Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Hal yang Akan Terjadi kalau Bangkalan Madura Punya Bioskop, Salah Satunya Nggak Perlu Menyeberang Suramadu untuk Nonton Film Terbaru

Siti Halwah oleh Siti Halwah
10 April 2025
A A
5 Hal yang Akan Terjadi kalau Bangkalan Madura Punya Bioskop, Salah Satunya Nggak Perlu Menyeberang Suramadu untuk Nonton Film Terbaru

5 Hal yang Akan Terjadi kalau Bangkalan Madura Punya Bioskop, Salah Satunya Nggak Perlu Menyeberang Suramadu untuk Nonton Film Terbaru (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selama ini warga Bangkalan Madura harus menyeberang Suramadu terlebih dulu sebelum akhirnya bisa nonton film di bioskop. Kasihan juga, ya…

Bangkalan Madura boleh jadi memang dekat dan hanya sepelemparan batu dari Surabaya, ibu kota Jawa Timur yang infrastrukturnya sudah maju itu. Namun untuk urusan sarana prasarana, ia jelas tertinggal jauh ribuan tahun di belakang, khususnya di bidang hiburan.

ADVERTISEMENT

Sebagai orang Bangkalan Madura, ada satu hal yang sejak kecil selalu saya harapkan ada di sini selain kereta api, yaitu bioskop. Saya sering banget berandai-andai apa jadinya jika Bangkalan memiliki bioskop.

#1 Warga Bangkalan Madura nggak perlu menyeberang Suramadu buat nonton film di bioskop

Sudah bukan rahasia lagi kalau orang Bangkalan mau nonton film di bioskop harus menyeberang ke pulau seberang dulu. Alasannya jelas karena nggak ada bioskop di kabupaten ini. Setahu saya, hanya ada satu bioskop di Pulau Madura, dan tentu saja ia berada di Kabupaten Pamekasan, tepatnya di Kota Cinema Mall (KCM) Pamekasan. Sisa kabupaten lainnya nggak ada blas.

Nah, karena letak Kabupaten Pamekasan agak ke timur dan masih harus melalui Kabupaten Sampang, kebanyakan orang Bangkalan memilih menyeberang Suramadu jika kebelet nonton film di bioskop. Makanya seandainya Bangkalan Madura punya bioskop bisa dipastikan warganya nggak nelangsa banget karena buat menonton film saja harus numpang ke pulau sebelah.

#2 Muda-mudi Bangkalan Madura punya pilihan tempat lain buat nge-date atau menghabiskan waktu bersama teman-teman

Jujur saja, saya selalu merasa kalau Bangkalan Madura itu kekurangan tempat untuk bermain dan nge-date yang tujuannya memang untuk hiburan. Taman Paseban di Alun-Alun Bangkalan bukanlah tempat yang asyik buat dijadikan tempat nongkrong.

Beberapa teman saya pernah nekat nongkrong di Stadion Gelora Bangkalan, eh, malah berujung kena razia. Akhirnya kafe-kafe kekinian yang makanannya mahal itu sering kami jadikan tempat tujuan terakhir.

Makanya saya selalu merasa Bangkalan ini butuh banget bioskop. Biar muda-mudi di sini punya lebih banyak opsi buat nge-date dan bermain tanpa harus keluar uang banyak banget, dan tentunya bebas dari prasangka satpol PP.

Baca Juga:

Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera

Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci

#3 Nggak ketinggalan hype tontonan film-film baru

Sebagai warga Bangkalan Madura, saya selalu merasa tertinggal hype film-film baru yang banyak diobrolin di media sosial. Sering muncul perasaan iri dan FOMO untuk turut segera menonton film-film tersebut dan masuk dalam hype-nya. Saya yakin, bukan hanya saya seorang yang merasa nelangsa seperti ini.

Seandainya Bangkalan punya bioskop, pasti hal-hal ini nggak akan terjadi. Warga Bangkalan bisa menonton film di hari yang sama dengan warga daerah lain. Kami bisa turut serta meramaikan hype-nya hingga ikutan berbagai event yang mungkin menjadi bagian promosi suatu film. Baru membayangkannya saja sudah seru banget.

#4 Ada tujuan untuk mengajak anak-anak liburan dan mengenalkan mereka pada dunia perfilman

Destinasi wisata ramah anak yang edukatif di Bangkalan Madura itu minim banget, kalau nggak mau dibilang nihil, ya. Mau mengenal sejarah dengan berkunjung ke Museum Bangkalan, isinya cuma gitu. Kecil, sempit, dan nggak ada teknologi terbaru yang inovatif dan menarik buat memperkenalkan benda-benda sejarah tadi pada anak-anak.

