Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Rekomendasi Motor untuk Menghadapi Banjir Lamongan yang Tak Kunjung Surut

M. Afiqul Adib oleh M. Afiqul Adib
10 Maret 2026
A A
4 Rekomendasi Motor untuk Menghadapi Banjir Lamongan yang Tak Kunjung Surut Terminal

4 Rekomendasi Motor untuk Menghadapi Banjir Lamongan yang Tak Kunjung Surut (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Rekomendasi motor untuk menyiasati banjir Lamongan. 

Saya sudah lelah dengan banjir di Lamongan yang datang dan pergi selama 4 bulan terakhir. Berbulan-bulan situasinya begitu saja, tidak ada perbaikan atau tindakan yang serius dari pemerintah. Bahkan ada beberapa wilayah yang parah sekali genangannya. Air tidak hanya masuk ke sawah atau permukiman, tapi juga menutup jalan utama. 

Bayangkan saja, jalur yang seharusnya menjadi urat nadi mobilitas malah berubah seperti sungai dadakan. Kendaraan lewat pelan-pelan, mereka menebak-nebak kedalaman air dan lubang yang tak kasat mata. Beberapa kendaraan lain memilih menuntun kendaraannya bahkan memutar arah. Bisa-bisanya jalur seramai itu tetap banjir berbulan-bulan.

Saking lelahnya warga akan banjir Lamongan, isu ini sempat ramai di media sosial X. Banyak warga mengunggah foto dan video genangan yang tidak kunjung surut. Saya sempat berharap percakapan itu bisa lebih besar lagi, supaya perhatian terhadap masalah ini juga semakin luas.

Di tengah obrolan itu, ada satu komentar yang justru menarik perhatian saya. Ia menanyakan, “Kalau kondisi kayak gini, motornya harus pakai apa?” Pertanyaan rekomendasi motor itu terdengar lugu, tapi sebenarnya realistis. Ketika banjir sudah menjadi rutinitas, warga akhirnya dipaksa menyesuaikan diri. Salah satunya soal kendaraan.

Maka, sebagai warga lokal, saya mencoba memberi rekomendasi motor yang paling masuk akal dipakai warga Lamongan yang sering melewati jalan banjir.

#1 Honda ADV 160, rekomendasi motor matic paling aman untuk banjir ringan

Untuk kategori motor harian, pilihan paling masuk akal menurut saya adalah Honda ADV 160. Motor ini sering dianggap sebagai salah satu skuter matik yang paling siap menghadapi kondisi jalan yang tidak ideal. Desainnya memang dibuat semi-adventure, sehingga cukup tangguh ketika harus melewati jalan rusak atau genangan air.

Ada beberapa alasan kenapa motor ini cocok untuk konteks Lamongan. Pertama, ground clearance-nya sekitar 165 mm (cukup tinggi untuk ukuran motor matik). Artinya, jarak antara mesin dan permukaan jalan lebih aman ketika harus melintasi air. 

Baca Juga:

Panduan Memilih Lele di Tenda Lamongan yang Sudah Pasti Enak dan Nggak Bau

Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta

Selain itu, suspensinya panjang dan empuk, sehingga lebih stabil ketika melewati jalan berlubang yang sering tersembunyi di balik genangan. Dan, ukuran bannya lebih besar dibandingkan matik biasa. Ini membantu menjaga keseimbangan saat motor harus berjalan pelan di air.

#2 Kawasaki KLX 150 bisa jadi rekomendasi kalau banjir Lamongan sudah keterlaluan

Motor yang ini bisa jadi pilihan kalau kondisi banjir agak tinggi. Motor trail macam  Kawasaki KLX 150 justru terdengar masuk akal karena punya ground clearance yang jauh lebih tinggi dibanding motor pada umumnya. Secara kemampuan, motor ini memang tercipta untuk medan yang berat. Sehingga cocok saja digunakan ketika harus melewati jalan berlumpur atau genangan yang berlubang.

Selain itu, motor trail tidak memiliki banyak komponen rendah yang rentan terkena air. Posisi knalpot dan mesin juga relatif aman ketika harus menghadapi kondisi jalan yang buruk.

Dengan kata lain, kalau Lamongan terus begini, mungkin motor trail pelan-pelan akan terasa seperti kendaraan paling realistis.

#3 Banjir Lamongan persoalan sepele untuk Harley-Davidson 

Saya pernah membaca artikel yang mengatakan selama Perang Dunia II, militer Amerika pernah mengoperasikan sepeda motor legendaris seperti Harley-Davidson WLA 1942. Iya, Motor ini dirancang untuk kondisi ekstrem. Dan saya kira untuk jalan yang sudah terendam banjir berbulan-bulan maka perlu kendaraan yang dibuat untuk menghadapi kondisi terburuk.

