Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Elemen Penting dalam Memilih Snack untuk Sajian Hajatan. Butuh Trik Khusus

Yafi' Alfita oleh Yafi' Alfita
25 November 2020
A A
4 Elemen Penting dalam Memilih Snack untuk Sajian Hajatan. Butuh Trik Khusus terminal mojok.co

4 Elemen Penting dalam Memilih Snack untuk Sajian Hajatan. Butuh Trik Khusus terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Tips ini berangkat dari saya yang terlahir sebagai anak terakhir nan imbas-imbis dan tidak tahu-menahu mengenai cara mengarungi samudera kehidupan. Selain tidak mengetahui keterampilan umum seperti menanak nasi, dahulu kala saya juga tidak mengetahui bahwa memilih snack atau jajan-jajan untuk hajatan ini ada aturan mainnya.

Pada mulanya, saya mengira bahwa makanan apa pun asalkan enak dan belum basi bisa dijadikan pilihan snack untuk berbagai hajatan. Ternyata saya salah. Urusan pilih-memillih snack ini tidak semudah kelihatannya.

ADVERTISEMENT

Perkara snack untuk hajatan, ada 4 elemen penting layaknya di film Avatar: The Legend of Aang. Kalau di Avatar, hilangnya satu dari keempat elemen air, api, tanah, dan udara bisa merusak keseimbangan dunia, begitu pula dalam urusan memilih snack hajatan.

Bayangkan saja ketika sedang syahdu-syahdunya mengadakan pengajian, lalu ada simbah-simbah yang nyeletuk, “Lomboke ndi yo iki kok ra ono?” (Cabenya mana ya, kok nggak ada?) Wah, ambyar sudah. Belum lagi kalau ada air mineral, tapi tidak ada sedotannya. Mbah-mbah yang sudah tidak punya gigi ini bisa-bisa kerepotan untuk mencoblos air mineral gelas miliknya.

Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ketika sedang mengadakan hajatan, marilah kita memperhatikan keempat aspek penting yang harus ada ketika memilih snack. 

#1 Makanan yang manis-manis

Tentu manis di sini bukan manis seperti saat melihat wajahmu sedang tersenyum, tapi ya manis pada umumnya aja gitu. Makanan yang manis ini harus ada di snack hajatan sebagai penyeimbang rasa. Sebab, kalau mau asin atau pahit semua gitu ya malah wagu. Sebuah quotes tidak bijak pernah mengatakan, “Urip wes pahit rasah ditambah pahit” (Hidup sudah pahit, tidak usah ditambah pahit). Maka tolong hadirkan snack hajatan yang seimbang dan menyenangkan hati para penikmatnya.

Perihal makanan manis di sini ada banyak pilihan dan macamnya. Ada beberapa yang sering saya temukan atau bahkan saya harap-harap kehadirannya. Seperti, ager-ager, bolu, nagasari, kue lapis, pisang godog, cente manis, dadar gulung cokelat isi pisang, dan masih buanyak lagi. Membayangkannya saja sudah menarik, bukan?

#2 Makanan yang asin-asin

Setelah ada yang manis-manis tentu tidak lengkap kalau belum ada yang asin-asin. Begitulah cara kerja kehidupan. Pahit, manis, asam, garam kehidupan kita telan semua untuk membuat kita tetap hidup. Begitu juga dengan snack.

Baca Juga:

Tradisi lek-lekan di hajatan pernikahan diam-diam bikin biaya bengkak 

Kadang orang ikut rewang bukan karena ingin membantu, tapi takut dihujat dan digibahin

Nah, di antara makanan yang asin-asin ini saya memiliki beberapa referensi makanan favorit saya. Di antaranya ada martabak, tahu bakso, risoles, lemper, arem-arem, lumpia, pastel, kroket, dan lain-lain. Woh lha katanya favorit, tapi kok malah saya sebutkan semua. Ya, sebab memang semuanya favorit saya, sih. Termasuk kamu.

Yang jelas, makanan-makanan di atas kalau memang harusnya sepasang sama lombok ya tolong jangan dipisahkan. Sedih, tauk.

