Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

5 Drama Korea dengan Alur Nggak Jelas yang Bikin Geleng-geleng Kepala

Rizal Nurhadiansyah oleh Rizal Nurhadiansyah
26 April 2022
A A
5 Alur Drama Korea Nggak Jelas yang Bikin Geleng-geleng Kepala Terminal Mojok.co

5 Alur Drama Korea Nggak Jelas yang Bikin Geleng-geleng Kepala (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Drama Korea kini telah menjadi tontonan global. Kualitasnya makin berkembang seiring waktu. Namun, di antara drama-drama berkualitas yang tayang, terdapat drama Korea yang tampaknya tidak begitu peduli dengan naskahnya. Beberapa drama Korea semacam ini bisa sangat menghibur karena kebodohan dan keabsurdannya, tapi beberapa lainnya bisa bikin kepala pusing dan badmood seharian. 

Berikut 5 drama Korea nggak jelas yang bikin geleng-geleng kepala. 

#1 The Penthouse

Siapa tak tahu drama makjang paling populer sejagat drakor ini. The Penthouse, atau lengkapnya The Penthouse: War In Life ini merupakan drama tentang para (pengikut Dajjal) penghuni Penthouse megah yang bersaing demi kehormatan dan kekayaan. Drama ini memuat perselingkuhan, pembunuhan, penipuan, dan penyimpangan-penyimpangan lain. Bahkan naskahnya saja menyimpang, lho.

Drama Korea dengan latar cerita di Penthouse (Shutterstock.com)

Season pertama The Penthouse sejujurnya cukup menghibur dan bikin saya gregetan, cukup well written juga. Namun, season kedua dan ketiganya seperti ditulis oleh anak SMP yang ditugasi menulis naskah sinetron dalam waktu singkat, nggak jelas. Masalahnya bukan cuma di storyline, tapi penulisan karakter, adegan, dan dialog pun sama ambyar-nya.

Menonton The Penthouse itu ibarat nonton sitkom norak yang nggak lucu sama sekali. Segala hal dilakukan supaya jalan cerita menjadi panjang. Karakter mati dihidupkan lagi, tiba-tiba muncul kembaran karakter, atau karakter dari antah berantah yang tiba-tiba masuk dan sok asyik. Beberapa teman saya bahkan mengecap The Penthouse sebagai sinetron versi high budget. 

#2 Pegasus Market

Pegasus Market adalah drama komedi adaptasi Webtoon yang nggak jelas, tapi saya betah nontonnya. Lho, kok gitu? Pegasus Market ini drama teraneh dan terbodoh yang pernah saya tonton. Namun, keanehan dan kebodohannya itu justru yang bikin drama ini menghibur.

Drama yang dibintangi Lee Dong Hwi dan Kim Byung Chul ini menceritakan tentang seorang petinggi perusahaan yang diturunkan jabatannya menjadi sajangnim di anak perusahaan yang merupakan department store tempat mencuci uang. Di sana, dia bertemu seorang manajer yang rajin bekerja, tapi naif. Lantaran merasa tidak terima atas keputusan presdir perusahaan itu, dia memulai misi balas dendam dengan cara menghancurkan department store itu. 

Menonton drama ini bikin kita bingung dengan alurnya (Shutterstock.com)

Duet Kim Byung Chul dan Lee Dong Hwi menciptakan banyak sekali adegan komikal yang akan membuatmu terbahak-bahak. Saya rasa, drama ini memang sengaja dibuat bodoh untuk tujuan hiburan. Setiap episodenya, penonton disuguhi slapstick absurd hingga twist yang membagongkan. Selain itu, karakter-karakter dalam drama ini sudah dibuat lucu sejak awal. Tanpa plot sekalipun, drama ini akan tetap menghibur. 

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

#3 Mouse

Mouse saya catat sebagai salah satu drama paling mengecewakan tahun lalu. Bagaimana tidak, drama ini dibintangi oleh nama-nama seperti Lee Seung Gi dan digembor-gemborkan sebagai calon psychological thriller terbaik, tapi malah ngaco. Mouse ini drama whodunnit yang buruk dan thriller yang dipaksakan. Elemen detektif dibikin njelimet dan penuh plot twist. Padahal, whodunnit yang baik seharusnya mampu mengajak penonton ikut menerka. Kasih penonton petunjuk, jangan kejutan yang sama sekali tidak ditanam sejak awal. Itu menjengkelkan. Pada saatnya pengambilan kesimpulan tiba, penonton sudah capek dan stres duluan. Tidak ada tuh yang namanya momen eureka pas nonton drama tikus ini. 

