Nutrisari salah satu minuman serbuk instan yang sudah ada di Indonesia sejak 1979 dari Nutrifood. Selain rasanya, merek satu ini lekat di memori banyak orang karena iklannya yang kerap muncul di televisi. Generasi milenial pasti ingat dengan karakter Si Jeruk di kan? Karakter ini menjadi bintang iklan Nutrisari bersama banyak artis berbagai zaman.
Melansir laman resminya, saat ini setidaknya ada 37 varian rasa NutriSari. Banyak sekali memang, dan sebagian berdasar varian yang berdasar pada buah-buahan. Akan tetapi, di antara banyak rasa itu, ada beberapa rasa yang kurang masuk di lidah:
#1 Nutrisari Cocopandan yang membingungkan lidah
Nutrisari varian rasa cocopandan sebenarnya punya potensi besar. Aroma pandan biasanya wangi, lembut, dan akrab dengan lidah banyak orang Indonesia. Namun, versi Nutrisari ini justru tampil sebagai minuman yang kehilangan jati diri. Begitu kemasannya dibuka, aromanya bukan wangi pandan yang halus melainkan seperti campuran sirup lama dan pewangi ruangan. Tidak jelas datang dari mana baunya, tapi kuat sekali.
Ketika dituangkan di gelas, varian ini terlihat manis menggiurkan. Padahal, rasanya seperti air gula yang minder. Ada rasa pandan setengah matang. Ada sensasi kelapa yang tidak jelas posisinya. Keduanya pun saling berebut perhatian. Tidak ada harmoni dan karakter.
Hal lain yang membuat kecewa adalah ekspektasi. Pembeli sudah memasang ekspektasi akan merasakan kesegaran kelapa pandang ketika membeli varian rasa ini. Faktanya justru mengecewakan, kerongkongan ini rasanya ingin cepat-cepat diguyur air putih.
Rasa cocopandan ini menjadi contoh bahwa tidak semua rasa manis cocok dijadikan bubuk instan. Terlebih kalau perpaduannya tidak diperhitungkan dengan matang.
#2 Nutrisari es rujak, varian rasa yang nekat
Tidak ada yang salah dengan rujak. Makanan ini enak, segar, pedas, dan selalu sukses bikin orang berkeringat bahagia. Tapi, varian rasa ini jadi rusak ketika dijadikan minuman bubuk instan. Saya tahu Nutrisari berupaya keluar dari zona nyaman, tapi bukan seperti ini juga caranya.
Persoalan terbesar varian es rujak ini adalah identitasnya sendiri. Ia ingin terasa seperti rujak yang diperas jadi minuman, tetapi justru kehilangan roh rujaknya. Aromanya terlalu berat, seperti buah campur yang disimpan terlalu lama dalam plastik. Rasanya pun kacau. Perpaduan asam, pedas, manis yang aneh, bukan segar
#3 Varian rasa kelapa muda yang terlalu percaya diri
Kelapa muda adalah salah satu minuman paling aman. Hampir semua orang suka. Tidak terlalu manis, tidak terlalu asam, dan selalu memberi kesan segar. Ironisnya, versi Nutrisari justru sering dianggap sebagai kegagalan terbesar karena tidak mampu memenuhi ekspektasi paling dasar.
Masalah pertama muncul dari aromanya. Alih-alih wangi kelapa muda yang lembut, aromanya lebih dekat dengan gula sintetis bercampur essence kelapa murah. Begitu dicampur air, rasa kelapa mudanya muncul sekilas lalu menghilang seolah malu-malu. Yang tersisa hanyalah manis yang menempel aneh di lidah.
Minuman ini terlalu percaya diri. Seolah-olah cukup mencantumkan nama kelapa muda di kemasan maka orang akan meminumnya tanpa protes. Padahal kelapa muda itu punya karakter ringan namun khas. Jika tidak diproduksi dengan komposisi yang tepat, hasilnya ya seperti ini. Hambar namun tetap menimbulkan rasa tidak nyaman.
Rasa ini menjadi bukti bahwa tidak semua minuman alami bisa ditiru dengan akurat dalam bentuk bubuk instan. Ada nuansa segar dan rasa air kelapa yang sulit dicapai tanpa kehilangan keasliannya. Kelapa muda Nutrisari justru terasa seperti parodi dari minuman aslinya.
#4 Perpaudan rasa buah dan sayur yang kurang pas
Rasa buah dan sayur mungkin jadi varian yang paling gagal. Persoalan pertama tentang varian rasa ini adalah aromanya yang aneh. Cukup untuk membuat orang-orang curiga. Dibilang buah bukan, dibilang sayur apalagi. Yang ada justru bau samar seperti jus campur dari bekas blender yang tidak dibilas sempurna.
Rasanya pun sama membingungkannya. Ada rasa sayur yang begitu terasa dibuat-buah. Semburat rasa manis tidak mampu menutupi keanehan itu. Lidah jadi bingung.
Varian ini menjadi simbol ambisi Nutrisari yang terlalu tinggi. Ingin sehat, ingin inovatif, ingin menarik perhatian. Tetapi lupa bahwa minuman sehat tetap harus nikmat. Orang tidak akan menghabiskan satu gelas penuh jika rasanya seperti PR.
Itulah 4 varian rasa gagal Nutrisari yang diam-diam bikin pembeli kapok. Nutrisari tetap populer dengan rasa jeruk dan keluarga citrusnya. Tetapi varian-varian yang terlalu liar, justru berakhir jadi kurang menyenangkan. Kalau menurut kalian, rasa apa yang paling aneh?
Penulis: Marselinus Eligius Kurniawan Dua
Editor: Kenia Intan
BACA JUGA 5 Alasan Nutrisari Menyandang Kasta Tertinggi Minuman Saset di Indonesia.
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.



















