Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Alasan Menahan Diri ke Bioskop Saat Resmi Buka

Nimatul Faizah oleh Nimatul Faizah
11 Juli 2020
A A
bioskop karia mojok.co

bioskop karia mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Dewan Pengurus Pusat Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (DPP GPBSI) telah sepakat untuk membuka pintu teater mereka serentak pada 29 Juli 2020. Mereka membutuhkan waktu sekitar dua sampai tiga minggu untuk mengimplementasikan aturan sesuai protokol yang ditetapkan pemerintah.

Sebagai orang yang suka sekali nonton film di bioskop, walau nontonnya sendirian, saya sebenarnya senang sekali dengan berita ini. Jujur saja, saya rindu dengan suara bisikan Dolby yang selalu bilang, “all around you.” dan kelereng yang berjatuhan sebelum film dimulai. Selain itu, saya juga rindu layar besar saat menonton film. Pandemi begini, capek juga lihat layar smartphone dan laptop saja. Saya juga rindu mengamati pasangan yang berada di bawah saya dari kursi B12, tempat duduk favorit saya.

Kerinduan saya juga tak kalah besar terhadap pengumuman, “Mohon perhatian Anda. Pintu teater dua telah dibuka. Bagi Anda yang telah memiliki karcis, dipersilakan untuk memasuki ruangan teater dua.” Rindu berlarian masuk ke teater dua karena sering mepet waktunya ke bioskop.

Pada suatu malam, kemudian pikiran saya bertanya kepada hati saya, “Perlukah buru-buru ke bioskop 29 Juli hanya untuk mengobati rindu?” Tanyanya. Hati dengan semangat menjawab, “Perlu! Kamu rindu, kan?” Tanyanya. Pikiran pun menjawab, “Tapi, aku merasa ada yang ganjil, Ti.” Jawab Pikiran.

Hati mengernyitkan dahinya, eh bentar, hati mana punya dahi ya? Maksudnya, hati yang penasaran kemudian bertanya, “Mengapa, Ran?”Pikiran menatap hati, “Simak alasanku, Ti. Simak baik-baik.” Ucapnya dengan serius.

Alasan pertama adalah tanggal tua. Pemikiran saya kok mengganjal terhadap pemilihan tanggal 29 Juli 2020. Harinya hari Rabu, di tanggal tua. Mengapa harus dipilih tanggal ganjil di tanggal tua itu? Apa makhluk seperti saya yang hanya punya duit di tanggal muda tidak menjadi target pasar untuk menonton di hari pertama bioskop dibuka?

Haesh ra mashok, harusnya bioskop dibuka di tanggal muda. Biar saya dan kamu yang gajiannya tanggal muda bisa nonton bioskop di hari pertama! Konspirasi apa ini? Mengapa harus tanggal 29 Juli?

Krezi. Benar-benar krezi.

Baca Juga:

Alasan Golden Theater Kediri Masih Bertahan dan Tetap Ada di Hati Masyarakat Kediri

Pengalaman Nonton di CGV J-Walk Jogja: Murah tapi Bikin Capek

Alasan kedua, kalau bioskop segera dibuka, emang kamu mau nonton sama siapa? Kamu kan jomblo. Apa coba alasan jomblo cepat-cepat datang ke bioskop? Nggak kencan, kan? Nggak punya motivasi buru-buru ke bioskop, kan?

Sudah deh, mending kamu nontonnya di rumah dulu. Sudah terbiasa nonton lewat layar smartphone dan laptop selama pandemi ini, kan? Lanjutkan kebiasaan baik ini. Duit buat bayar tiket bioskop bisa kamu tabung. Ya hitung-hitung buat modal pacaran kalau sudah punya pacar nanti.

Alasan ketiga ini untuk yang pacaran. Nah, nanti kapasitas bioskop hanya 50 persen. Akan ada kemungkinan satu kursi dengan kursi lainnya akan diberi jarak satu kursi. Nanti kamu dan pasangan nggak bisa saling berbagi jaket saat ada adegan horor. Kamu juga nggak bisa senderan kepala saat film romantis.