Iya, untuk harga memang mahal. Bahkan sangat mahal. Namun, sepadan kok dengan yang didapat. Jika agak kesusahan mencari model tersebut, saya kira jenis motor dengan genre serupa juga cocok saja untuk pertempuran dengan jalan yang ugal-ugalan itu.

#4 Motor boat mungkin akan dibutuhkan ketika kelak Lamongan berubah jadi selat

Motor boat merupakan rekomendasi motor terakhir ketika kondisi jalan menyerupai selat. Iya, jika kalian mencari berita, ada wilayah di Lamongan yang sampai harus membuat jembatan darurat dari bahan seadanya supaya kendaraan bisa lewat. Sialnya, jembatan itu ikut terendam lagi ketika air naik.

Di beberapa tempat, warga bahkan sempat menjalankan aktivitas ibadah dengan perahu. Iya, jumatan di atas perahu. Edaan memang. Itu mengapa, kalau kita berbicara opsi kendaraan yang benar-benar realistis, mungkin opsi keempat ini justru paling pas. Sebab, motor yang dibutuhkan bukan lagi hanya bisa jalan di aspal, melainkan di jalan yang sudah dilalui perahu sehari-hari.

Saya sih berharap rekomendasi ini jangan sampai diikuti oleh pembaca sekalian, khususnya warga Lamongan. Sebab, sebagai warga Lamongan kita berhak mendapatkan tempat tinggal yang layak, tidak kebanjiran maupun hal buruk lain. Capek juga tiap hari warganharus bersiasat bertahan hidup sendirian. Rekomendasi macam ini seharusnya tidak pernah ada.

Penulis: M. Afiqul Adib
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Penyesalan “Membuang” Yamaha F1ZR Marlboro yang Kini Harganya Naik Lebih dari 10 Kali Lipat.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Maret 2026 oleh

Tags: banjirbanjir lamongankebanjiranlamonganMotorsepeda motor
M. Afiqul Adib

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Motor yang Bikin Tukang Parkir Segan kepadamu

5 Rekomendasi Motor yang Bikin Tukang Parkir Segan kepadamu

12 Agustus 2025
Melepas Sepatbor Belakang Sepeda Motor Itu Biar Apa sih?

Melepas Sepatbor Belakang Sepeda Motor Itu Biar Apa sih?

5 Februari 2022
Makam Sunan Drajat Lamongan, Wisata Religi yang Tergerus Sakralitasnya Gara-gara Banyak Pungutan dan Pengemis Nakal

Makam Sunan Drajat Lamongan, Wisata Religi yang Tergerus Sakralitasnya Gara-gara Banyak Pungutan dan Pengemis Nakal

29 September 2024
pemuda kasmaran spare parts motor jadul lubang jalanan mojok

Beli Spare Parts Imitasi Itu Adalah Pemborosan yang Tertunda

3 November 2020
Kediri Bakal Jadi Sungai, Sumpah Lembu Suro yang Jadi Kenyataan

Kediri Bakal Jadi Sungai, Sumpah Lembu Suro yang Jadi Kenyataan

15 Agustus 2023
UNESA Jangan Buru-buru Mengejar World Class University, deh. Itu Kampus Ketintang Surabaya Masih Banjir, lho! unesa surabaya

UNESA Jangan Buru-buru Mengejar World Class University, deh. Itu Kampus Ketintang Surabaya Masih Banjir, lho!

1 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cita-cita Adik Saya Mati di Tangan Tes Ishihara: Sebuah Vonis Konyol dalam Dunia Pendidikan Kita

Cita-cita Adik Saya Mati di Tangan Tes Ishihara: Sebuah Vonis Konyol dalam Dunia Pendidikan Kita

6 Mei 2026
Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso (Unsplash)

Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso: Sebuah Tutorial Merusak Mood Pecinta Bakso Daging Sapi

10 Mei 2026
Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas Terminal

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

8 Mei 2026
Derita Jadi Pustakawan: Dianggap Bergaji Besar dan Kerjanya Menata Buku Aja

Pustakawan, Profesi yang Sering Dianggap Remeh, padahal Kerjanya Enak dan Banyak Untungnya

7 Mei 2026
Jalan Raya Kalimalang Dibenci Sekaligus Dicintai Pengendara yang Melintas kalimalang jakarta

Jalan Raya Kalimalang Jaktim Banyak Berubah, tapi Tetap Saja Tidak Aman untuk Pejalan Kaki!

8 Mei 2026
Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal Mojok.co magelang

Tutorial Menyelamatkan Purworejo: Jiplak Saja Wisata Kebumen dan Cara Magelang Menciptakan Lapangan Kerja

6 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.