Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

5 Hal Lumrah di UNS yang Bikin Mahasiswa Kampus Lain Keheranan

Alifia Putri Nur Rochmah oleh Alifia Putri Nur Rochmah
19 November 2025
A A
5 Hal Lumrah di UNS, tapi Bikin Mahasiswa Kampus Lain Melongo Mojok.co

5 Hal Lumrah di UNS, tapi Bikin Mahasiswa Kampus Lain Melongo (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak hal mengejutkan di UNS ~

Setiap kampus punya keunikan sendiri yang kadang bikin mahasiswanya berpikir, “Ah, pasti di kampus lain juga begini.” Ternyata, nggak selalu lho. Yang di kampus A dianggap wajar, bisa jadi aneh bin ajaib bagi mahasiswa kampus B.

Nah, Universitas Sebelas Maret (UNS) juga punya banyak hal yang tampak normal bagi warganya. Tapi, coba ceritakan ke mahasiswa kampus lain, dijamin mereka bakal cengo sambil bilang, “Hah, serius kamu?”  Ini dia lima hal yang lumrah di UNS, tapi bikin mahasiswa kampus lain melongo.

#1 Bus Kampus UNS yang lebih cocok disebut mitologi ketimbang fasilitas

Di kampus tetangga seperti Unnes atau Undip, shuttle bus jalan teratur kayak TransJakarta. Ada jadwal, ada kepastian, mahasiswa tinggal tunggu di halte. Di UNS? Bus kampus itu lebih mirip legenda urban.

Secara resmi, bus kampus UNS ada dan beroperasi setiap Senin-Jumat. Halte juga tersebar di delapan titik, dari UNS Inn sampai Agrobudaya. Tapi, kenyataannya? Mahasiswa semester lama lebih sering lihat hantu daripada lihat bus kampus lewat.

Bus kampus memang ada, tapi terparkir rapi di garasi. Kebanyakan cuma nganggur daripada beroperasi, entah apa alasannya. Kalau pun jalan, biasanya cuma buat antar-jemput penghuni asrama atau muncul dadakan pas Hari Bebas Emisi.

Makanya, mahasiswa UNS lebih percaya pada sepeda gratis atau motor pribadi. Bus kampus? Itu cuma mitos yang disebutkan pas PKKMB buat maba biar keliatan keren.

#2 Ada kampus cabang di Madiun dan Kebumen

Jangan langsung mengira semua mahasiswa UNS itu pasti kuliah di kampus Kentingan, Solo. Bisa jadi, mereka kuliah di Pabelan, Madiun, atau bahkan Kebumen.

Baca Juga:

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah

Asal tahu saja, UNS punya delapan kampus cabang yang tersebar di berbagai lokasi, diantaranya Ngoresan, Jebres, Mesen, Manahan, Kleco, Pabelan, Madiun, dan Kebumen. Bayangkan, UNS sampai punya cabang di luar Surakarta. Ini kayak franchise warung kopi, tapi versi kampus.

Tapi jangan salah, nasib mahasiswa kampus cabang dan kampus pusat itu beda jauh. Mahasiswa kampus cabang sering telat dapat info penting. Misalnya, pengumuman beasiswa baru nyampe sehari sebelum deadline. Alhasil, mahasiswa kewalahan ngurus berkas dan akhirnya batal daftar.

Dari segi fasilitas juga? Kampus pusat Kentingan udah megah dengan gedung-gedung baru, laboratorium lengkap, dan kantin luas. Sementara kampus cabang? Seadanya. Gedung lama, kantin sempit, bahkan beberapa masih beralaskan paving berlumut yang bikin deg-degan kalau hujan.

Jadi, kalau dengar ada yang kuliah di UNS, tanya dulu, “UNS yang mana?”

#3 Hari bebas emisi yang bikin motor harus nginep di luar kampus

Kampus lain mungkin punya car free day sesekali. Tapi, UNS? Punya Hari Bebas Emisi yang rutin tiap Jumat minggu pertama setiap bulan. Dan, ini bukan main-main. Motor dan mobil berbahan bakar fosil dilarang keras masuk area kampus mulai pukul 06.00 sampai 17.00 WIB.

Kalau tetap nekat bawa motor? Siap-siap parkir jauh di area LPPM, SPMB, atau stadion. Terus jalan kaki atau naik sepeda gratis kampus ke fakultas masing-masing. Capek? Ya begitulah harga menjadi bagian dari kampus green.

Awalnya program ini cuma sebulan sekali. Tapi karena UNS ambisius, sempat ditambah jadi dua kali sebulan. Mahasiswa langsung heboh di kolom komentar Instagram @uns.official. Ada yang pro, tapi banyak juga yang kontra dengan berbagai kritik dan sarkasme.

Yang bikin lucu, Hari Bebas Emisi ini kan katanya buat kurangi emisi. Tapi motor cuma pindah parkir di luar kampus, asapnya tetap kemana-mana. Kayak ada yang bilang, “Emangnya di atas sana ada satpam buat penghalang asap motor biar nggak masuk kampus?”

Untuk kampus lain yang belum pernah merasakan jalan kaki 500 meter cuma buat ke kantin? Welcome to UNS Hari Bebas Emisi.

#4 Musim gugur ala UNS, bunga angsana berguguran seperti di film drama Korea

Kalau di Eropa ada musim gugur dengan daun-daun maple yang berguguran, UNS punya musim gugur versi tropis dengan bunga angsana berguguran. Setiap Oktober-November, jalanan kampus UNS dipenuhi lautan bunga kuning cantik dari pohon angsana yang berguguran.

