Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Aturan Tidak Tertulis yang Perlu Diperhatikan Warga Bekasi

Intan Ekapratiwi oleh Intan Ekapratiwi
14 Desember 2024
A A
4 Aturan Tidak Tertulis yang Perlu Diperhatikan Warga Bekasi

4 Aturan Tidak Tertulis yang Perlu Diperhatikan Warga Bekasi (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bekasi masih menjadi daerah penyangga Jakarta yang paling bisa diandalkan. Apalagi mengingat banyak pekerja Jakarta yang akhirnya memutuskan untuk tinggal di kota berjuluk Patriot ini. Memang jika dibandingkan daerah penyangga Jakarta lainnya, Bekasi menawarkan paket komplet. Pilihan transportasi umumnya banyak, fasilitasnya beragam, dan yang terpenting jarak tempuh ke Jakarta masih masuk akal ketimbang daerah seperti Bogor atau Tangerang. 

Sebagaimana daerah lainnya di Indonesia, Bekasi juga memiliki beberapa aturan tak tertulis yang patut diwaspadai warganya. Semakin warga patuh terhadap aturan tak tertulis di sini, kehidupan akan terasa nyaman-nyaman saja. Berikut beberapa aturan tak tertulis yang perlu diperhatikan warga Bekasi.

#1 Berangkat kerja dari Bekasi maksimal jam 5 pagi, lewat dari itu siap-siap terlambat sampai di kantor

Aturan tak tertulis pertama di Bekasi yang sebaiknya diperhatikan warga adalah soal jam berangkat kerja, apalagi kalau kerjanya di Jakarta. Setidaknya berangkatlah sebelum jam 5 pagi atau kalian bakal terlambat sampai kantor. Hal ini berlaku bagi kalian yang berangkat ke kantor naik kendaraan umum atau kendaraan pribadi. 

Arus lalu lintas di Bekasi sebelum jam 5 pagi setidaknya masih lengang walaupun di beberapa titik sudah mulai ada antrian seperti di pintu masuk tol. Ingat, tak ada yang bisa diprediksi di jalanan Bekasi-Jakarta. Bisa saja di satu hari akan terasa lancar, tapi di hari lainnya macet total karena satu dan lain hal seperti kecelakaan, kendaraan mogok, atau bahkan banjir. Jadi, sebaiknya kalau mau bepergian ke daerah Jakarta, siapkan waktu 1,5-2 jam perjalanan. 

Saya pernah punya pengalaman buruk soal waktu berangkat kerja dari Bekasi ini. Dulu kantor saya berada di daerah Palmerah Jakarta Barat. Pernah sekali waktu saya kesiangan dan baru berangkat jam setengah 6 dari Terminal Pinangranti. Tahu nggak apa yang terjadi? Saya sampai kantor jam setengah 9! Gara-garanya bus yang saya naiki kena macet di Cawang, Pancoran, dan Kuningan. Sejak saat itu saya mengusahakan sudah tiba di Terminal Pinangranti sebelum jam 5, setidaknya begitu jam 5, saya sudah berada di dalam bus Transjakarta.

#2 Kalau musim hujan tiba, siap-siap perahu karet, eh, kebanjiran

Aturan kedua di Bekasi yang perlu diperhatikan warga berkaitan soal banjir. Sudah, nggak usah heran kalau Bekasi banjir. Memang kota satu ini masih banyak PR-nya kalau berkaitan dengan banjir. Selain daerah resapan yang tiap tahun semakin berkurang, sistem drainase di beberapa wilayah di Bekasi juga nggak berfungsi secara maksimal. Akibatnya, banjir kerap menjadi sahabat warga Bekasi di musim hujan seperti sekarang.

Kalau sudah begini, nggak ada yang bisa dilakukan warga selain siap siaga. Maksud saya, kalau sudah musim hujan seperti sekarang ini, siap-siap saja bakal ketemu banjir di perjalanan menuju ke kantor. Kalau rumah kalian termasuk wilayah rawan banjir, jangan lupa ungsikan barang-barang berharga dan elektronik ke tempat yang aman atau lebih tinggi. Siapkan juga tenaga kalian karena bersih-bersih setelah kebanjiran itu capek pol!

#3 Rumah harus lebih tinggi dari jalan, jangan sejajar!

Aturan selanjutnya yang perlu diperhatikan warga Bekasi berkaitan soal posisi rumah dan jalan. Pokoknya kalau kalian bangun rumah di sini, jangan sampai rumah kalian sejajar dengan jalan. Jangan! Sekalipun rumah kalian bukan daerah rawan banjir, setidaknya rumah kalian harus berada lebih tinggi dari jalan. Sebab, kita nggak akan pernah tahu kapan kalian bakal kebanjiran, Gaes.

