lintas? Sering. Ditilang? Sering juga. Pelanggaran yang sifatnya berkaitan dengan kelengkapan atribut perjalanan dan surat berkendara sudah jadi makanan polisi sehari-hari. Namun, ada dosa-dosa lain yang tanpa disadari juga sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan sekitar. Apa sajakah dosa-dosa itu?

Berikut adalah daftar dosa-dosa pengendara motor terkhusus di sepanjang Jalan Jogja-Solo yang paling sulit diampuni. Mulai dari yang nggak biasa, sampai luar biasa.

#1 Meludah sembarangan

Kenapa saya tempatkan hal ini di urutan pertama? Karena saya pernah punya pengalaman buruk soal ini. Sebagai pengendara motor yang biasa-biasa saja, saya kurang memiliki refleks yang cekatan bak pembalap F1 untuk menghindar kala ada “serangan nggak terduga”. Salah satunya ya seperti ini, meludah sembarangan. Belum lagi kalau ludah itu mengenai saya yang sedang dalam perjalanan dari Solo menuju Jogja. Kebayang kan betapa paniknya? Mau melipir nggak bisa, mau jalan terus tapi kok ya masih jauh.

Bayangkan, ketika cuaca sedang cerah-cerahnya, kamu berkendara santai sambil menikmati embusan angin sepoi-sepoi. Nggak ada petir, nggak ada hujan, tiba-tiba kamu terkena percikan “air” dari pengendara di depanmu. Sialnya, kamu lupa menutup kaca helm. Alhasil, kamu bisa merasakan percikan itu menempel di sebagian wajahmu yang nggak bermasker. Itulah yang saya alami.

Tentu saja saya nggak sempat menghindar, sebab saya nggak memprediksi pengendara motor di depan saya akan buang ludah sembarangan. Yang bisa saya lakukan saat itu hanya misuh dikit-dikit, sambil ngegas motor untuk buru-buru pulang menyucikan diri.

#2 Merokok sambil berkendara

Hal kedua yang dilarang dilakukan di sepanjang Jalan Jogja-Solo adalah motoran sambil ngudud. Padahal pemerintah sudah mengeluarkan peraturan untuk melarang pengendara motor merokok saat berkendara, lho. Larangan itu disebutkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 12 Tahun 2019 pasal 6 (c) yang bunyinya: “Pengemudi dilarang merokok dan melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi ketika sedang mengendarai sepeda motor.”

Sayangnya peraturan ini diabaikan, atau mungkin nggak tersosialisasikan secara merata ke seluruh pengendara motor di penjuru negeri. Setiap kali berkendara di Jalan Jogja-Solo, pasti saya selalu menjumpai minimal satu pengendara motor yang merokok. Tanpa merasa berdosa, mereka membuang abu rokok itu sembarangan—persis seperti tipikal dosa di urutan pertama.

Baca Juga:

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

Bagi Orang Bengkel, Honda Beat Adalah Motor Paling Masuk Akal yang Pernah Mengaspal

Jika sedang sial, abu rokok itu bisa mengenai pengendara lain. Bila terkena mata, dapat sangat membahayakan sebab berisiko menyebabkan iritasi dan luka. Seberapa urgennya sih merokok saat berkendara motor sampai-sampai harus mengorbankan keselamatan pengendara lain seperti itu?

#3 Lampu sein terus menyala

Hal ketiga yang tak kalah keras larangannya adalah pengendara motor yang bikin deg-degan karena lampu seinnya nyala sepanjang perjalanan Jogja-Solo. Saya sering banget kena prank, nungguin motor di depan saya belok karena lampu sein mereka nyala. Sudah ditungguin dengan was-was, ujung-ujungnya nggak jadi belok. Sebenarnya saya bisa saja nyalip mereka, tapi saya takut kalau mereka tiba-tiba beneran belok saat saya berusaha nyalip. Kan nggak lucu.

Ini nggak spesifik ke ibu-ibu saja ya, sebab nyatanya yang lupa mematikan lampu sein itu nggak hanya ibu-ibu. Bapak-bapak sampai anak muda juga banyak yang begitu. Bedanya, ibu-ibu kalau diingatkan suka lebih galak daripada yang mengingatkan. Ini keluputan yang membahayakan sekaligus menguji kesabaran, sih.

