Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

4 Halte Transjakarta yang Bikin Stres Penumpang

Atik Soraya oleh Atik Soraya
31 Desember 2022
A A
4 Halte Transjakarta yang Bikin Stres Penumpang

4 Halte Transjakarta yang Bikin Stres Penumpang (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pernah nunggu bus di halte Transjakarta ini nggak? Gimana rasanya?

Di Jakarta, ada banyak transportasi umum yang bisa dipakai dan lumayan (bisa) diandalkan. Sebut saja mulai dari KRL, transportasi online seperti Gojek dan Grab, angkot JakLingko, bajaj, hingga Transjakarta.

Sebagai pengguna Transjakarta, sejujurnya dari dalam lubuk hati yang paling dalam saya sangat berterima kasih. Sebab, berkat Transjakarta, saya jadi bisa pergi ke mana-mana dengan biaya yang terjangkau. Tapi, mohon maaf banget nih, lantaran sering menggunakan moda transportasi satu ini, saya jadi hafal halte Transjakarta mana saja yang bikin saya dan mungkin juga penumpang lainnya merasa resah.

Kalau kalian baru akan mulai menjelajahi Jakarta, saya sangat menyarankan kalian buat naik Transjakarta. Tapi, hati-hati dengan beberapa halte yang saya sebutkan di bawah ini, ya. Sebab, pada jam-jam sibuk, kondisi di halte cukup engap dan bikin stres penumpang yang menunggu di sana!

#1 Halte Gatot Subroto Jamsostek

Kalau KRL punya Stasiun Manggarai yang bikin gila, Transjakarta juga punya halte yang bikin penumpangnya stres, yakni halte Gatot Subroto Jamsostek. Serius deh, pada jam-jam sibuk, menunggu bus di halte satu ini bak sedang simulasi apocalypse.

Sedikit gambaran soal halte Gatot Subroto Jamsostek, saat rush hour, situasi di sini padat, panas, dan jam tunggu bus yang cukup lama memperparah kondisi di dalam halte. Biasanya saat bus tiba di halte ini, kondisi bus sudah penuh, penumpang yang sudah menunggu lama di halte jadi makin banyak karena halte ini juga menjadi halte transit untuk Transjakarta jurusan Manggarai, Pinang Ranti, Ragunan, dan Ciledug.

Padahal dengan tujuan transit yang sebanyak itu, halte Gatot Subroto Jamsostek tuh nggak luas-luas banget. Bentuknya memanjang dengan ketersediaan gerbang pintu hanya tiga. Kebayang kan gimana engapnya situasi di jam sibuk pagi, sore, dan malam hari? Penumpang menumpuk jadi satu, berebut oksigen di antara polusi kendaraan dan tentu saja bau ketek dan keringat. Hiiiy~

#2 Halte S. Parman Podomoro City

Halte Transjakarta yang bikin resah penumpang lainnya adalah halte S. Parman Podomoro City. Bentuk halte satu ini persis halte Gatot Subroto Jamsostek. Haltenya memanjang dengan ketersediaan pintu gerang hanya tiga.

Baca Juga:

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

Jangan Mencari Peruntungan dengan Kerja di Jakarta, Saya Cari Magang di Sini Saja Susah, Sekalinya Dapat Tidak Digaji dan Dijadikan Tenaga Gratisan

Pengalaman saya—dan mungkin penumpang lain—di sini nggak kalah buruk. Saya pernah stuck antre untuk masuk halte dari tangga jembatan penyeberangan, lho, saking banyaknya penumpang yang menumpuk di dalam halte. Padahal itu belum antre nunggu bus, baru mau masuk halte, Gaes!

Jika Jakarta diguyur hujan, keadaan bakal makin kacau. Sudah jalanan macet, busnya penuh, haltenya penuh, mau masuk ke halte pun antre dulu. Bener-bener mimpi buruk, sih.

#3 Halte Monas

Halte Monas yang ada di kawasan strategis juga nggak kalah bikin engap. Halte satu ini memang nggak sekecil dua halte Transjakarta yang saya sebut sebelumnya, tapi karena ini adalah halte transit, penumpang yang ada di sini nggak pernah sepi.

Di halte Monas ini gerbang yang terbuka cuma ada tiga. Rasanya kalau menunggu bus di sini nggak cuma merasakan engap dan panas, tapi juga was-was lantaran banyak pencopet yang berbaur dengan para penumpang dan lihai beraksi. Pokoknya jaga barang bawaan masing-masing, deh.

#4 Halte Departemen Kesehatan

Terletak di kawasan Kuningan, di antara pusat bisnis ibu kota, halte Departemen Kesehatan sudah nggak bisa saya deskripsikan dengan kata-kata. Seorang teman bahkan pernah memberikan testimoninya saat pertama kali melihat dan turun di halte ini. “Jelek bener ni halte,” begitu katanya. Tapi gimana ya, memang bener gitu, sih.

Halte Transjakarta satu ini kecil, padahal penumpang yang naik turun di sini cukup banyak. Bentuknya nggak karuan, jadi kelihatan timpang sekali dengan gedung-gedung tinggi di Kuningan yang megah itu.

Sebenarnya masih ada banyak halte Transjakarta yang bikin penumpang engap, senewen, dan nggak habis pikir karena nggak nyaman sama sekali. Kabarnya, Transjakarta memang akan melakukan revitalisasi halte yang ada, mungkin juga termasuk halte-halte yang saya sebutkan di atas.

Sebagai penumpang setia Transjakarta, saya benar-benar berharap bisa mendapatkan halte yang layak. Bukan cuma buat saya lho, tapi juga untuk penumpang dengan disabilitas, anak kecil, ibu hamil, hingga lansia. Ini bukan cuma soal estetika, tapi juga halte yang nyaman dan aman. Sebab, percuma banget kalau haltenya estetik, tapi penumpangnya nggak merasa nyaman.

Penulis: Atik Soraya
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Tap Out, Kebijakan Baru Transjakarta yang Menjengkelkan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Desember 2022 oleh

Tags: halteJakartaPenumpangtransjakartatransportasi publiktransportasi umum
Atik Soraya

Atik Soraya

ArtikelTerkait

Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib

Wonogiri, Tempat Terbaik untuk Hidup, Tempat yang Tepat untuk Lari dari Kecemasan

16 Juli 2023
Info Loker Jakarta 2022 yang Pas Buat Fresh Graduate Terminal Mojok

Loker Jakarta Juli 2022: Info Loker Buat Fresh Graduate

17 Juli 2022
4 Hal yang Wajar di Bogor tapi Tidak Lumrah di Jakarta

4 Hal yang Wajar di Bogor, tapi Tidak Lumrah di Jakarta

14 Agustus 2025
Jepang Bikin Standar Transportasi Umum Jadi Terlalu Tinggi

Jepang Bikin Standar Transportasi Umum Jadi Terlalu Tinggi

5 November 2022
Jakarta yang Keras di Dalam Ingatan Arek Surabaya (Unsplash)

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

27 Maret 2026
Jalanan Jakarta Saja Sudah Menyebalkan, Ditambah Musim Hujan Makin Mengesalkan Mojok.co

Jalanan Jakarta Saja Sudah Menyebalkan, Ditambah Musim Hujan Makin Mengesalkan

4 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

LCGC Bukan Lagi Mobil Murah, Mending Beli Motor Baru (Unsplash)

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

25 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
Kotabaru Jogja, Kawasan Pemukiman Belanda yang Punya Fasilitas Lengkap, yang Sekarang Bersolek Jadi Tempat Wisata

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

28 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026
3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja (Unsplash)

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja

27 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.