Maka dari itu, mending nggak usah buru-buru dulu ke bioskop. Mending pacarannya dialihkan dengan masak bareng. Hal itu lebih produktif dan meningkatkan kebersamaan. Biar makin lengket, kan?

Alasan ke empat adalah alasan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia belum turun. Pemerintah Indonesia memang membuat kita mau tidak mau harus memasuki era kebiasaan baru alias new normal. Namun, ternyata kebiasaan baru itu tidak dapat menekan jumlah terinfeksi Covid-19 di Indonesia.

Tercatat pada 9 Juli 2020, Indonesia memecahkan rekor kasus baru harian. Ada 2,657 kasus baru, mylov! Kurang 20 hari dari dibukanya bioskop secara serentak. Ini tidak bisa dibanggakan, mengingat ini bukan hal bagus kalau dicatat di rekor MURI atau malah Guiness World Records.

Alasan terakhir adalah kewaspadaan, mylov. Kamu mungkin sudah sangat berhati-hati dengan memakai masker, cuci tangan dengan sabun dan mematuhi protokol di era new normal ini. Tapi orang lain? Apakah mereka sehati-hati kamu? Memang sih pihak DPP GPBSI mengatakan orang yang masuk bioskop harus memakai masker, namun kalau di dalam mencopot masker masih bisa, kan?

Itu tadi alasan mengapa kamu tidak perlu buru-buru ke bioskop. Orang lain bisa memutuskan bioskop dibuka, tapi kitalah yang menentukan harus masuk atau tidak. Bagaimana, hati dan pikiran sudah sinkron, kan?

BACA JUGA Trik Sukses Berjualan di WhatsApp agar Story-mu Nggak Di-skip Orang atau tulisan Nimatul Faizah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Juli 2020 oleh

Tags: BioskopJomblopandemi
Nimatul Faizah

Nimatul Faizah

Dipanggil Niva. Hobi log-in di akun instagram @dear.niva.

ArtikelTerkait

Menghitung Denda Pelanggaran PSBB yang Dilakukan Warga Rawa Bebek terminal mojok.co

Menghitung Denda Pelanggaran PSBB yang Dilakukan Warga Rawa Bebek

1 Oktober 2020
korban bully badut terawan bismillah cinta sinetron dialog jahat mojok

Jadi Percaya Diri seperti Pak Terawan

24 Juli 2021
kenapa UMP Jogja rendah titik kemacetan di jogja lockdown rekomendasi cilok di Jogja Sebenarnya Tidak Romantis Jika Kamu Cuma Punya Gaji UMR dawuh dalem sabda pandita ratu tugu jogja monarki mojok

Jogja, Destinasi Wisata ‘Terbaik’ di Masa Pandemi

23 Desember 2020
susu diamond nescafe classic cat rambut miranda oreo rasa vanila laku laris langka pandemi wabah lockdown karantina psbb tiktok tutorial promosi endors mojok

Selain Masker, 4 Produk Rambut dan Dapur Ini Juga Laris Manis selama Pandemi

28 April 2020
Payung Teduh Masih Tetap Teduh Didengar Meski Ditinggal Mas Is terminal mojok.co

Emang Bener Hujan di Malam Minggu Terjadi Karena Doanya Para Jomblo?

7 Maret 2020
kapan wisuda lulus mahasiswa tingkat akhir wisuda mojok

2 Macam Mahasiswa Tingkat Akhir dalam Menghadapi Kebijakan Wisuda

17 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026
Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

26 Februari 2026
Bakpia Kukus Tidak Layak Pakai Nama Bakpia Asli Jogja (Unsplash)

Bakpia Kukus Tidak Layak Menyandang Nama “Bakpia” karena Ia Bolu Kukus yang Mengaku sebagai Kuliner Asli Jogja

21 Februari 2026
Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Manis Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga Mojok.co

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”
  • Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya
  • Sarjana Cumlaude PTN Jogja Adu Nasib ke Jakarta: Telanjur Syukuran Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Bulan Pertama Belum Turun
  • Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga
  • Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik
  • 8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.