Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sapa Mantan

Logika Terbalik Lelaki: Ingin Dapat Pasangan yang Bisa Diajak Susah

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
8 Agustus 2019
A A
diajak susah

diajak susah

Share on FacebookShare on Twitter

Saya selalu suka melihat bagaimana timeline Twitter bekerja—isinya amat sangat beragam. Rasanya seperti tidak perlu lagi mencari informasi baru, semua info akan datang dengan sendirinya ketika online Twitter. Tinggal scroll timeline, maka informasi apa pun bisa diketahui, dibaca, bahkan ikut mengomentari di kolom reply melalui retweet-an apa pun dari orang lain.

Hal tersebut juga semakin menegaskan ihwal arus informasi yang semakin cepat dan mudah didapat meski terkadang sinyal provider teramat lelet.

ADVERTISEMENT

Seperti informasi yang baru-baru ini saya dapatkan, lebih tepatnya hanya cuitan biasa dan terkesan nyinyir, sih. “Cewek jaman sekarang mana bisa blablabla..” dengan menambahkan foto wanita zaman dulu sedang memasak pakai kayu bakar lengkap dengan tungku. Dan masih banyak ungkapan juga meme lain yang intinya mengerucut pada pemikiran “cewek bisa dan mau diajak susah tuh idaman banget”.

Sebelum melanjutkan tulisan ini, sebagai bagian dari warganet yang mencoba bersikap budiman dan pemerhati  huru-hara juga keributan di timeline Twitter boleh dong saya ikut berkomentar dan meramaikan sesuatu yang sedang trending.

Begini, Wahyudi. Ada ungkapan yang mengatakan bahwa, bagi para wanita, sosok Ayah adalah kekasih pertama mereka—lelaki paling pertama yang dicintai semasa hidup. Begitu pula sebaliknya, seorang Ayah sudah selayaknya menganggap anak perempuannya sebagai ratu. Pastinya akan selalu dimanja dan diberikan hal terbaik semasa hidup, dengan segala perjuangan dan keluh kesahnya.

Buat para lelaki yang memiliki logika terbaik seperti “ingin dapat pasangan yang bisa diajak susah”, apa nggak malu sama Ayah atau calon mertua yang sudah bersusah payah membesarkan anak perempuannya dengan segala daya upaya yang telah dilakukan? Terus, kalau pun iya dapat pasangan yang mau diajak susah, mau terus selamanya susah, gitu?

Sebagai seorang lelaki yang baru seumur jagung menikah, tentu banyak pekerjaan rumah yang harus saya usahakan selain kebutuhan pokok. Tidak pernah sedikit pun terbesit di pikiran, bahwa di kemudian hari keluarga kecil saya akan mengalami kesusahan—dikondisikan seperti itu.

Untuk kebutuhan istri, meski gaji saya sebagai karyawan swasta masih dikisaran UMR Jakarta, saya tidak pernah melarangnya jika ingin membeli peralatan kosmetik, masker kecantikan, dan lain sebagainya.

Baca Juga:

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

Perasaan Bahagia Saat Sahabat Menikah Berubah Sedih dan Kesepian karena Sadar Kehilangan Teman Main dan Cerita

Jika memang sayang dan membuat pasangan senang ya kenapa tidak. Toh, yang saya tahu merias diri itu merupakan hal yang dapat membuat para wanita bahagia. Yakin, kalian para lelaki ingin membatasi kebahagiaan pasangan? Jika memang yang diinginkan pasangan terlalu mahal, tentu solusinya bukan nyinyir di media sosial dan mengumbar ingin wanita yang bisa diajak susah. Logikamu itu, lho.

Banyak cara yang bisa dilakukan, menemukan alternatif skincare atau make up lain yang sesuai budget, menabung, dan lain sebagainya. Jika memang masih belum bisa membelikan bisa diskusi untuk pemenuhan kebutuhan tersebut di bulan lain jika memang sedang ada rezeki. Paling tidak, bukan langsung membatasi diri apalagi nyinyir hanya untuk mencari sensasi—begitu ramai yang mencaci twit dihapus dan akun digembok. Tuman.

Itu jika yang dipermasalahkan hanya berkisar make up atau skincare. Secara keseluruhan dan banyak aspek, wanita tetap berhak mendapatkan yang terbaik apalagi dari pasangannya dengan tidak perlu mengajaknya untuk hidup susah. Kalau pun harus menyesuaikan budget, tidak masalah, dong. Toh, intinya masih mengusahakan tanpa harus membandingkan antara cewek zaman sekarang mana bisa begini-begitu.