#3 Kletikan

Mohon maaf untuk yang satu ini saya tidak tahu bahasa Indonesianya apa, tapi kamu tahu kan? Yang kalau dimakan bunyinya pating “kletik” itu. Nah, itu dia kletikan. Kata ibu saya makanan yang satu ini juga amat penting kehadirannya dalam dus snack. Hal ini tidak lain ya bertujuan untuk penyeimbang rasa itu tadi. Walaupun, biasanya mbah-mbah yang memiliki masalah dengan gigi akan memberikan makanan ini ke cucunya. Tapi, tidak apa-apa. Kalau kata orang, “Nggak ada lo nggak rame.” Demikian juga halnya pada kletikan.

Makanan kletikan yang sering saya temui itu kacang, stik keju, keripik singkong, pilus, stik balado, marning, atau kalau mau lebih ekstrem lagi potel juga bisa dijadikan pilihan.

#4 Air mineral kemasan gelas merek apa pun

Di antara keindahan perpaduan berbagai jajan itu tadi ada baiknya kita memberikan minuman penuntas dahaga di dalam dus snack. Selain untuk tombo seret, air mineral gelas juga hadir untuk basa-basi kalau kita belum mau makan snacknya di tempat acara. Biasanya ibu saya kalau pergi ke arisan hanya air mineralnya yang diminum, lalu jajannya dibawa pulang untuk saya cemilin di rumah. So sweet, bukan?

Begitulah sekiranya seni memilih snack yang ideal jika kamu hendak menyelenggarakan hajatan atau sekadar kumpul-kumpul warga seperti arisan dan rapat RT. Semoga tips ini dapat bermanfaat di kemudian hari saat pandemi telah usai. Kangen snack arisan, euy!

Photo by Riki Risnandar via Pexels.com

BACA JUGA Setiap Orang Punya Nama, Kenapa Masih Memanggil dengan Profesi? dan tulisan Yafi’ Alfita lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2021 oleh

Tags: Hajatantradisi
Yafi' Alfita

Yafi' Alfita

Generasi muda Indonesia yang suka install-uninstall Tinder, nggak tahu karena apa.

ArtikelTerkait

Sisi Gelap Budaya Rewang di Hajatan Desa yang Nggak Banyak Orang Tahu Mojok.co

Kadang orang ikut rewang bukan karena ingin membantu, tapi takut dihujat dan digibahin

12 Agustus 2026
Biskuit Roma Kelapa, Biskuit Legendaris yang Jadi Oleh-oleh Hajatan di Jawa Tengah

Biskuit Roma Kelapa, Biskuit Legendaris yang Jadi Oleh-oleh Hajatan di Jawa Tengah

19 Oktober 2023
Memakai Jalan Depan Rumah untuk Hajatan, Itu Ganggu Banget!

Memakai Jalan Depan Rumah untuk Hajatan, Itu Ganggu Banget!

29 November 2019
batak toba manulangi natua-tua mojok

Manulangi Natua-tua, Tradisi Balas Budi Orang Tua Suku Batak Toba

19 September 2020
Undang DJ Saat Hajatan di Sumatera Selatan: Keluarga Dapat Nama, Tetangga Dapat Getahnya

Undang DJ Saat Hajatan di Sumatera Selatan: Keluarga Dapat Nama, Tetangga Dapat Getahnya

22 April 2024
Tradisi Galang Dana Acara Agustusan di Tengah Jalanan Bandung Kian Meresahkan, Harus Banget Ganggu Pengendara di Jalan?

Tradisi Galang Dana Acara Agustusan di Tengah Jalanan Bandung Kian Meresahkan, Harus Banget Ganggu Pengendara di Jalan?

26 Juli 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1 Mojok.co

Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1

18 Agustus 2026
Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima Mojok.co

Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima

18 Agustus 2026
Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda Mojok.co

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda

18 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru Mojok.co

Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru

22 Agustus 2026
Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya Mojok.co

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya

21 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.