Pemandangan ini jadi momen paling ditunggu-tunggu mahasiswa UNS. Sepanjang jalan Fakultas Teknik, FEB, FISIP, FH, sampai area Danau UNS semuanya berubah jadi spot foto estetik. Mahasiswa, dosen, bahkan karyawan sampai rela datang pagi-pagi buat hunting foto sebelum bunga dibersihkan petugas.

Bunga angsana ini cuma bertahan sehari dari mekar sampai gugur. Itu mengapa, waktu terbaik buat foto adalah pagi hari atau sore hari sebelum layu. Vibes-nya mirip seperti di Jepang saat  musim sakura, tapi versi UNS lebih humble, lebih kuning, dan lebih bikin Instagram story penuh.

Mahasiswa kampus lain yang belum pernah lihat? Pasti menganggap ini cuma editan atau filter. Padahal nyata, dan gratis, dan setiap tahun datang dengan setia.

#5 Punya 6 tempat ibadah untuk semua agama

Hal terakhir yang jarang banget ditemui di kampus lain adalah UNS punya enam tempat ibadah lengkap untuk semua agama di Indonesia. Di sana ada masjid Nurul Huda untuk Islam, Gereja Katolik, Gereja Protestan, Pura Bhuana Agung Saraswati, Vihara Bodhisasana, dan Klenteng Sinar Kebajikan.

Kebanyakan kampus paling cuma punya masjid dan gereja. Tapi UNS? Lengkap. Keenam tempat ibadah ini letaknya berdekatan dalam satu kompleks, jadi mahasiswa dari berbagai agama bisa beribadah dengan nyaman tanpa harus keluar kampus. Ini cerminan nilai toleransi yang diterapkan UNS secara nyata, bukan cuma jargon.

Nah, itulah lima hal lumrah di UNS yang bikin mahasiswa kampus lain melongo. Kalau di kampusmu ada keunikan serupa atau bahkan lebih aneh, pasti juga jadi cerita menarik buat dibanggakan atau ditertawakan pas lulus nanti. Sebab, nilai A atau B bisa cepat terlupakan. Tapi, pengalaman absurd, unik, dan membekas di kampus? Itu yang bakal jadi bahan cerita berulang-ulang sampai tua nanti.

Penulis: Alifia Putri Nur Rochmah
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Sisi Gelap Kuliah di UNS, Kampus Negeri Terbaik di Solo tapi Fasilitasnya Bikin Mahasiswa Ngelus Dada.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 November 2025 oleh

Tags: Mahasiswamahasiswa solosebelas maretsolouniversitas sebelas maretuniversitas soloUNS
Alifia Putri Nur Rochmah

Alifia Putri Nur Rochmah

Penulis kelahiran Kebumen. Anak Ekonomi Pembangunan UNS yang lebih tertarik pada cerita di balik data. Berpengalaman sebagai content writer dan content creator, gemar berkelana ke tempat-tempat baru, dan menulis tentang apa saja dari yang serius sampai yang receh.

ArtikelTerkait

Penyebab Orang Lamongan Pantang Makan Lele Meskipun Jualan Pecel Lele terminal mojok.co

Ternak Lele adalah Kita yang Mulai Pragmatis

9 Oktober 2019
12 Tipe Dosen yang Dibenci Mahasiswa Apalagi yang Sok Tuhan (Unsplash)

12 Tipe Dosen yang Dibenci Mahasiswa: Mulai dari Berlagak seperti Tuhan, sampai Kehadirannya cuma Mitos

27 September 2025
Nggak Selamanya Orang yang Hobi Nulis Itu Lancar Ngerjain Skripsi terminal mojok.co

Nggak Selamanya Orang yang Hobi Nulis Itu Lancar Ngerjain Skripsi

26 Desember 2020
masa lalu

Mahasiswa Sekarang dan Romantisme Masa Lalu yang Bikin Kesel

30 September 2019
rel kereta api slamet riyadi mojok

Jangan Pernah Parkir di Atas Rel Sepanjang Jalan Slamet Riyadi, kecuali Situ Goblok

7 September 2021
Kampus Bukan Kerajaan, Dosen Bukan Sultan, dan Mahasiswa Bukan Rakyat yang Pantas Diinjak-injak

Kampus Bukan Kerajaan, Dosen Bukan Sultan, dan Mahasiswa Bukan Rakyat yang Pantas Diinjak-injak

18 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Pahit (Unsplash)

Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Lebih Pahit dari Obat Puyer

12 Maret 2026
Embek-Embek Makanan Khas Tegal Paling Mencurigakan, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba Mojok.co

Embek-Embek Makanan Khas Tegal yang Nama dan Rasanya Sama-sama Aneh, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba

12 Maret 2026
Honda Stylo Motornya Orang Kaya Waras yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT dan Scoopy Mojok.co

Honda Stylo Motornya Orang Kaya yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT atau Scoopy

13 Maret 2026
Bisnis Mobil Rental: Keuntungannya Selangit, Risikonya Juga Selangit rental mobil

Rental Mobil demi Gengsi Saat Pulang Kampung Lebaran Adalah Keputusan yang Goblok

12 Maret 2026
5 Fakta Menarik tentang Kebumen yang Tidak Diketahui (Unsplash)

Liburan di Kebumen Itu Aneh, tapi Justru Bisa Jadi Pilihan yang Tepat buat Kita yang Muak dengan Kota Besar

10 Maret 2026
5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

15 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Nasib Suram Pekerja Jakarta Rumah Bekasi, Dituntut Siaga Bekerja dan Pulang ke Rumah sampai Tumbang Mental dan Fisik
  • Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik
  • Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar
  • Saat Terjadi Konflik di Luar Negeri, Evakuasi WNI Tak Sesederhana Asal Pulang ke Negara Asal
  • Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup
  • Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.