Sadar nggak Mas, kalau kita para lelaki membandingkan wanita zaman sekarang dengan zaman dulu, kita pun akan kena batunya—dijadikan bahan candaan yang sama—mungkin akan lebih telak karena terkesan malas dan tidak memperjuangkan apa yang diinginkan pasangan. hehehe

Sudahlah Mas, tidak ada gunanya membandingkan cewek zaman sekarang nggak bisa ini-itu apalagi ingin dapat wanita yang bisa diajak susah, yang ada hanya jadi bulan-bulanan di media sosial dan internet. Susah itu kondisi hidup dan dapat diubah melalui seberapa besar niat dan usaha yang dilakukan. Atau jangan-jangan dalam hidup yang dijalani, memang nggak ada niat dan nggak mau berusaha—untuk kebahagiaan pasangan?

Lalu, jika apa yang dicuitkan termasuk ke dalam konten akun Twittermu dan hanya untuk lucu-lucuan, pertama, lucunya di mana? Kedua, kok twitnya dihapus? Gagal lucu, ya? hehe. Di sisi lain, saya sempat menerka-nerka, mungkin twit tersebut hanya sebagai semacam survei yang diselipkan pertanyaan sekaligus harapan, “masih ada atau tidak, ya, cewe yang mau diajak hidup susah dan hidup bersama saya?” hehe. Eh?

Dan saya rasa, tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang—secara sengaja—mau hidup susah. Jika bisa memilih dalam kondisi apa saat dilahirkan, tentu banyak orang yang ingin hidup berkecukupan dan layak—sebagaimana mestinya. (*)

 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) yang dibikin untuk mewadahi sobat julid dan (((insan kreatif))) untuk menulis tentang apa pun. Jadi, kalau kamu punya ide yang mengendap di kepala, cerita unik yang ingin disampaikan kepada publik, nyinyiran yang menuntut untuk dighibahkan bersama khalayak, segera kirim naskah tulisanmu pakai cara ini.

Terakhir diperbarui pada 9 Februari 2022 oleh

Tags: Curhatdiajak susahhubungankomitmenPacaranPernikahantrending topicTwitterviral
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Palang Pintu: Tradisi Melamar ala Jawara Silat Betawi

Palang Pintu: Tradisi Melamar ala Jawara Silat Betawi

25 Maret 2022
Fitur Story Twitter Sebaiknya Nggak Usah Ada, Terkesan Ikut-ikutan Banget terminal mojok.co

Fitur Story Twitter alias Fleet Sebaiknya Nggak Usah Ada, Terkesan Ikut-ikutan Banget

20 November 2020
LDR tips ketemu mojok

Pejuang LDR Hanya Butuh Ketemu, Bukan Tips Sukses

28 Oktober 2020
tas

Menanggapi Tas Seharga 20 Juta dan Kalimat: Kaya Dulu Aja, Bos!

31 Juli 2019
konsensus nomor ponsel

Konsensus Juga Tentang Nomor Ponsel, Sayang

18 Mei 2019
Orang Indonesia Sering Pilih Lagu yang Nggak Nyambung sama Konsep Pernikahan Terminal Mojok

Orang Indonesia Sering Pilih Lagu yang Nggak Nyambung sama Konsep Pernikahan

3 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja Mojok.co

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

25 Juni 2026
Pengalaman Pahit Punya Usaha Laundry, Karyawan Banyak Drama hingga Pelanggan Tak Tahu Diri Terminal

Pengalaman Pahit Punya Usaha Laundry, Karyawan Banyak Drama hingga Pelanggan Tak Tahu Diri

24 Juni 2026
3 Cara Kecamatan Cibiru Membunuh Romantisme Bandung (Unsplash)

Sebagai Pengendara Motor di Bandung, Saya Capek Ikut Menyumbang Macet Setiap Hari

27 Juni 2026
Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah Mojok.co

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah

26 Juni 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026
Gagal Paham dengan Warlok Solo yang Ngebet Kuliah di Luar Kota Demi Kejar Gengsi Mojok.co

Gagal Paham dengan Warlok Solo yang Ngebet Kuliah ke Luar Kota Demi Kejar Gengsi

27 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.