#4 Police University

Police University ini juga termasuk drama yang nggak jelas arah tujuannya. Pengin disebut komedi, tapi nggak lucu. Thriller juga terlalu lunak. Whodunnit-nya murahan dan mudah diprediksi. Romance? Halah, apalagi ini. Drama yang menceritakan kehidupan mahasiswa baru Universitas Polisi ini tidak punya fokus yang jelas. Plotnya terlalu ngalor-ngidul seperti sinetron tapi berdurasi lebih pendek. Padahal kalau drama ini dibuat fokus ke kehidupan kampusnya (percintaan, persahabatan, dan lain-lain) akan lebih menarik daripada memadukannya dengan thriller. 

Drama Korea dengan latar cerita di sekolah polisi (Shutterstock.com)

Entah kenapa saya yakin kreatornya terinspirasi dari film action comedy populer, Midnight Runners, yang menceritakan dua mahasiswa kepolisian yang berusaha mengungkap kasus human trafficking. Namun, Police University tidak bisa menyamai sepersen pun daya tarik film itu. Drama ini terlalu hambar dan nggak jelas. 

#5 The Boy Next Door

The Boy Next Door adalah webdrama yang dibintangi Choi Woo Shik (Parasite, Our Beloved Summer) dan Jang Ki Young (My Roomate is a Gumiho). Webdrama ini bikin saya geleng-geleng sejak episode pertamanya (kamu bisa menontonnya di Youtube Dingo). Bukan karena jelek, tapi karena karakter-karakternya yang bodoh dan bikin gregetan.

Plot dan narasi apa yang sebenernya mau diangkat memang tidak fokus, tapi duet Choi Woo Shik dan Jang Ki Young mampu menghidupkan webdrama ini. Tingkah kocak kedua karakter utama bikin saya betah nonton walaupun kadang perut saya sampai sakit nahan ketawa. Untuk kamu yang ingin menonton webdrama ini, saran saya copot dulu otaknya. 

Nah, itu dia 5 drama Korea nggak jelas yang bikin geleng-geleng kepala. Ada yang kocak banget, ada yang jelek banget. Tinggal pilih mau yang mana. 

Penulis: Rizal Nurhadiansyah
Editor: Audian Laili

BACA JUGA 6 Drama Korea yang Overrated

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 April 2022 oleh

Tags: alur ceritadrama koreaPenulis
Rizal Nurhadiansyah

Rizal Nurhadiansyah

Pemerhati sinema yang menganggap hidup adalah film dengan naskah yang belum selesai. Aktif menulis cerpen dan puisi. Menggunakan media sosial untuk studi banding karakter manusia.

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Drama Korea Terbaik buat Orang dengan Kepribadian ENFP

5 Rekomendasi Drama Korea Terbaik buat Orang dengan Kepribadian ENFP

21 Oktober 2023
7 Rekomendasi Drama Korea yang Aman Ditonton Selama Bulan Puasa, Bebas Adegan Ciuman dan Seks!

7 Rekomendasi Drama Korea yang Aman Ditonton Selama Bulan Puasa, Bebas Adegan Ciuman dan Seks!

11 Maret 2024
Panduan Menyebut 7 Istilah Genre Drama dalam Bahasa Korea  terminal mojok

Panduan Menyebut 7 Istilah Genre Drama dalam Bahasa Korea 

27 Mei 2021
4 Tempat Kencan yang Sering Muncul dalam Drama Korea Terminal Mojok

4 Tempat Kencan yang Sering Muncul dalam Drama Korea

24 Maret 2022
karya fiksi UT kuliah ekonomi kuliah sastra kuliah online mahasiswa s-1 dan s-2 Sebagai Penulis, Saya Sering Disangka Romantis dan Bisa Menjadi Sekretaris kuliah online

Sebagai Penulis, Saya Sering Disangka Romantis

20 Mei 2020
20 Drama Korea dengan Rating Tertinggi Sepanjang Masa Terminal Mojok

20 Drama Korea dengan Rating Tertinggi Sepanjang Masa

18 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.