Kalau Nggak Ada Teh Botol Sosro, Teh Pucuk Harum Adalah Juaranya – Terminal Mojok

Kalau Nggak Ada Teh Botol Sosro, Teh Pucuk Harum Adalah Juaranya

Artikel

“Apa pun makanannya, minumnya Teh Botol Sosro!”

Kenal slogan di atas? Pasti kenal, dong. Kalau Anda tumbuh di Indonesia pasti paham bahwa slogan tersebut berasal dari merek teh botol besar, koreksi, paling besar di Indonesia. Iya, Teh Botol Sosro adalah teh botol paling besar dan paling dicintai. Seperti halnya dengan Indomie yang dicintai sebagai merek mi instan atau Aqua sebagai merek air mineral. Teh Botol Sosro adalah juaranya di produk teh botol.

Tidak bisa dimungkiri, hal tersebut bahkan menurut saya sudah jadi semacam aturan tidak tertulis bagi orang-orang Indonesia yang demen kulineran. Mau itu makan bakso, mi ayam, sate, soto, martabak, tongseng, rawon, dan lain sebagainya pasti akan minum Teh Botol Sosro. Minuman teh botol merek lain memang ada, tapi jarang sekali yang kepikiran merek lain. Sering kali, memesan minuman teh botol merek lain karena Sosro tidak tersedia.

Ahhh, Teh Botol Sosro memang tidak ada bandingan dan tandingan. Akan tetapi, jika ini adalah semesta alternatif, di mana Teh Botol Sosro tidak pernah eksis di dalamnya. Saya yakin ada satu merek yang akan menjadi simbol teh botol seperti halnya teh ini. Merek teh botol tersebut adalah Teh Pucuk Harum.

Saya ngomong gini bukan asal jeplak, apalagi sekata-kata saja. Saya punya alasan logis yang membuat Teh Pucuk Harum adalah teh botol terbaik, jika Teh Botol Sosro tidak ada dan tidak pernah eksis di semesta ini.

Tenang saja, alasan-alasan yang akan saya sampaikan adalah alasan logis dan tidak mengada-ngada. Alasan Teh Pucuk Harum adalah teh botol terbaik jika Teh Botol Sosro tidak ada, sebagai berikut.

Pertama, masalah kemasan yang tidak neko-neko. Teh Pucuk Harum dari awal dibuat, sampai sekarang masih eksis, masih konsisten dengan botol kemasan plastik khasnya yang berwarna merah. Bentuknya yang khas dengan tutup botol berwarna kuning sudah menjadi branding yang sangat baik untuk Teh Pucuk Harum. Selain itu, mereka konsisten dan tidak ganti-ganti kemasan. Dalam artian, sebagai teh berkemasan botol, mereka tetap stay di botol. Tidak jadi kotak, gelas, segi empat, jajaran genjang, dan lainnya. 

Teh Pucuk Harum dengan kemasan plastiknya membuat dirinya sebagai produk yang inklusif, dan tidak hanya terbatas pada satu tempat. Teh Pucuk Harum ini, mau di warung sampai supermarket bisa kita temukan.

Kedua, untuk urusan rasa, Teh Pucuk Harum sangat pas dan mantap sebagai teh. Tidak terlalu manis yang bikin enek, dan aroma serta pahit tehnya tetap ada sehingga kita masih bisa menikmati sensasi ngeteh dari Teh Pucuk Harum. Dengan rasa demikian, ia bisa dinikmati sebagai minuman dalam situasi, kondisi, serta pendamping apa pun.

Ia bisa dinikmati setelah makan mi ayam, bakso, tongseng, pizza, atau makanan apa pun, tetap cocok sekali. Rasa tehnya sangat menyegarkan mulut setelah menyantap makanan-makanan tersebut. Mau dipakai buat tarikan merokok? Bisa banget. Rasa Teh Pucuk Harum tidak bikin enek dan menghilangkan cita rasa merokok. Tidak hanya kemasan, rasanya juga inklusif untuk kondisi atau situasi apa pun.

Ketiga, tentu saja karena harganya lebih murah! Ia bisa didapatkan hanya dengan merogoh tiga lembar uang seribu rupiah dan voilà sudah bisa disantap dengan nikmat. Dengan harga segitu, Teh Pucuk Harum tentu saja menjadi pilihan alternatif yang sering kali dipilih disaat dompet sedang cekak. Tapi, karena ini ceritanya sedang di semesta lain yang tidak ada Teh Botol Sosro, maka dengan harga segitu tentu saja menjadikan Teh Pucuk Harum idaman berbagai kalangan masyarakat. 

Jadi sudah sepakat kah kita, jika tidak ada Teh Botol Sosro, Teh Pucuk Harum adalah teh botol yang akan menjadi juaranya? Kalau sepakat, semoga saja saya dikirimkan paket oleh Teh Pucuk Harum. Hahaha pragmatis tipis-tipis bisa kaliii~

Baca Juga:  Lima Minuman Penghangat Tubuh yang Eksis Hingga Sekarang

Sumber Gambar: YouTube Nosa Agustin

BACA JUGA Untuk Urusan Teh Celup, Sariwangi dan Sosro Kalah Telak dari Teh Dandang dan artikel Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.



Komentar

Comments are closed.