Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

4 Panduan Kirim-Mengirim ke Teman yang Sedang Isoman biar Nggak Mubazir

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
13 Juli 2021
A A
4 Panduan Kirim-Mengirim ke Teman yang Sedang Isoman Biar Nggak Mubazir terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam salah satu postingannya, Mas Agus Mulyadi pernah menceritakan situasi kala blio surplus stok vitamin ketika menjalani isoman. Menurut Mas Agus, vitamin-vitamin itu kiriman dari teman, tetangga bahkan orang yang nggak dikenal.

Lha, kok sama?

Situasi tersebut juga saya alami ketika sekeluarga resmi menjalani isoman. Saking banyaknya stok vitamin, kadang kami sampai bingung mau minum yang mana dulu. Semua kelihatan menjanjikan untuk proses recovery. Tapi ya masa mau diminum semua? Kasihan jantung, lambung, dan kawan-kawannya. Itu baru soal vitamin, belum soal kiriman makanan yang juga datang dari sana sini.

Nah, kalau saat ini kalian bermaksud mengirimkan bantuan logisik untuk tetangga, teman, ataupun kerabat yang sedang isoman, sebaiknya perhatikan 4 panduan berikut biar kegiatan kirim-mengirim ini jauh dari kata mubazir.

Pertama, telepon dulu. Daripada asal membeli sesuatu yang berpotensi mubazir, nggak ada salahnya telepon dulu untuk memastikan barang apa yang saat ini mereka butuhkan. Meski biasanya mereka nggak akan langsung menjawab secara jujur—dengan alasan nggak mau merepotkan—jangan menyerah. Tetap telepon atau setidaknya kirim pesan WA di kemudian hari. Siapa tahu saat itu mereka sedang membutuhkan sesuatu. Atau bisa juga dengan bermain cantik. Misalnya kamu tahu temanmu doyan pizza, bilang saja kamu lagi mau keluar beli pizza, dia mau titip sekalian atau nggak.

Oh ya, berdasarkan pengalaman saya saat jadi pendukung logistik tetangga yang isoman, saya menyadari bahwa keluarga yang isoman itu ternyata nggak hanya butuh suplai makanan, buah, obat, maupun vitamin. Melainkan mereka butuh hal lain yang mungkin nggak terlintas dalam pikiran kita. Mereka butuh hiburan, terutama jika dalam keluarga tersebut ada anak-anak yang rentan sekali bosan dikurung selama 14 hari. Saya pernah di-WA tetangga yang sedang isoman. Dia minta dipinjamkan buku-buku cerita untuk mengusir kebosanan anak bungsunya.

Kedua, perhatikan porsi makanan yang dikirimkan. Meskipun kata dokter Tirta Hudhi obat Corona itu mangan mangan mangan, tapi please, kalau kasih makanan ke mereka yang sedang isoman, perhatikan porsinya. Nggak usah terlalu banyak. Apalagi kalau makanan yang mau kamu kasih itu jenis makanan yang gampang basi. Kalau makanan yang mau dikirim jenis makanan kering, bolehlah agak banyak. Toh awet, kan? Bisa dicemil di malam hari saat mereka dilanda kelaparan. Tapi kalau roti, please, jangan banyak-banyak. Mubazir, MyLov~

Ketiga, perhatikan waktu. Waktu juga nggak kalah penting untuk urusan kirim-mengirim pada teman yang isoman. Kalau mau kirim makanan berat serupa nasi dan lauk pauknya, kirimkan sebelum jam makan. Misalnya mau buat makan malam, kirimkan jam 5 sore. Jangan dikirim jam 7 malam! Sudah lewat jam makan itu. Mending kalau nggak cepat basi, bisa disimpan buat sarapan besok. Kalau nggak? Hmmm…

Baca Juga:

Kiat Sukses Menentukan Jurusan Kuliah Sejak Kelas 10 biar Nggak Ada Lagi Kata ‘Salah Jurusan’

Tips Bikin Materi Stand Up Comedy: Nulis Komedi yang kayak Bikin Skripsi

Nah, kalau yang mau mengirim sejenis camilan seperti roti, kue, atau apalah-apalah, paling cocok itu dikirim di jam-jam lapar yang belum pantas buat nyentuh nasi, seperti jam 10 pagi atau jam 3 sore. Camilan darimu akan jadi pahlawan yang mampu memberangus rasa lapar yang datang.

Keempat, beri dukungan. Dukungan yang nggak kalah penting untuk diberikan adalah dukungan setelah mereka selelsai isoman. Terutama jika yang isoman adalah mereka yang buruh harian, alias yang dapat duit cuma kalau mereka kerja. Terkurung selama 14 hari di rumah jelas membuat mereka kehilangan mata pencaharian, sedang hidup masih harus berputar. Sumbangan berupa materi setelah isoman pasti sangat bermanfaat sekali bagi mereka.

Last but not least, setelah mereka selesai dengan isoman pun, please, bersikaplah biasa. Tetap penting buat jaga jarak, tapi jangan dipandang kayak ngelihat najis gitu, dong! Kan perasaan jadinya!

BACA JUGA Mohon Maaf, Repost Story Hampers Kiriman Sendiri Itu Maksudnya Gimana? dan artikel Dyan Arfiana Ayu Puspita lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2021 oleh

Tags: isolasi mandirikirim makananPanduan Terminal
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Panduan Dasar Memulai Usaha Angkringan bagi Anak Muda

5 Juni 2021
lelang online gacha mojok

4 Tips agar Tidak Kena Tipu Lelang Online

15 Agustus 2021
Panduan Menumpas Typo biar Tulisan Nggak Gampang Disalahkan terminal mojok

Panduan Menumpas Typo biar Tulisan Nggak Gampang Disalahkan

28 Juni 2021
Tips Menuliskan Pengalaman Kerja Kurang dari 1 Tahun di CV bagi Para Pelamar Kerja terminal mojok

Tips Menuliskan Pengalaman Kerja Kurang dari 1 Tahun di CV bagi Para Pelamar Kerja

26 Juni 2021
mengurangi nafsu belanja online shop ongkir paket jawa ke luar jawa mahal orang luar jawa tak dapat gratis ongkir mojok.co

5 Kiat Jitu Mengurangi Nafsu Belanja Online dari Mantan Pemburu Diskon

13 Juli 2021
Panduan Menghadapi Beban Kerja Berlebih dengan Cara Nggak Berlebihan terminal mojok

Panduan Menghadapi Beban Kerja Berlebih dengan Cara Nggak Berlebihan

27 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Naik Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan Mojok.co

Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan

1 April 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.