Baca Juga:

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

Berdasarkan pengalaman saya pribadi yang tinggal di Bekasi sejak tahun 1993, banjir waktu itu memang belum ada karena masih banyak sawah di sekitaran tempat tinggal saya dan juga daerahnya belum terlalu padat. Tapi begitu memasuki tahun 2002, rumah saya kebanjiran untuk pertama kalinya. Banjirnya waktu itu sempat masuk rumah hingga semata kaki. Sejak itu hampir tiap tahun rumah saya kebanjiran.

Akhirnya supaya banjir nggak masuk sampai rumah, banyak tetangga yang meninggikan rumah mereka hingga setengah meter dari jalan. Pokoknya jangan sampai rumah sejajar dengan jalan. Selain itu, banyak juga yang membangun tanggul kecil di depan pintu rumah untuk mencegah air masuk ke dalam rumah. Apa pun dilakukan supaya nggak kebanjiran, deh.

#4 Hindari daerah MM-BCP-Grand Metropolitan-Mega Bekasi di waktu weekend karena pasti macet

Aturan tak tertulis terakhir yang perlu diperhatikan warga Bekasi adalah hindari daerah segitiga macet antara Metropolitan Mal (MM), Grand Metropolitan, Bekasi Cyber Park (BCP), Mega Bekasi. Aduh, meskipun jalannya lebar, tapi kalau weekend pasti macet juga. 

Antrian kendaraan yang keluar-masuk mall berpadu dengan angkot yang mencari penumpang di sana. Belum lagi kendaraan pribadi yang lalu lalang di sepanjang Jalan Ahmad Yani-Jalan KH Noer Ali Bekasi cukup padat karena jalan ini menjadi jalur arteri Bekasi. Pokoknya kalau nggak ada perlu, usahakan jangan lewat sini, deh.

Itulah setidaknya 4 aturan tak tertulis yang sebaiknya diperhatikan warga Bekasi. Semoga dengan mengikuti aturan-aturan di atas, kehidupan kalian di Kota Patriot semakin nyaman dan tentram, ya. 

Penulis: Intan Ekapratiwi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Pertanyaan yang Dibenci Orang Bekasi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Desember 2024 oleh

Tags: aturan tidak tertulisbekasi
Intan Ekapratiwi

Intan Ekapratiwi

Redaktur Terminal Mojok yang suka nonton drama Korea.

ArtikelTerkait

4 Kesamaan Bekasi dengan Yogyakarta Jakarta

Saya Sepakat kalau Bekasi Gabung DKI Jakarta

1 Februari 2023
5 Aturan Tidak Tertulis Saat Pertama Kali Makan di Mie Gacoan

5 Aturan Tidak Tertulis Saat Pertama Kali Makan di Mie Gacoan

21 Juni 2025
Muaragembong, Kecamatan di Bekasi yang Lebih Cepat Diakses Naik Kapal daripada Sepeda Motor. Unik sekaligus Miris!

Muaragembong, Kecamatan di Kabupaten Bekasi yang Lebih Cepat Diakses Naik Kapal daripada Sepeda Motor. Unik sekaligus Miris!

21 Oktober 2024
5 Aturan Tidak Tertulis di Rumah. Sederhana, tapi Bisa Bikin Runyam kalau Tidak Dipatuhi Mojok.co

5 Aturan Tidak Tertulis di Rumah. Sederhana, tapi Bisa Bikin Runyam kalau Tidak Dipatuhi

22 September 2024
Sudah Saatnya Bekasi Mengganti JPO dengan Pelican Crossing, Lalu Lintas Jadi Lebih Lancar dan Kotanya Jadi Lebih Modern!

Sudah Saatnya Bekasi Mengganti JPO dengan Pelican Crossing, Lalu Lintas Jadi Lebih Lancar dan Kotanya Jadi Lebih Modern!

3 Agustus 2024
Alasan Orang Bekasi Lebih Ngefans Persija Jakarta daripada Persipasi dan Persikasi Mojok.co

Maaf Saja, Solo Belum Layak dapat Gelar Daerah Istimewa karena Bekasi yang Menjadi Gerbang Utama Jakarta Lebih Layak

7 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
5 Kasta Penunggang Yamaha NMAX Dari Hina sampai Berbahaya

5 Kasta Penunggang Yamaha NMAX, dari yang Hina sampai yang Paling Berbahaya

22 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026
Lotek Khas Solo Bikin Pencinta Lotek Asal Jogja Culture Shock

Lotek Adalah Kuliner Favorit Warga Jogja yang Lebih Janggal dan Lebih Ganjil daripada Gudeg

20 Maret 2026
Sengaja Beli Honda Vario 160 untuk Pamer Berakhir Penyesalan karena Jadi Repot Sendiri Mojok.co

Sengaja Beli Honda Vario 160 untuk Pamer Berakhir Penyesalan karena Jadi Repot Sendiri

22 Maret 2026
Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya Mojok.co

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

20 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.