Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Walau Membagongkan bak Sinetron Indonesia, Berikut Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Drakor ‘The Penthouse’

Intan Ekapratiwi oleh Intan Ekapratiwi
23 Maret 2021
A A
Drakor The Penthouse War in Life terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Drama Korea The Penthouse kini telah memasuki penghujung season kedua. Setelah sukses meraih rating tinggi pada season pertama, drama Korea yang dibintangi aktor dan aktris Korea kawakan seperti Lee Ji-ah, Uhm Ki-joon, Kim So-yeon, hingga Shin Eun-kyung ini dipastikan akan lanjut hingga season 3. Drama besutan SBS ini menceritakan para penghuni Hera Palace, sebuah apartemen mewah yang terletak di Seoul, Korea Selatan. Para penghuni Hera Palace merupakan keluarga konglomerat yang memiliki latar belakang profesi berbeda.

Gara-gara dipecah menjadi 3 season, menurut saya lama-lama alur The Penthouse jadi membagongkan layaknya sinetron Indonesia. Gimana nggak membagongkan, wong plot twist-nya bikin jantung breakdance. Apalagi makin ke sini kok ya makin ngadi-ngadi saja. Yah, namanya juga drama, terserah writer-nim saja lah mau bikin ending seperti apa. Meski begitu, ada beberapa pelajaran yang bisa kita petik dari drama yang disutradarai Joo Dong-min ini. Siapa tahu pelajaran hidup dalam drama The Penthouse bisa kita aplikasikan dalam kehidupan kelak khususnya setelah memiliki anak. Mari kita simak bersama~

#1 Jangan paksa anak memilih bidang yang enggan mereka geluti

Dalam drama The Penthouse, para orang tua terobsesi pada kesuksesan anak-anak mereka. Mereka memaksa anak-anak untuk menjadi seniman tanpa peduli apakah anak-anak memang ingin jadi seniman dan berbakat dalam bidang tersebut.

Memang sih, orang tua ingin yang terbaik bagi anak-anaknya, apalagi jika sudah menyangkut bidang pendidikan. Namun menurut saya, memaksakan kehendak orang tua pada anak-anak kok ya terlalu berlebihan. Alih-alih membuat masa depan sang anak bersinar gemerlap, malah bikin si anak merasa insecure karena terpaksa melakukan yang ia nggak sukai. Kalau sudah begini, bisa-bisa potensi anak yang sesungguhnya jadi terkubur dan nggak berkembang. Sayang banget, kan?

#2 Berikan contoh yang baik bagi anak-anak

Pernah dengar kiasan “children see, children do”? Nah, sejalan dengan kiasan tersebut, orang tua adalah panutan bagi anak-anaknya. Jadilah role model yang baik bagi anak-anak kita kelak. Jangan seperti para orang tua dalam drama The Penthouse yang senantiasa berbuat curang demi memuluskan tujuan mereka.

Misalnya, jika menginginkan anak-anak kita kelak sukses menggeluti bidang yang mereka pilih, arahkan dan bimbing mereka. Berikan contoh dengan bekerja keras dan belajar dengan tekun dapat membuat kita mencapai goal akhir.

#3 Ajari anak-anak berkompetisi secara sportif

Tahu sendiri kan tingkat persaingan di Korea Selatan cukup tinggi? Untuk menjadi yang baik saja nggak cukup, kita harus jadi yang terbaik. Sama halnya dengan era serba cepat sekarang ini, semua orang dituntut untuk serba bisa dan menguasai nggak cuma satu bidang. Kalau sudah begini, ajari anak-anak kita berkompetisi secara baik. Tunjukkan atmosfer persaingan yang sportif.

Jangan seperti para orang tua dalam drama The Penthouse yang menghalalkan segala cara demi bisa jadi nomor satu. Balik lagi ke poin nomor dua, orang tua adalah panutan bagi anak-anak. Sudah sewajarnya kita memberikan contoh baik bagi anak-anak kelak.

Baca Juga:

Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Menambah Antrean di Psikiater

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

Nah, itulah beberapa pelajaran yang bisa kita petik dari drama The Penthouse. Bagi yang belum menikah dan punya anak, silakan diresapi baik-baik poin-poin tersebut. Sehingga kelak bisa diaplikasikan pada anak-anak kita. Dan bagi yang sudah menikah dan punya anak, semangat, yuk! Mendidik anak memang tak semudah teori, praktiknya jauh lebih sulit, Bund. Tapi percayalah, dengan memberikan contoh yang baik, kelak anak-anak akan melihat dan mengikuti~

BACA JUGA Drama Korea ‘The Penthouse: War In Life’, Nggak Masuk Akal dan Bikin Kesal Sekaligus Ketagihan dan tulisan Intan Ekapratiwi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Maret 2021 oleh

Tags: drama koreaParentingthe penthouse
Intan Ekapratiwi

Intan Ekapratiwi

Redaktur Terminal Mojok yang suka nonton drama Korea.

ArtikelTerkait

Mindfulness Parenting (Buku Mojok)

Mindfulness Parenting Mengajari Saya untuk Tidak Menurunkan Trauma kepada Anak Masa Depan Saya

30 Juli 2025
8 Drama Korea dengan Cerita Paling Nggak Masuk Akal Sepanjang Masa. Freak Abis!

8 Drama Korea dengan Cerita Paling Nggak Masuk Akal Sepanjang Masa. Freak Abis!

24 Februari 2024
11 Karakter Second Lead Pria di Drakor yang Paling Mengenaskan Sepanjang Masa terminal mojok.co

11 Karakter Second Lead Pria di Drakor yang Paling Mengenaskan Sepanjang Masa

22 Agustus 2021
4 Hal Sederhana yang Bikin Penonton Drakor di Indonesia Marah

4 Hal Sederhana yang Bikin Penonton Drakor di Indonesia Marah

24 Februari 2025
masak

Perempuan: Waktu Kecil Hobi Main Masak-Masakan, Sudah Besar Disuruh Masak Beneran Malasnya Minta Ampun

14 Juni 2019
All of Us Are Dead, Cerita Zombi yang Menarik tapi Bertele-tele Terminal Mojok

All of Us Are Dead, Cerita Zombi yang Menarik tapi Bertele-tele

2 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Tiga Tahun Menjadi Fungsionaris Organisasi Mahasiswa, Saya Menyadari bahwa Organisasi Mahasiswa Tak Ada Bedanya dengan Tempat Penitipan Balita

8 Juni 2026
Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan Mojok.co

Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan

5 Juni 2026
Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas Terminal

Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas

9 Juni 2026
6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang Mojok.co

6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang

7 Juni 2026
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

7 Juni 2026
Selempang Cum Laude untuk Wisuda: Penting, tapi Tidak Sepenting Itu biaya wisuda, malang, kampus di malang

Dulu Wisuda Milik Sarjana, Kini Dirayakan di Setiap Jenjang, dan Itu Tak Masalah, tapi Ada yang Lebih Penting

8 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.