Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

5 Alasan Jurusan Pertanian Nggak Akan Pernah Bisa Dihapus, meski Lulusannya Banyak yang Jadi Pegawai Bank

Dodik Suprayogi oleh Dodik Suprayogi
2 Mei 2026
A A
Ambigunya Jurusan Agribisnis, Masuk Fakultas Pertanian tapi 80% yang Dipelajari Justru Ilmu Ekonomi jurusan pertanian

Ambigunya Jurusan Agribisnis, Masuk Fakultas Pertanian tapi 80% yang Dipelajari Justru Ilmu Ekonomi (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Coba lihat tren peminatan SNBP 2026, jurusan yang jadi primadona masih seputar Pendidikan, Manajemen dan Keperawatan. Lalu di mana jurusan Pertanian? Sayup-sayup tenggelam di balik bayang-bayang narasi kuno tentang lumpur, panas matahari, dan masa depan yang dianggap nggak estetik.

Sering kali, mahasiswa pertanian dipandang sebelah mata. Kalau nggak jadi petani konvensional, ya paling tersesat jadi pegawai Bank. Tapi, jujur saja dunia mungkin masih bisa bertahan tanpa admin media sosial atau manajer. Hanya saja, peradaban akan langsung kiamat tanpa pangan.

Inilah lima alasan logis kenapa Jurusan Pertanian tak akan pernah bisa dihapus dari muka bumi, apalagi dari kurikulum kita.

Perut manusia harus diisi ulang

Ini adalah alasan paling dasar, Manusia boleh saja pamer mobil listrik, tapi sebagai mahkluk hidup, manusia tetap butuh makan. Selama manusia masih punya lambung dan bukan pemakan bijih besi, kebutuhan pangan tetap jadi prioritas utama. Perut manusia harus tetap diisi terus menerus.

Menghapus jurusan ini sama saja dengan mematikan kehidupan secara perlahan.

Jurusan Pertanian pencegah krisis pangan melanda

Perubahan iklim bukan sekadar omon-omon, itu adalah ancaman nyata bagi ketersediaan beras, gandum, dan sayur-mayur kita. Di sinilah peran krusial mahasiswa Jurusan Pertanian. Mereka tidak hanya belajar menanam, tapi memutar otak bagaimana tanaman tetap bisa bertahan di lahan yang makin sempit dan cuaca yang makin berubah-ubah.

Tanpa riset dari bangku kuliah pertanian, kita hanya tinggal menunggu waktu sampai sepiring nasi menjadi barang mewah yang harganya lebih mahal dari sandal jepit.

Pertanian masa depan bukan soal cangkul, tapi laboratorium

Citra pertanian modern sudah jauh melampaui cangkul dan arit. Sekarang kita bicara soal Smart Farming, hidroponik, hingga rekayasa genetika. Mahasiswa Jurusan Pertanian hari ini adalah ilmuwan yang bekerja memastikan tanaman lebih tahan penyakit dan punya nutrisi tinggi.

Baca Juga:

Curahan Hati Mahasiswa Jurusan Pertanian yang Selalu Dicap Omong Kosong Soal Kontribusi Swasembada Pangan

Blora, Kabupaten yang Bingung Menentukan Arah Pembangunan: Industri Belum Jadi, tapi Malah Ikutan Menggarap Lahan Pertanian

Inovasi semacam ini tidak lahir dari robotika saja, melainkan dari pemahaman mendalam tentang fisiologi tumbuhan yang maaf-maaf saja nggak akan kamu temukan di jurusan komunikasi atau ekonomi.

BACA JUGA: Sorry, yah, Jurusan Pertanian Kuliahnya Bukan Cuma Nanem Padi di Sawah

Pertanian adalah sektor penopang ekonomi yang paling tahan banting

Bagi negara agraris seperti Indonesia, pertanian adalah tulang punggung ekonomi yang paling tangguh. Saat pandemi atau resesi merontokkan sektor industri dan pariwisata, pertanian tetap berdiri tegak karena permintaannya tidak pernah nol.

