Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
27 Januari 2026
A A
4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain Mojok.co

4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Driver ojek online (ojek online) bak sekoci di tengah bursa kerja yang semakin ketat. Tak peduli lulusan S1 atau tamatan SD, tua atau muda, pria atau wanita semua jadi driver ojol. Tidak mengherankan, bertahan hidup memang lebih penting daripada memikirkan gengsi. 

Sebagai driver ojol yang sudah lebih dari 1 dekade mengaspal, saya ingin membagikan sedikit ceritakan membahagiakan. Mungkin jadi driver ojol bukan pekerjaan yang diimpikan banyak orang. Namun, pekerjaan punya keistimewaan yang nggak bakal ditemui pekerja di SCBD dan PNS mana pun. 

#1 Masalah motor adalah masalah driver ojol bersama

Motor bukan cuma kendaraan, tapi senjata buat nyari sesuap nasi. Rasanya seperti kiamat kecil kalau motor rewel di tengah mengejar target order harian. Untung saja, di tengah kondisi buruk seperti itu driver ojol biasanya nggak akan sendiri. Pasti ada saja driver ojol lain yang bakal menolong. 

Pernah lihat ojol narik atau “nyetut” motor temannya sampai ke bengkel terdekat? Itu adalah pemandangan paling romantis di jalan raya. Bahkan, saat orderan lagi anyep dan dompet kering kerontang, ada saja rekan yang rela nomokin biaya tambal ban atau sekadar ngasih cuma-cuma.

Solidaritas ini makin terasa kalau ada driver yang motornya trouble pas bawa penumpang. Tanpa banyak cingcong, driver lain bakal sedia mem-back up alias oper penumpang, ongkos bisa dibagi dua atau bahkan dikasih sukarela.

Baca juga 4 Sikap Green Flag Driver Ojol yang Bikin Penumpang Nyaman.

#2 Driver ojol berbagi “napas” lewat powerbank dan hotspot

Selain motor, handphone adalah nyawa kedua bagi para ojol. Baterai habis atau kuota limit itu horor yang nyata. Di sinilah letak uniknya solidaritas ojol. Para driver ojol sering berbagi lokasi basecamp yang ada colokan listriknya. Yang lebih ekstrem, “numpang nempel” di motor rekan yang ada fitur charger handphone-nya.

Urusan kuota pun sama. Pas orderan sudah selesai, tapi nggak bisa finish gara-gara kuota habis di tengah jalan, nyari bantuan hotspot ke sesama driver itu sudah biasa. Tapi ya tahu diri lah, jangan sampai nge-hotspot buat nonton YouTube juga kali. Cukup buat menyelesaikan orderan dan beli kuota kembali, selebihnya urusan masing-masing.

Baca Juga:

Ibu Rumah Tangga dan Ojol juga Berhak untuk Kuliah, Universitas Terbuka Menerima Tanpa Batasan Apa pun!

4 Sikap Green Flag Driver Ojol yang Bikin Penumpang Nyaman

#3 Keamanan zona merah dan geruduk massal

Sejak awal muncul 2010-an, driver ojol sudah kenyang diintimidasi. Gesekan dengan ojek pangkalan (opang) atau supir angkot adalah menu harian. Sampai 2026 pun, urusan “zona merah” masih saja sensitif, terutama di daerah rawan seperti Bandung Timur.

Solidaritas driver ojol dalam hal keamanan itu tumbuh secara organik lewat grup WhatsApp atau berbagai di kabar di berbagai platform sosial media. Kalau ada satu rekan yang terintimidasi atau disakiti, kabarnya bakal menyebar lebih cepat dari berita di televisi.

Hasilnya? Geruduk massal sebagai bentuk protes atau sekadar menunjukkan eksistensi kalau ojol nggak bisa diinjak-injak. Kita bahkan punya rekan-rekan yang siap mengawal proses hukum secara sukarela. Ini bukan soal sok jagoan, tapi soal harga diri mencari uang di jalanan.

Baca juga Nyambi Jadi Ojol Adalah Realita Kerasnya Hidup Mahasiswa yang Tertekan oleh Mahalnya UKT.

#4 Duel melawan “mata elang”

Tantangan ekonomi bikin banyak dari kita mengandalkan motor kreditan. Namanya pekerjaan yang pendapatannya nggak menentu, ada kalanya cicilan nunggak hingga macet. Di sinilah “mata elang” atau debt collector masuk jadi musuh bersama.

Sering kali para matel ini main sikat secara sewenang-wenang di jalan. Kalau sudah begini, solidaritas ojol bakal menyala. Begitu ada kode motor rekan mau ditarik paksa secara ilegal, driver lain yang lagi lewat bakal spontan berhenti dan pasang badan. Kita tahu gimana rasanya hampir kehilangan satu-satunya alat buat cari nafkah.

