Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Rekomendasi Tempat Pacaran di Jogja dari Jomblo yang Berharap ke Sana

Yafi' Alfita oleh Yafi' Alfita
7 November 2020
A A
bucin 4 Rekomendasi Tempat Pacaran di Jogja versi Low Budget terminal mojok.co

4 Rekomendasi Tempat Pacaran di Jogja versi Low Budget terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Saya akan memberikan sedikit rekomendasi tempat pacaran di Jogja yang meski tidak ragad, tapi tetap terlihat niat dan romantis di mata pacarmu. Namun, ya maaf-maaf saja, artikel ini sendiri juga dibuat oleh wanita single berumur 21 tahun yang dirinya sudah lupa kapan terakhir kali kamu tertidur tenang punya pacar. Ya, emang ngenes, sih. 

Meski begitu, saya tetap mempersiapkan diri jika saat yang dinanti-nanti datang. Sedikit demi sedikit saya sudah mempersiapkan jawaban dari pertanyaan maha sulit yang tidak bisa tidak pasti akan hadir di hubungan saya. Seperti, “Mau ketemuan di mana?” atau sekadar, “Mau makan di mana?” Sebab, aselik meski pertanyaan itu terlihat gampang, tapi bisa meretakkan sebuah hubungan, loh. Maka, berikut ini adalah rekomendasi tempat yang-yangan ora ragad tapi niat versi saya.

Tempat pacaran di Jogja #1 Bukit Paralayang, Parangtritis

Dulu sekali entah kapan sampai nggak ingat, tempat ini pernah menjadi tempat favorit saya untuk pacaran. Sebelum dibatako dan masih berbentuk rerumputan, saya senang sekali menikmati samsat sunset yang syahdu sekaligus bikin mata blereng dari atas bukit paralayang. Di sana juga tersedia warung-warung yang jualannya pas sekali dengan kantong. Paling ya seperti indomie, nasi goreng, es kelapa, dan lain-lain. Menu yang aman banget kalau pacarmu tiba-tiba lapar.

Tapi, sudah sejak lama saya tidak menyambangi tempat itu lagi. Semenjak dibatako dan diramaikan oleh warung-warung, tempat itu jadi semakin ramai oleh pasangan kekasih. Saya pernah pergi ke sana sendirian. Pasangan kekasih yang ada di sana sering kali memberi tatapan iba ke saya yang duduk sendiri laiknya orang hilang. Tatapan-tatapan iba dari orang-orang itu kemudian malah bikin saya jadi ikutan iba sama diri sendiri. Sejak saat itu saya berjanji pada diri saya, bakal menyambangi bukit paralayang lagi kalau sudah punya pacar.

Tempat pacaran di Jogja #2 Bukit Bintang, Gunungkidul

Tempat pacaran di Jogja yang satu ini terbilang cukup mainstream di kalangan saya dan teman-teman. Dari tempat ini kamu bisa menikmati suasana malam dari atap Jogja sambil melihat lampu kota yang kerlap-kerlip. Makanya dinamai “Bukit Bintang”. Ya, meski lampunya kalau difoto pakai hape saya juga nggak kelihatan, sih. Tapi, kaum low budget harusnya nggak usah peduli. Ingat kamu itu mau pacaran, bukannya ngonten.

Di tempat yang satu ini kamu juga bisa menikmati beragam kuliner yang tersedia di warung-warung. Dari yang murah sampai mahal ada semua. Meski tidak begitu ragad, tapi setidaknya kamu sudah mau menunjukkan kesungguhanmu untuk datang jauh-jauh ke tempat ini. Asal nggak usah ada adegan kehabisan bensin aja ya, bro. Jyan, ra mbois blas~

Tempat pacaran di Jogja #3 Sate Klathak Pak Bari

Tempat ini terletak di Pasar Wonokromo, Pleret, Bantul. Tidak cuma Jokowi yang bisa blusukan, kamu pun bisa blusukan ke tempat ini. Dulu saat boomingnya Ada Apa dengan Cinta 2, saya dan mantan sempat menyambangi tempat ini. Bukannya jadi seperti Rangga dan Cinta, kami malah lebih seperti Romlah dan Condro. Tempat ini buka setiap hari mulai dari jam 18.30-01.00. Waktu saya ke sana sih tempatnya lumayan ramai. Tapi, nggak apa-apa. Selagi nunggu satemu jadi, kamu masih bisa ngobrolin nama anak atau obrolan-obrolan nggak mutu lainnya itu (maklum jomblo sirik).

Tempat pacaran di Jogja #4 Alkid (Alun-alun Kidul)

Tempat ini adalah opsi termudah yang saya miliki. Saat sudah mentok nggak punya ide lain, saya bakalan pilih tempat ini. Baik pagi maupun petang, tempat ini enak dijadikan tempat pacaran. Kalau pagi tempat ini bisa dijadikan sarana jogging, sepedaan atau sekadar sarapan. Aktivitas favorit saya dulu adalah jogging muter alun-alun nggak ada satu putaran, terus langsung bablas beli lontong opor langganan saya di alkid. Nggak lupa juga beli susu sapi di sebelahnya. Kasihan sih tubuh saya yang polos ini tertipu.

Baca Juga:

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 Ide Pacaran Unik yang Hanya Ada di Bantul, Dijamin Nggak akan Terlupa

Sedangkan, kalau malam hari, sekadar ngeronde di alkid bersama pasangan pun saya sudah senang. Nggak perlu lah gowes mobil yang kerlap-kerlip itu. Selain pegel, aktivitas itu juga nggak cocok bagi kantong saya. Kan eman kalau kemringet lalu bedak Marcks saya yang murah ini luntur.

BACA JUGA Membayangkan Tokoh ‘Emily in Paris’ Bertandang ke Pleret, Bantul dan tulisan Yambuk lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 November 2020 oleh

Tags: bucinPacaran
Yafi' Alfita

Yafi' Alfita

Generasi muda Indonesia yang suka install-uninstall Tinder, nggak tahu karena apa.

ArtikelTerkait

Harusnya Aku yang di Sana

Yang Paling Nyesek Dari “Harusnya Aku yang di Sana”

16 September 2019
ambyar

Ambyar: Mengubah Ingatan Lama Menjadi Deraian Air Mata

30 Juli 2019
Mancing Date, Jenis Kencan yang Wajib Dicoba

Mancing Date, Jenis Kencan yang Wajib Dicoba

12 Oktober 2022
mundur pas pdkt

6 Hal yang Bikin Cewek Mundur Pas Lagi PDKT

7 April 2020
jadi jomblo

Beruntunglah Kalian Para Jomblo

30 Juli 2019
wanita ingin dimengerti

Dear Wanita: Jika Ingin, Katakanlah

21 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-Sama Terlupakan  Mojok.co

Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-sama Terlupakan 

17 April 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

21 April 2026

Di Balik Cap Manja, Anak Bungsu Sebenarnya Dilema antara Kejar Cita-cita atau Jaga Ortu karena Kakak-kakak Sudah Berumah Tangga 

17 April 2026
Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
6 Tanda Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan Mojok.co

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

22 April 2026
7 Sisi Terang Jakarta yang Jarang Dibahas, tapi Nyata Adanya: Bikin Saya Betah dan Nggak Jadi Pulang Kampung kerja di jakarta

Jangan Mencari Peruntungan dengan Kerja di Jakarta, Saya Cari Magang di Sini Saja Susah, Sekalinya Dapat Tidak Digaji dan Dijadikan Tenaga Gratisan

20 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.