Menghapus jurusan ini berarti mematikan potensi ekonomi terbesar bangsa. Kita butuh sarjana pertanian yang mampu mengubah manajemen tani tradisional menjadi bisnis skala industri yang modern dan, tentu saja, menghasilkan cuan.

Kedaulatan bangsa dimulai dari piring makan, jadi, Jurusan Pertanian tenang saja

Sebuah bangsa belum benar-benar merdeka kalau urusan isi perutnya masih bergantung sepenuhnya pada impor. Kedaulatan pangan adalah harga mati. Tanpa regenerasi ahli pertanian dari universitas, kita hanya akan jadi penonton dan konsumen dari hasil tani negara lain.

Inilah tugas jurusan pertanian, agar soal pangan kita nggak terus-terusan impor. Masak nggak malu negara agraris tapi terus-terusan impor beras dari Thailand.

Jurusan Pertanian mungkin tidak bersinar di balik jas lab yang bersih atau layar monitor. “Selama manusia masih perlu makan, di situ jurusan pertanian berperan”, begitulah seharusnya.

Jurusan pertanian memang perlu berevolusi dalam kurikulumnya agar tetap relevan dengan zaman, tetapi menghapuskannya sama saja dengan mematikan mesin produksi pangan kita sendiri. Jadi, tenang saja.

Penulis: Dodik Suprayogi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Stereotip Mahasiswa Jurusan Pertanian

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Mei 2026 oleh

Tags: jurusan pertanianketahanan panganpertanianprospek kerja jurusan pertanian
Dodik Suprayogi

Dodik Suprayogi

Penggiat pertanian yang sedang menempuh pendidikan S2 Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti Jakarta.

ArtikelTerkait

Alasan Anak Petani Tidak Bercita-cita Menjadi Petani terminal mojok.co

Alasan Anak Petani Tidak Bercita-cita Menjadi Petani

20 Oktober 2020
Jurusan Agribisnis: Didesain untuk Kita yang Kadar IPA-nya Rendah terminal mojok.co

Jurusan Agribisnis: Didesain untuk Kita yang Kadar IPA-nya Rendah

8 Januari 2021
petani cabai

Curahan Hati Petani Cabai

26 Juli 2019
Derita Saya Menjadi Mahasiswa Jurusan Pertanian di Universitas Negeri

Derita Saya Menjadi Mahasiswa Jurusan Pertanian di Universitas Negeri

5 September 2023
5 Rekomendasi Channel YouTube buat Kamu yang Ingin Belajar Pertanian terminal mojok

5 Rekomendasi Channel YouTube buat Kamu yang Ingin Bertani

26 September 2021
ketahanan pangan

Menciptakan Ketahanan Pangan dari Rumah Ke Rumah

20 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya Mojok.co

Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya

31 Juli 2026
Naik Kereta Dhoho Penataran dari Surabaya ke Kediri: Mata Dimanjakan, tapi Punggung Tersiksa

Kalah war tiket kereta Dhoho Penataran artinya harus menderita, karena berdiri di kereta ini betul-betul menyiksa

29 Juli 2026
Jaga ikhtiar Bupati Klaten beresin borok PD BKK Klaten (Pexels)

Yang paling penting adalah jagain ikhtiar Bupati Hamenang menyelesaikan luka lama yang dibikin PD BKK Klaten

29 Juli 2026
Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

31 Juli 2026
13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama Mojok.co

Jangan bebani mahasiswa KKN dengan tugas yang harusnya dikerjakan negara

30 Juli 2026
Benteng Engelenburg sudah lenyap, tapi jasanya menandai hari jadi Klaten pada 28 Juli akan selalu diingat Mojok.co

Benteng Engelenburg sudah lenyap, tapi perannya untuk hari jadi Klaten akan selalu diingat

28 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.