#4 Ngegas saat hujan

Tragedi kecipratan air pasti sudah sering dialami oleh orang-orang yang kerap melewati jalanan Jogja-Solo saat sedang banjir di sekitar Ambarrukmo Plaza. Saya pun pernah mengalaminya. Beberapa kali berusaha hati-hati dengan mengurangi kecepatan, eh pemotor lain malah nyelonong seenaknya sambil ngebut. Alhasil, genangan-genangan sisa air hujan itu nyiprat ke mana-mana, termasuk ke kemeja saya yang sudah disetrika sampai meling-meling. Batinku, OOO JANCUK!

Karena kita nggak bisa mengontrol tata krama pengendara lain, maka saya hanya bisa menyarankan kalian agar menggunakan jaket untuk berjaga-jaga. Setidaknya kalau harus mengalami tragedi semacam ini, baju indah kita masih bisa sedikit terselamatkan.

#5 Ngelus-elus dengkul pacar

Rasanya sudah cukup bagi kami menyaksikan konten-konten uwu di TikTok. Nggak perlu lagi direka ulang di dunia nyata, wabil khusus malam Minggu—malam di mana kawula muda yang-yangan sambil night ride. Sebetulnya nggak masalah sih kalian mau pacaran di motor sambil elus-elus dengkul, tangan atau kepala, pundak, lutut-kaki-lutut-kaki. Tapi, ya mbok jangan di sepanjang Jalan Jogja-Solo juga.

Apa nggak kasihan sama yang night rider sendirian, perjalanan jauh dari Solo ke Jogja dalam rangka nyusulin pacarnya yang minta putus? Eh, pas lampu merah malah ketemu orang pacaran yang lagi ngelus-elus dengkul, sambil bilang, “Aku sayang banget sama kamu.” Kan bikin nggerus, huhuhu.

Yak, beberapa hal di atas hanyalah sebagian kecil dari daftar panjang larangan para pengendara motor yang nggak terhitung. Saya nggak tahu, kamu lebih sering ada di posisi pelaku atau korban. Kalau kamu termasuk seorang pelaku, segeralah bermuhasabah. Atau lebih baik pensiun dini dari berkendara motor dan berpindah ke transportasi umum demi kemaslahatan banyak orang. Tapi, kalau kamu adalah korban, kira-kira dari nomor satu sampai lima, hal terlarang mana yang paling sulit kamu ampuni?

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 November 2021 oleh

Tags: jalan jogja-soloMotor
Farahiah Almas Madarina

Farahiah Almas Madarina

Magister Sosiologi yang banting setir ke dunia digital marketing. Menulis di Terminal Mojok sejak 2021 dan saat ini aktif menjadi remote worker di sebuah business architecture studio.

ArtikelTerkait

7 Kasta Motor Jadul yang Masih Digemari dan Diburu Kolektor Motor Mojok.co

7 Kasta Motor Jadul yang Masih Digemari dan Diburu Kolektor Motor

30 Januari 2025
5 Motor yang Sebaiknya Nggak Dibeli Mahasiswa Baru karena Bikin Menyesal

5 Motor yang Sebaiknya Nggak Dibeli Mahasiswa Baru karena Bikin Menyesal

30 Agustus 2025
Busi

Pentingnya Mengetahui Jenis Busi Motor dan Cara Membersihkannya

9 Desember 2021
motor honda supra

5 Pengguna Motor Honda Supra yang Harus Diberi Hormat

30 Agustus 2023
Semrawutnya Lalu Lintas di Desa Mengalahkan Kota: Banyak Motor Nggak Sesuai Standar hingga Bocil Kebut-kebutan di Jalan

Semrawutnya Lalu Lintas di Desa Mengalahkan Kota: Banyak Motor Nggak Sesuai Standar hingga Bocil Kebut-kebutan di Jalan

17 Juli 2024
supra X yamaha r15 cbr 150r Kepincut Beli Honda Scoopy Terbaru padahal Baru Saja Kredit Motor terminal mojok.co

3 Kekurangan Supra Fit Edisi Pertama yang Bikin Pusing Pemiliknya

17 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.