Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Pakai Sound System Jedag-jedug Saat Hajatan Itu Memang Asyik, tapi Nggak Sekenceng Itu Juga kali, Tenggang Rasanya di Mana?

Agus Miftahorrahman oleh Agus Miftahorrahman
9 Juli 2023
A A
Suka Duka Punya Tetangga Tukang Servis Sound System terminal mojok.co

Suka Duka Punya Tetangga Tukang Servis Sound System terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam setiap hajatan maupun gawe besar, kehadiran sound system jedag-jedug dengan suara bassnya yang bisa bikin meja konter dengan tulisan “Awas kaca tipis” bisa hancur jika disetel lagu “Bongkar” Iwan Fals saking kerasnya dentuman bass-nya.

Benar, sound system jedag-jedug dengan suara membahana sudah menjadi bagian penting dalam hampir semua kegiatan dengan keramaian. Mau itu nikahan, khitanan, baksos caleg, atau acara lainnya.

ADVERTISEMENT

Tidak hanya acara on site, acara di jalanan pun juga tidak luput dari kehadiran sound system jedag-jedug ini. Dinaikkan ke bak truk dengan dukungan listrik dari generator yang ditarik di belakang kendaraan. Jedag-jedug terus berlanjut meski di jalanan. Sungguh kreatif.

Kenapa pakai sound jedag-jedug? Agar semua kegiatan itu menjadi jauh lebih meriah, lebih bahagia, lebih antusias. Begitu, kata kang sound. Lah iya, mereka dibayar untuk sewa alat, gimana nggak bahagia.

Di tengah maraknya penggunaan sound system jedag-jedug ini, Saya pribadi merasakan kerinduan yang sangat kepada sound system corong. Yang biasanya digantung di atas pohon atau tiang bambu yang sengaja dibawa oleh tukang sound itu sendiri.

Iya, sangat amat rindu. Karena bagi saya, sound corong itu punya beberapa manfaat dan kegunaan melebihi sound jedag-jedug yang suaranya memekakan telinga itu. Berikut, beberapa pandangan saya.

Sound system jedag-jedug tidak cocok untuk akikah

Ini acara akikah lho, selametan anak yang baru lahir. Masa iya mau pakai sound system jedag-jeduh yang suaranya menggelegar itu? Ndak kasian kah dengan anak yang baru lahir itu, sudah jedag-jedug sejak dini. Bayi tuh amannya di angka 50-60 desibel, sedangkan bass menggelegar dari speaker bisa lebih dari itu.

Jangankan suara yang menggelegar, penggunaan parfum semprot saja tidak diperbolehkan untuk acara akikah karena takut semprotannya terhirup oleh si kecil dan biasanya diganti dengan parfum roll. Apalagi suara keras yang memekakkan telinga ala sound jedag-jedug.

Baca Juga:

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

Seni Bertahan Hidup di Musim Kondangan: Panduan Strategis agar Dompet Tak Sekarat dan Berakhir Melarat

Hemat saya, sound corong lebih cocok untuk acara seperti aqiqah. Suaranya cukup terdengar untuk ukuran satu RT maupun RW, tidak terlalu menggelegar layaknya, suaranya juga cukup jelas terdengar.

Baca halaman selanjutnya

Kasihan orang yang sakit, Lur!

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 11 Juli 2023 oleh

Tags: Hajatanjedag jedugsound systemwarga
Agus Miftahorrahman

Agus Miftahorrahman

Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam. Menaruh perhatian atas isu-isu sosial, lingkungan, dan literasi. Setiap pekan menjaga bara semangat literasi melalui Perpustakaan Jalanan Besuki Membaca.

ArtikelTerkait

Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

13 Juli 2024
Labuan Bajo Wisata Super Prioritas: Pada Akhirnya, Kita Memang Tidak Bisa Makan Uang

Labuan Bajo Wisata Super Prioritas: Pada Akhirnya, Kita Memang Tidak Bisa Makan Uang

13 Desember 2022
Biskuit Hatari, Biskuit Ndeso Penguasa Hajatan Boyolali Mojok.co

Biskuit Hatari, Biskuit Ndeso Penguasa Hajatan Boyolali

30 November 2023
Sisi Gelap Budaya Rewang di Hajatan Desa yang Nggak Banyak Orang Tahu Mojok.co

Sisi Gelap Budaya Rewang di Hajatan Desa yang Nggak Banyak Orang Tahu  

29 Oktober 2024
Electone Hajatan Pernikahan yang Bawain Lagu Galau Itu Merusak Momen Bahagia. Ingat, Kalian Disewa Empunya Hajat, Bukan Mantannya Pengantin!

Electone Hajatan Pernikahan yang Bawain Lagu Galau Itu Merusak Momen Bahagia. Ingat, Kalian Disewa Empunya Hajat, Bukan Mantannya Pengantin!

3 Juli 2024
Tidak Ada Hajatan yang Menguntungkan Terminal Mojok

Membuka Rahasia Cara Pedagang Menemukan Tempat Hajatan untuk Berdagang

3 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan Terminal

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan

15 Juli 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Sleman semakin mahal, tetapi narasi kota mahasiswa murah tetap dipelihara

15 Juli 2026
Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026
4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026
Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo? (Wikimedia Commons)

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo?

21 Juli 2026
Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri Mojok.co

Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri

18 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.