Itulah privilese atau keistimewaan yang hanya bisa dirasakan kalau kita bekerja sebagai driver ojol. Kalau ada yang bertanya “Apa ada pekerjaan lain yang punya solidaritas sekuat ini?” Dengan penuh percaya diri saya bakal jawab nggak ada. 

Jadi, buat siapa pun yang pakai jasa ojek online atau yang kebetulan berpapasan di jalan, bersikaplah manusiawi. Jangan semena-mena mentang-mentang kami dipandang rendah. Bagi kami para ojol, Satu ojol tersakiti, ribuan ojol merasa tersakiti.

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 10 Potret Menyedihkan dan Memprihatinkan Sehari-hari Driver Ojol Zaman Sekarang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Januari 2026 oleh

Tags: driver ojek onlinedriver ojolojekojek onlineojek pangkalanojol
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Rasanya Pesan Ojol yang Drivernya Mantan Pacar

Rasanya Pesan Ojol yang Drivernya Mantan Pacar

29 Oktober 2019
Kamus Bahasa Driver Ojek Online, Banyak Istilah yang Kocak! Mojok.co

Kamus Bahasa Driver Ojek Online, Banyak Istilah yang Kocak!

9 Oktober 2024
driver ojol Layanan GoFood Hanyalah Bentuk Kemalasan yang Menyamar terminal mojok.co

Layanan GoFood Hanyalah Bentuk Kemalasan yang Menyamar

26 Januari 2021
Jakarta Nggak Ada Keras-kerasnya Buat Orang Cikarang (Unsplash)

Jalanan Jakarta yang Keras dan Tak Ramah Pemula: Naik Ojol Bingung, Naik KRL Tambah Bingung

24 Januari 2024
Rahasia Tukang Ojek Pengkolan Mengalahkan Ojek Online (Unsplash)

Rahasia Tukang Ojek Pengkolan Mengalahkan Ojek Online

11 April 2023
Surat Terbuka untuk Gojek dan Grab Please, Kasih Fitur Pilihan Tipe Motor buat Penumpang Terminal Mojok

Surat Terbuka untuk Gojek dan Grab: Please, Kasih Fitur Pilih Motor buat Penumpang

10 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Jatuh di Rel Bengkong Purwosari Solo Bukan Kejadian Mistis, tapi Apes Aja

Jatuh di Rel Bengkong Purwosari Solo Bukan Kejadian Mistis, tapi Apes Aja

26 Januari 2026
Air Terjun Tretes Wonosalam, Bukti Jombang Nggak Miskin Wisata Alam Mojok.co

Jombang Lantai 2: Sebutan Baru Wonosalam buat Menantang Pacet di Wisata Pegunungan

27 Januari 2026
Saya Lulusan Ilmu Perpustakaan, tapi Saya Nggak Mau Jadi Pustakawan Sekolah, Isinya Cuma Makan Hati!

Saya Lulusan Ilmu Perpustakaan, tapi Saya Nggak Mau Jadi Pustakawan Sekolah, Isinya Cuma Makan Hati!

21 Januari 2026
Honda Civic Genio: Tampan, Nyaman, Harga 30 Jutaan, tapi Menuntut Kesabaran Mojok.co honda civic fd

Honda Civic FD: Mobil Ganteng yang Dibayar dengan Pahitnya Harga Perawatan Mahal

21 Januari 2026
Sidoarjo dan Surabaya Isinya Salah Paham, Bikin Kecewa Saja (Unsplash)

Kebohongan Surabaya yang Bikin Sidoarjo Kelihatan Terbelakang Padahal Lebih Lengkap Sebagai Sebuah Daerah

21 Januari 2026
4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain Mojok.co

4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain

27 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Honda Scoopy Adalah Bukti Bahwa Perempuan Memilih Motor Berdasarkan Kode Warna Lipstik, Bukan Berdasarkan Kemampuan Mesin
  • Kesialan Bertubi yang Bikin Saya Merenung dan Nyaris Menyesal Pindah ke Jogja yang Penuh dengan Kebohongan
  • The Authentic Alwi Farhan: Gen Z Muda dan Berbahaya, Mental Baja tapi Suka Belajar dari Kritik
  • Mimpi Masa Kecil “The Next Minions” yang Masih Tertunda
  • Series “Trio Bintang Lima”: Saat Arwah Eyang Turun Tangan Ingatkan Gen Z yang Lupa Soal Tata Krama Orang Jogja
  • CCTV Jogja yang Lengkap dan Bisa Diandalkan Bikin Iri Orang Sleman

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.