Kalau mau berkunjung ke Taman Paseban, eh, sarana permainannya hanya seadanya hasil dana CSR Bank BTN. Maka sudah seharusnya Bangkalan punya bioskop biar para orang tua bisa mengenalkan seputar dunia perfilman kepada anak-anaknya sejak dini. Tentunya banyak anak-anak Bangkalan yang juga tertarik buat menonton film khusus bagi mereka, seperti film Jumbo yang sedang ramai. Apalagi film-film animasi Indonesia seperti Jumbo kini mulai banyak dinikmati dan berdasarkan prediksi beberapa orang bakalan menjadi cikal bakal lahirnya film-film animasi lainnya di Indonesia.

#5 Bangkalan Plaza akan semakin ramai dikunjungi banyak orang

Sebagai warga Bangkalan, saya merasa ironis melihat Bangkalan Plaza yang merupakan satu-satunya mall di sini. Kondisinya sudah nggak seramai waktu awal buka dulu. Kini ia terbantu karena Pemda Bangkalan mengalihkan beberapa layanan ke sini seperti layanan Adminduk yang mengurus pembuatan KTP dan akte ke lantai 3 Bangkalan Plaza. Tentu saja hal ini bertujuan biar mall tersebut kembali ramai seperti dahulu kala.

Padahal menurut saya ada cara yang jauh lebih instan, yaitu membuat bioskop di sana. Niscaya bakal banyak anak, remaja, hingga orang dewasa yang berkunjung ke sana dan menghabiskan waktu mereka dengan menonton film. Lalu perlahan tapi pasti, Bangkalan Plaza akan kembali ramai dikunjungi.

Nah, sekiranya begitulah menurut saya hal-hal yang akan terjadi jika Bangkalan Madura punya bioskop. Mungkin ada orang Pemda atau pihak swasta yang membaca ini dan mengamini ide saya, mohon untuk segera dieksekusi, ya.

Penulis: Siti Halwah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bangkalan Madura Sebaiknya Segera Bikin Pusat Kabupaten Baru, Tanah Merah Bisa Jadi Opsi untuk Dipertimbangkan!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 April 2025 oleh

Tags: Bangkalanbangkalan maduraBioskopmadura
Siti Halwah

Siti Halwah

menulis untuk eksis

ArtikelTerkait

menonton film di bioskop

Plis Jangan Ngajak Anak Kecil Menonton Film Nggak Sesuai Rating!

19 Desember 2021
midsommar

Panduan Mengikuti Festival Midsommar: Spoiler Alert!

4 September 2019
Kasta Mahasiswa di Bangkalan Madura, Ada yang Si Paling Ormek hingga yang Cuma Jadi Remahan Rempeyek

Kasta Mahasiswa di Bangkalan Madura, Ada yang Si Paling Ormek hingga yang Cuma Jadi Remahan Rempeyek

11 September 2025
penyembelihan hewan kurban idul adha qurban madura mojok

Idul Adha pada Hakikatnya Tak Melulu Soal Penyembelihan Hewan Kurban

28 Juli 2020
Derita Tinggal di Pelosok Bangkalan Madura, Transportasi Buruk hingga UMR Rendah Mojok.co

Derita Tinggal di Pelosok Bangkalan Madura, Transportasi Buruk hingga UMR Rendah

15 Januari 2024
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Gandus Palembang, Bau Pabrik Karet hingga Berasa Dipanggang Matahari Terminal

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Gandus Palembang, Bau Pabrik Karet hingga Berasa Dipanggang Matahari

30 Juni 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Udara Bersih, Hak Asasi yang Cuma Bisa Dirasakan Warga Depok Sebulan Sekali

28 Juni 2026
4 Alasan Ayam Goreng Dkriuk Jadi yang Terbaik di Kelasnya, Brand Lain Minggir Dulu! Mojok.co

4 Alasan Ayam Goreng Dkriuk Jadi yang Terbaik di Kelasnya, Brand Lain Minggir Dulu!

24 Juni 2026
Jalanan Surabaya yang "Liar" Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas Mojok

Jalanan Surabaya yang “Liar” Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas

24 Juni 2026
Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

27 Juni 2026
Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja Mojok.co

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

25 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.