Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

5 Dosa Gitaris yang Susah Dimaafkan

Bayu Kharisma Putra oleh Bayu Kharisma Putra
25 Desember 2021
A A
5 Dosa Gitaris yang Susah Dimaafkan terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Banyak hal yang menyebabkan kita diganjar dosa. Dosa dan manusia memang sudah menjadi kesatuan. Sebaik-baiknya manusia, tetap tak ada yang bersih tanpa dosa. Baik itu pejabat, influencer, YouTuber, tukang cilok, pegawai, apa lagi tukang ghosting. Tak terkecuali para gitaris.

Sebagai gitaris lumayan profesional yang tak bersertifikat, saya lumayan paham dunia pergitarisan duniawi. Mulai masalah teknis hingga dosanya, saya paham semua. Dan masing-masing dosa itu, kadang sulit untuk dimaafkan.

#1 Membuang abu rokok di soundhole

Beberapa gitaris ra nggenah melakukan dosa semacam ini karena kebiasaan. Kadang kala pinjam gitar punya orang, eh, pas dikembalikan kotor banget bagian dalamnya. Saya salah satu korban dari gitaris tak bertanggung jawab semacam ini. Membedakan mana asbak dan mana soundhole (lubang resonansi) saja nggak bisa, masih berani ngaku gitaris?

#2 Maling Pick

Pick, sebuah benda tipis dari plastik yang sebenarnya nggak mahal. Sayang disayang, pick ini punya nasab serupa korek api. Sekali tergeletak di tongkrongan, hilang sudah. Memang murah, tapi kalau hilang rasa mangkelnya tak kunjung sembuh. Apalagi kalau dicuri, rasa emosinya sampai mbun-mbunan. Untunglah, sudah sepuluh tahun saya nggak pakai pick lagi. Hidup saya rasanya lebih indah karena minim konflik di tongkrongan.

#3 Pakai gitar palsu

Ya, tak ada dosa yang lebih besar bagi gitaris selain beli gitar palsu. Alasan paling umum yang digunakan untuk membela diri adalah tak punya uang. Padahal, banyak cara lain untuk dapat gitar yang kita inginkan, tapi harganya murah dan bukan bajakan. Kalau nggak punya duit buat beli Fender, tinggal beli Squire. Kalau masih kemahalan, beli saja merek Scorpio. Tak mampu beli Gibson, ada Epiphone, beli saja merek Cort. Kalau beli Takamine kemahalan, tinggal beli Segovia. Tapi, misal masih tetap kemahalan, bisa beli Cowboy atau Ella.

Ada satu cara lagi, namanya custom gitar. Custom berbeda dengan bikin bajakan. Custom tak perlu merek, tinggal bikin sesuai keinginan ataupun budget. Banyak pengerajin gitar yang menerima orderan gitar tanpa merek, seharga satu jutaan. Mau bikin bentuk SG, Strato, Les Paul, semua bisa. Bentuk mirip, tapi tak melanggar hak cipta.

#4 Egois

Tak semua gitaris bisa jadi Angus Young. Tapi, banyak gitaris yang senang berlagak seperti gitaris ACDC itu. Semakin profesional seorang gitaris, harusnya semakin bisa menempatkan dirinya. Angus Young dan gitaris keren lain tentu beda. Tak semua band berkonsep seperti itu. Terutama di acara nikahan, pensi, hingga jadi session player. Dibutuhkan gitaris yang dewasa dan tak ingin menang sendiri kalau mau lancar dapat job. Semua itu tak hanya soal skill ataupun lulusan sekolah musik mana. Atitude sangat diperlukan untuk bekerja. Kalau mau porsi yang banyak, mending jadi gitaris solo saja!

#5 Tuning gitar dengan intro lagu “Semua Tentang Kita”

Bukan, saya nggak benci dengan lagu itu. Itu adalah lagu yang bagus, pun kerap digunakan para pemula untuk pamer skill di tongkrongan. Saya termasuk yang mempelajari lagu ini saat SMP dulu. Nyatanya, lagu ini masih menjadi rujukan belajar gitar bagi banyak orang sampai hari ini. Lagu ini tentu banyak jasanya bagi para gitaris di Indonesia. Tapi, usahakan jangan gunakan lagu ini untuk tuning gitar, terlebih di panggung. Bukan apa-apa, bosan saja dengarnya. Apalagi sudah pakai tuner, tinggal lihat layar, tak perlu lagi memainkan intro lagu ini. Plis, jangan pokoknya!

Baca Juga:

Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman

Arisan PKK di Perkotaan Masih Diperlukan walau Lebih Sering Jadi Ajang Pamer 

Itulah beberapa dosa yang sering kali dilakukan para gitaris. Kalau kamu masih melakukan di antaranya, tolong bertaubatlah!

Sumber Gambar: Unsplash

Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Desember 2021 oleh

Tags: gitar bajakangitarispamerpickskill
Bayu Kharisma Putra

Bayu Kharisma Putra

Hanya salah satu dari jutaan manusia yang kebetulan ditakdirkan lahir dan tumbuh di bentangan khatulistiwa ini. Masih setia memegang identitas sebagai Warga Negara Indonesia, menjalani hari-hari dengan segala dinamika.

ArtikelTerkait

tas

Menanggapi Tas Seharga 20 Juta dan Kalimat: Kaya Dulu Aja, Bos!

31 Juli 2019
Berkarier Jadi Videografer Adalah Proses Panjang dan Ini Tipsnya! Terminal Mojok.co

Berkarier Jadi Videografer Adalah Proses Panjang dan Ini Tipsnya!

30 Maret 2022
hot chord Panduan Membeli Gitar Akustik Tripleks Harga Satu Juta ke Bawah Terminal Mojok

‘Hot Chord’, Pahlawan Gitaris Pemula pada Masanya

24 Maret 2021
Bukan Cuma Jago Ngomong, 5 Skill Ini Wajib Dikuasai Seorang Humas

Bukan Cuma Jago Ngomong, 5 Skill Ini Wajib Dikuasai Seorang Humas

6 Oktober 2023
Gara-gara Pakai MacBook, Teman-teman Menganggap Saya Mapan dan Mau Meminjam Uang

Derita Pengguna MacBook, Foto Laptop Sendiri Dikira Sombong

13 Agustus 2023
influencer beli followers instagram, Tren Instagram Stories Terbaru Bikin Banyak Orang Gede Rasa! Penghapusan Jumlah Like di Instagram dan Kebiasaan Pamer Kehidupan

Penghapusan Jumlah Like di Instagram dan Kebiasaan Pamer Kehidupan

15 November 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

22 April 2026
Banyumas yang Semakin Maju Bikin Warga Cilacap Iri

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

27 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido
  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.